RADAR TULUNGAGUNG - Samsung Galaxy A07 5G kembali jadi sorotan setelah diuji pemakaian penuh selama sehari.
Ponsel entry level terbaru dari Samsung ini diklaim punya baterai jumbo 6000 mAh dan dukungan 5G di harga Rp jutaan.
Pertanyaannya, apakah Samsung Galaxy A07 5G benar-benar kuat dipakai dari subuh sampai tengah malam ?
Pengujian Samsung Galaxy A07 5G dimulai pukul 00.30 dini hari dengan kondisi baterai 99 persen.
HP entry level ini langsung digunakan untuk live streaming sahur, scrolling media sosial, hingga bermain game.
Hasilnya cukup mengejutkan. Setelah satu jam live streaming, baterai hanya turun menjadi 95 persen.
Sepanjang pagi hingga siang, Samsung Galaxy A07 5G dipakai untuk download game berat, bekerja, hingga multitasking aplikasi perbankan dan media sosial.
Dengan aktivitas cukup intens, baterai tetap bertahan stabil. Bahkan saat siang hari digunakan mengunduh file game berukuran 40 GB lebih, daya tahan baterainya masih tergolong aman.
Layar 120Hz dan Chipset 6nm
Samsung Galaxy A07 5G dibekali layar 6,7 inci resolusi HD+ (720 x 1600 piksel) dengan refresh rate 120Hz. Meski masih HD+, pergerakan animasi terasa halus untuk kelas entry level.
Dari sisi performa, perangkat ini ditenagai chipset Dimensity 6300 fabrikasi 6nm. Skor AnTuTu v11 tercatat di angka 420 ribuan.
Untuk gaming, Mobile Legends dengan setting grafik rendah mampu berjalan stabil di 59 FPS.
Sementara Genshin Impact setting terendah menghasilkan rata-rata 43 FPS, meski ada penurunan frame di beberapa momen.
Suhu perangkat saat bermain game berkisar 37–38 derajat Celsius, masih tergolong wajar.
Namun konsumsi baterai saat bermain game berat cukup terasa. Main Genshin 10 menit menguras sekitar 3 persen baterai.
Kamera 50 MP, Tanpa NFC
Di sektor fotografi, Samsung Galaxy A07 5G mengusung kamera utama 50 MP dan satu lensa tambahan.
Kamera selfie 8 MP mampu merekam video hingga 1080p 30fps. Hasil foto dinilai cukup natural, detail memadai, dan warna tidak berlebihan.
Sayangnya, fitur NFC belum tersedia di model ini. Artinya, pengguna tidak bisa melakukan cek saldo e-toll atau menggunakan kartu akses berbasis NFC. Fitur ini baru tersedia mulai seri Galaxy A17.
Untuk keamanan, fingerprint sensor terintegrasi di tombol power. Sementara slot kartu mendukung dual nano SIM atau single SIM plus microSD, serta masih menyediakan jack audio 3,5 mm.
Baterai Tahan Seharian
Puncaknya terjadi menjelang tengah malam. Pada pukul 00.00, baterai tersisa 2 persen dengan catatan screen on time mencapai 10 jam 44 menit. Ini angka impresif untuk kelas entry level.
Daya tahan tersebut didukung baterai 6000 mAh yang memang menjadi nilai jual utama Samsung Galaxy A07 5G.
Pengisian daya menggunakan adaptor 25W membutuhkan waktu sekitar 2 jam 20 menit dari 13 persen hingga penuh.
Sementara dari 13 persen ke 50 persen, butuh sekitar 56 menit. Waktu pengisian memang tidak tergolong cepat, namun sebanding dengan kapasitas baterainya yang besar.
Update 6 Tahun
Menariknya, Samsung Galaxy A07 5G menjalankan Android 16 dan dijanjikan mendapat enam kali update OS serta enam tahun pembaruan keamanan. Ini jarang ditemui di kelas harga Rp jutaan.
Varian yang diuji adalah RAM 6GB dengan storage 128GB. Penggunaan RAM saat multitasking tercatat sekitar 3,8GB.
Disarankan memilih varian 6GB agar performa tetap stabil, karena versi 4GB berpotensi terasa lebih berat saat berpindah aplikasi.
Dengan harga Rp jutaan, 5G, baterai 6000 mAh, dan update panjang, Samsung Galaxy A07 5G jelas menarik.
Meski ada kompromi seperti layar HD+ dan tanpa NFC, daya tahan baterainya jadi senjata utama.
Apakah layak dibeli ? Untuk pengguna yang mengutamakan baterai awet dan pemakaian harian ringan hingga menengah, jawabannya iya.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan