TRENGGALEK NJENGGELEK - Persaingan smartband kelas menengah kembali memanas lewat kehadiran Huawei Band 11 Pro.
Dengan harga sekitar Rp700 ribuan, perangkat ini langsung dibandingkan dengan Xiaomi Smart Band 9 Pro yang bermain di kisaran Rp800 ribuan.
Sejak awal pemakaian, Huawei Band 11 Pro tampil sebagai smartband dengan pendekatan premium.
Desainnya lebih besar dari versi reguler dan memiliki sisi layar melengkung di kanan kiri yang memberi kesan elegan.
Namun, apakah spesifikasinya benar-benar lebih unggul dari kompetitor ?
Perbandingan Layar dan Desain
Huawei Band 11 Pro mengusung layar AMOLED dengan tingkat kecerahan hingga 2000 nits.
Angka ini menjadi pembeda utama dibanding Xiaomi Smart Band 9 Pro yang mentok di 1200 nits.
Dalam kondisi outdoor, layar Huawei memang lebih mudah dibaca. Always-On Display juga tampil lebih halus dengan transisi animasi lembut.
Di sisi lain, Xiaomi menawarkan layar yang lebih besar secara dimensi. Untuk pengguna yang menyukai tampilan lebih luas, ini bisa jadi pertimbangan.
Dari sisi bobot, Huawei cukup impresif dengan berat 18,7 gram tanpa strap dan 35 gram dengan strap. Ini membuatnya nyaman dipakai tidur maupun olahraga.
GPS Mandiri, Tak Perlu Smartphone
Keunggulan lain Huawei Band 11 Pro adalah built-in GPS. Dalam pengujian aktivitas outdoor hampir 1,5 jam, GPS mampu mengunci sinyal dengan cepat dan tetap stabil tanpa terputus.
Fitur auto pause dan auto resume saat olahraga juga bekerja responsif. Namun perlu dicatat, akurasi GPS masih tergolong “cukup baik”, bukan yang paling presisi di kelasnya.
Bagi pengguna yang ingin berolahraga tanpa membawa ponsel, fitur ini menjadi nilai plus signifikan.
Baterai dan Fitur Kesehatan
Huawei mengklaim daya tahan hingga dua minggu. Dalam penggunaan dengan sensor aktif penuh dan Always On Display menyala, baterai hanya turun 6 persen saat dipakai tidur semalaman.
Secara realistis, dengan penggunaan berat, daya tahan sekitar satu minggu masih sangat masuk akal.
Fitur kesehatan mencakup pemantauan detak jantung, SpO2, analisis aritmia, stress level, serta pelacakan tidur detail.
Sayangnya, perangkat ini belum dilengkapi altimeter dan pilihan watch face gratis masih terbatas.
Mana Lebih Worth It ?
Jika mempertimbangkan harga, Huawei Band 11 Pro jelas lebih agresif. Dengan layar lebih terang dan GPS bawaan di harga Rp700 ribuan, value for money nya cukup tinggi.
Xiaomi Smart Band 9 Pro unggul di ukuran layar lebih besar, namun harganya lebih mahal.
Kesimpulannya, untuk pengguna yang fokus pada visibilitas outdoor dan efisiensi harga, Huawei Band 11 Pro layak dipilih.
Namun bagi yang mengutamakan layar lebih luas dan ekosistem Xiaomi, kompetitornya tetap menarik.