JAKARTA – Smartwatch kelas menengah kembali ramai dibicarakan. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Huawei Watch Fit 4 Pro, perangkat wearable yang meski bukan rilisan terbaru, justru kembali naik daun di awal 2026. Hal itu terungkap dari review YouTuber teknologi Zal Fauzi, yang secara terbuka membagikan alasan mengapa ia baru membeli dan mengulas smartwatch ini sekarang.
Dalam videonya, Zal mengungkapkan bahwa Huawei Watch Fit 4 Pro sengaja dipilih untuk dibandingkan dengan smartwatch di rentang harga serupa, seperti Oppo Watch S dan Amazfit Active Max. Menurutnya, segmen harga di atas Rp2 juta justru jarang mendapatkan rekomendasi, sehingga ia ingin memberikan gambaran objektif berdasarkan pengalaman pemakaian langsung.
Desain Lebih Tegas, Material Premium
Dari sisi desain, Huawei Watch Fit 4 Pro tampil lebih maskulin dibanding versi reguler. Jika versi standar memiliki sisi yang mulus, varian Pro hadir dengan garis tegas dan aksen “sayap 3D” di sisi kanan. Kesan premium makin terasa karena penggunaan material titanium pada bagian bezel, meski casing utama masih berbahan aluminium.
Untuk perlindungan layar, Huawei membekali smartwatch ini dengan kaca safir. Artinya, layar lebih tahan gores dalam penggunaan harian. Meski tidak berarti anti pecah, lapisan safir memberikan nilai tambah yang jarang ditemukan di kelas harga ini. Crown berwarna—hijau, biru, hingga merah—juga menjadi ciri khas yang membedakan versi Pro.
Fitur Kesehatan Lengkap, Ada EKG
Keunggulan utama Huawei Watch Fit 4 Pro terletak pada fitur kesehatannya. Tombol bawah smartwatch ini bukan sekadar shortcut olahraga, tetapi juga berfungsi sebagai sensor elektroda. Fitur EKG, analisis aritmia, hingga deteksi kekakuan arteri tersedia dan dapat digunakan langsung dari pergelangan tangan.
Untuk pemantauan harian, fitur health tracking aktif sepanjang hari, mulai dari detak jantung, SpO2, hingga sleep tracking berbasis Huawei True Sleep. Dalam pengujian Zal, data tidur ditampilkan detail, termasuk HRV dan fase tidur, lengkap dengan skor kualitas tidur.
Performa Baterai dan Pengisian Daya
Soal daya tahan, Fit Series memang tidak bisa disamakan dengan GT Series dari Huawei. Huawei mengklaim baterai mampu bertahan hingga 10 hari, namun dengan Always On Display aktif, daya tahan realistis berada di kisaran empat hari. Dalam penggunaan intensif satu hari, baterai tersisa sekitar 85 persen.
Nilai plus lainnya adalah sistem wireless charging. Fitur ini memudahkan pengguna tanpa perlu repot memposisikan pin charger, sesuatu yang masih jarang ditemukan di smartwatch harga Rp2 jutaan.
Layar Terang dan GPS Dual Band
Layar Huawei Watch Fit 4 Pro memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits, membuatnya tetap jelas di bawah sinar matahari. Dari sisi olahraga, smartwatch ini mendukung GPS dual band dengan antena Sunflower terbaru, yang terbukti mampu mengunci sinyal bahkan di dalam ruangan.
Mode olahraga yang tersedia sangat lengkap, terutama untuk lari. Fitur seperti latihan interval, metronom, hingga ambang batas laktat sudah tersedia. Namun, untuk strength training, laporan data dinilai masih terlalu sederhana.
Baca Juga: BYD M6: Plus Minus Mobil Listrik Jakarta, Pajak Nol dan Hemat Operasional
Fitur Tambahan: Diving dan Golf
Sebagai versi Pro, smartwatch ini juga mendukung aktivitas menyelam hingga kedalaman 40 meter dan olahraga golf. Sertifikasi ini membuatnya aman digunakan di air laut, sekaligus menambah daya tarik bagi pengguna dengan gaya hidup aktif.
HarmonyOS 6 dan Keterbatasan Aplikasi
Update HarmonyOS 6 membawa tampilan yang lebih halus dan responsif. Balas pesan kini bisa menggunakan keyboard dan emoji, NFC tersedia untuk akses kartu, dan UI dinilai sebagai salah satu yang paling nyaman di kelasnya. Namun, pertumbuhan AppGallery dinilai masih lambat dibanding ekosistem milik Amazfit atau Oppo.
Selain itu, fitur peta seperti route draw belum sepenuhnya tersedia di semua wilayah Indonesia, sehingga pengguna harus merekam rute secara manual.
Layak Dibeli di 2026?
Dengan kombinasi desain premium, fitur kesehatan canggih seperti EKG, layar safir, dan GPS dual band, Huawei Watch Fit 4 Pro masih sangat relevan di 2026. Meski memiliki beberapa keterbatasan aplikasi, smartwatch ini tetap menjadi salah satu opsi paling lengkap di kelas harga Rp2 jutaan.
Editor : Natasha Eka Safrina