TRENGGALEK JENGGELEK - Review Coros Pace Pro tengah ramai dibicarakan di kalangan pecinta lari dan olahraga outdoor. Sportwatch terbaru dari Coros ini digadang-gadang sebagai alternatif lebih terjangkau dibanding brand premium seperti Garmin, namun tetap menawarkan fitur kelas atas.
Dalam review Coros Pace Pro kali ini, sejumlah peningkatan signifikan terlihat jelas dibanding pendahulunya, Coros Pace 3. Mulai dari layar AMOLED, kapasitas memori lebih besar, hingga peningkatan akurasi GPS, semuanya menjadi daya tarik utama jam tangan olahraga ini.
Dengan banderol harga sekitar Rp5,8 jutaan di e-commerce, Coros Pace Pro memang lebih mahal sekitar Rp1 jutaan dibanding Pace 3 yang berada di kisaran Rp4 jutaan. Namun, apakah selisih harga tersebut sebanding dengan peningkatan fitur yang ditawarkan?
Layar AMOLED Jadi Daya Tarik Utama
Perbedaan paling mencolok dalam review Coros Pace Pro adalah penggunaan layar AMOLED 1,3 inci full color dengan tingkat kecerahan hingga 1.500 nits. Dibandingkan Pace 3 yang masih menggunakan layar LCD, kualitas visualnya terasa jauh lebih tajam dan kontras.
Tampilan hitam lebih pekat, rasio kontras tinggi, serta viewing angle lebih luas membuat data tetap mudah dibaca saat berlari di bawah terik matahari. Bagi pelari yang sering latihan outdoor, layar AMOLED ini jelas menjadi upgrade signifikan.
Coros juga menyematkan fitur Always-On Display (AOD). Meski begitu, fitur ini hanya aktif sekitar 10 detik sebelum layar kembali mati. Kemungkinan besar hal ini dilakukan untuk menjaga efisiensi daya baterai.
Salah satu selling point dalam review Coros Pace Pro adalah daya tahan baterainya. Coros mengklaim baterai mampu bertahan hingga 20 hari untuk penggunaan harian seperti sleep tracking dan stress monitoring aktif.
Sebagai perbandingan, Pace 3 rata-rata bertahan sekitar 15 hari. Artinya, ada peningkatan sekitar lima hari meskipun ukuran layar lebih besar dan sudah AMOLED.
Dalam pengujian lari sejauh 5 km dengan dual-frequency GPS aktif dan Always-On Display menyala, baterai hanya berkurang sekitar 3 persen. Untuk pengisian daya dari 0 hingga 100 persen, waktu yang dibutuhkan sekitar 1 jam 42 menit.
GPS Lebih Presisi, Selisih Hanya 3 Meter
Untuk sportwatch, akurasi GPS adalah faktor krusial. Dalam pengujian di area gedung tinggi yang biasanya sulit menangkap sinyal, Coros Pace Pro tetap mampu merekam jalur dengan sangat baik.
Dibandingkan Pace 3, terdapat selisih sekitar 3 meter dalam pengukuran jarak. Meski kecil, generasi terbaru diyakini memiliki presisi lebih baik berkat optimalisasi sistem satelitnya.
Pengaturan dual-frequency GPS yang aktif turut membantu meningkatkan akurasi posisi dan pace saat berlari. Bagi pelari serius yang mengandalkan data performa, fitur ini tentu sangat penting.
Memori 32 GB dan Offline Maps
Upgrade lain yang tak kalah penting adalah kapasitas memori internal. Jika Pace 3 hanya memiliki 4 GB, kini Coros Pace Pro dibekali 32 GB.
Dengan kapasitas tersebut, pengguna bisa mengunduh peta offline dari smartphone dan menggunakannya tanpa perlu membawa ponsel saat lari. Fitur ini sangat berguna untuk trail run atau eksplorasi rute baru.
Namun dari sisi watch face, pilihan di Pace Pro justru terasa lebih sedikit dibanding Pace 3. Padahal, layar AMOLED seharusnya bisa lebih dimaksimalkan untuk tampilan visual yang atraktif.
Desain Lebih Premium, Tapi Agak Besar
Secara desain, Coros Pace Pro tampil lebih modern. Kombinasi warna grey dengan aksen merah pada tombol belakang memberi kesan sporty dan profesional. Tersedia pula pilihan warna black dan blue.
Dimensinya sedikit lebih besar dan bobotnya sekitar 10 gram lebih berat dibanding Pace 3. Untuk aktivitas lari, perbedaan ini nyaris tak terasa. Namun saat dipakai tidur, sebagian pengguna mungkin merasa sedikit mengganjal.
Sistem pengisian daya juga mengalami perubahan. Kini menggunakan adaptor kecil dengan port USB Type-C yang lebih praktis, meski risikonya mudah hilang karena ukurannya mungil.
Worth It atau Tidak?
Jika dilihat dari fitur tracking, sensor, dan software, sebenarnya Pace Pro dan Pace 3 masih mirip. Perbedaan utama terletak pada layar AMOLED, daya tahan baterai lebih lama, memori lebih besar, GPS lebih presisi, serta desain yang lebih premium.
Dengan selisih harga sekitar Rp1 jutaan, Coros Pace Pro menawarkan value menarik di kelas sportwatch Rp5 jutaan. Terlebih jika dibandingkan kompetitor yang rata-rata dibanderol jauh lebih mahal.
Bagi pelari serius yang mengutamakan akurasi GPS, layar tajam, serta baterai awet, Pace Pro layak dipertimbangkan. Namun bagi pengguna yang ingin opsi lebih hemat dengan fitur inti yang masih sangat mumpuni, Pace 3 tetap menjadi pilihan rasional.
Editor : Edo Trianto