Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Review Infinix Note 8 Edge: Desain Mirip iPhone, Baterai 6500 mAh Paling Tipis, Harga Rp3,5 Juta Worth It?

Natasha Eka Safrina • Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:10 WIB

Infinix Note 8 Edge hadir dengan baterai 6500 mAh paling tipis dan desain mirip iPhone. Harga Rp3,5 juta, worth it?
Infinix Note 8 Edge hadir dengan baterai 6500 mAh paling tipis dan desain mirip iPhone. Harga Rp3,5 juta, worth it?

JAKARTA - Infinix Note 8 Edge langsung mencuri perhatian sejak pertama kali muncul di iklan. Bukan hanya karena spesifikasinya, tetapi juga karena tampilan antarmuka (UI) yang terasa sangat familiar. Mulai dari lockscreen, ikon, hingga control center, nuansanya mengingatkan pada iPhone.

Namun di balik kesan “rasa iPhone” tersebut, Infinix Note 8 Edge tetap membawa identitas khas Infinix. Salah satu yang paling menonjol adalah klaim sebagai smartphone dengan baterai 6.500 mAh paling tipis saat ini, dengan ketebalan hanya 7,2 mm dan bobot 185 gram. Di kelas harga Rp3,5 jutaan, kombinasi ini tentu menarik untuk diuji.

Lantas, apakah Infinix Note 8 Edge benar-benar worth it atau justru kemahalan? Berikut ulasan lengkapnya.

Desain Elegan, Tipis dengan Baterai Jumbo

Secara desain, Note 8 Edge tampil elegan dengan pendekatan minimalis. Modul kamera besar di belakang membuatnya sekilas mirip iPhone. Materialnya memang masih polikarbonat, tetapi finishing glossy dan gradasi warna membuatnya terlihat premium.

Baca Juga: Sprinto EV Tantang Tirano, Motor Listrik Sport Rp25,5 Juta dengan Top Speed 95 Km/Jam dan Handling Lebih Stabil

Unit yang diuji berwarna biru mencolok. Infinix juga menyediakan pilihan hitam, silver, dan hijau bagi yang ingin tampilan lebih kalem. Handling terasa nyaman berkat layar dan bodi melengkung (curve) di depan dan belakang.

Keunggulan utama ada pada baterai 6.500 mAh yang dibungkus dalam bodi super tipis 7,2 mm. Ini menjadi salah satu daya tarik terbesar, terutama bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan seharian penuh.

Layar AMOLED 1,5K 120Hz

Di sektor layar, Infinix membekali panel AMOLED 6,78 inci resolusi 1,5K dengan refresh rate 120 Hz. Kecerahan maksimal mencapai 1.600 nits dalam mode high brightness, cukup nyaman untuk penggunaan outdoor.

Perlindungan Gorilla Glass 7i, PWM Dimming 2160 Hz, serta fingerprint in-display turut melengkapi. Secara visual, layar Note 8 Edge tergolong tajam dan imersif, apalagi dengan desain curved yang membuat bezel terasa lebih tipis.

Dimensity 7100 5G Pertama di Dunia

Performa ditenagai MediaTek Dimensity 7100 5G fabrikasi 6nm. Infinix mengklaim ini sebagai smartphone pertama di dunia yang memakai chipset tersebut.

Baca Juga: Sprinto EV Resmi Meluncur, Motor Listrik Sport 3.500 Watt Lebih Kencang dari Tirano, Harga Cuma Rp25,5 Juta !

Dipadukan RAM 8GB LPDDR5X dan storage 256GB, skor AnTuTu berada di kisaran 750–800 ribuan poin. Untuk gaming seperti Mobile Legends, perangkat mampu berjalan stabil hingga 90 fps. Namun untuk game berat, performanya masih standar dengan rata-rata 30–40 fps di setting rendah.

Suhu tetap terjaga di kisaran 40–41 derajat Celsius saat dipakai bermain game, menjadi nilai plus dari sisi thermal management.

Software XOS 16, Mirip iOS

Bagian yang paling mengundang perhatian adalah software XOS 16 berbasis Android 16. Tampilan lockscreen, animasi, hingga control center terasa sangat terinspirasi iOS.

Fitur Instant Transfer yang mirip AirDrop bahkan bisa terhubung ke iPhone, meski dalam pengujian proses pairing belum sepenuhnya mulus. Untungnya, Infinix menjanjikan tiga tahun update Android hingga Android 19 serta lima tahun security patch.

Fitur AI seperti AI Note Recording Summary dan berbagai optimalisasi lainnya tetap tersedia, menunjukkan arah pengembangan software yang semakin serius.

Baca Juga: Huawei Band 11 Resmi Hadir, Smartband Rasa Smartwatch dengan Layar AMOLED 2000 Nits dan Fitur Lengkap

Kamera 50MP, Bagus di Low Light

Di sektor fotografi, Infinix Note 8 Edge mengandalkan kamera utama 50 MP. Hasil foto malam justru tampil mengejutkan dengan detail cukup bersih dan warna tetap keluar.

Namun pada kondisi terang, dynamic range terasa kurang maksimal. Kontras antara langit dan bayangan kadang terlihat kurang seimbang.

Perekaman video mendukung resolusi hingga 2K. Sayangnya, tanpa stabilisasi gambar terasa goyang. Mode stabilizer tersedia, tetapi memaksa resolusi turun ke 1080p dengan sedikit crop.

Layak Dibeli?

Dengan harga Rp3,5 juta, Infinix Note 8 Edge menawarkan desain premium, layar tajam, baterai besar dalam bodi tipis, dan update software panjang. Namun dari sisi performa, masih belum tergolong paling kencang di kelasnya.

Sebagai pembanding, Infinix Note 50s menawarkan chipset Dimensity 7300 dan kamera 64MP OIS dengan harga lebih terjangkau, meski baterainya lebih kecil.

Kesimpulannya, Infinix Note 8 Edge cocok bagi pengguna yang menginginkan smartphone tipis dengan baterai besar dan desain premium. Tetapi untuk pemburu performa maksimal, ada opsi lain yang lebih menggoda di rentang harga serupa.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Infinix terbaru 2026 #HP baterai 6500 mAh