JAKARTA – Infinix XPad Edge resmi diperkenalkan sebagai pembuka lini produk Edge Series di awal 2026. Tablet ini langsung mencuri perhatian karena hadir dengan layar besar 13,2 inci resolusi 2.5K, sudah mendukung jaringan 4G, dan dalam paket penjualannya langsung dibekali keyboard.
Kehadiran Infinix XPad Edge semakin menarik karena menggunakan prosesor Snapdragon 685 yang sudah teruji di berbagai perangkat. Kombinasi tersebut membuat tablet ini diposisikan sebagai perangkat produktivitas yang bisa menggantikan laptop ringan.
Tak hanya itu, Infinix XPad Edge juga telah memenuhi syarat TKDN karena mendukung jaringan seluler 4G, yang berarti dirakit di Indonesia dengan komponen lokal sesuai regulasi.
Desain Metal Tipis 13,2 Inci, Bobot Cuma 588 Gram
Dari sisi desain, Infinix XPad Edge tampil premium. Bodinya menggunakan material metal dengan warna Celestial Ink yang bernuansa abu kebiruan. Bobotnya hanya sekitar 588 gram, tergolong ringan untuk tablet berlayar 13,2 inci.
Ketebalannya pun terlihat ramping, sehingga nyaman digenggam meski dimensinya besar. Tablet ini mengusung rasio layar 3:2 yang cocok untuk membaca dokumen, mengetik, atau mengolah spreadsheet karena area vertikal lebih luas dibanding rasio 16:9.
Bezel layar tergolong tipis untuk ukuran tablet, sementara kamera depan 8 MP ditempatkan di sisi landscape agar ideal untuk video conference.
Layar 2.5K dan Android 15
Layar menjadi salah satu highlight utama. Infinix XPad Edge membawa panel 13,2 inci beresolusi 2.5K yang diklaim sebagai “Ultra Clear Productivity Display”. Tampilan luas ini mendukung aktivitas multitasking, mulai dari membuka dokumen, browsing, hingga editing ringan.
Tablet ini langsung menjalankan Android 15 dengan tampilan antarmuka mendekati stock Android. Pembaruan keamanan tercatat hingga November 2025.
Fitur produktivitas seperti split screen tersedia dan berjalan lancar. Pengguna bisa membuka dua aplikasi sekaligus, misalnya WPS Office dan browser dalam satu layar.
Snapdragon 685, RAM 8 GB Bisa Jadi 16 GB
Di sektor dapur pacu, Infinix XPad Edge ditenagai Snapdragon 685 dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Tersedia fitur Memory Fusion yang memungkinkan ekspansi RAM hingga total 16 GB.
Tablet ini juga menyediakan slot microSD dedicated serta satu slot nano SIM untuk konektivitas 4G LTE. Artinya, pengguna tidak harus selalu bergantung pada WiFi untuk bekerja atau meeting online.
Untuk daya tahan, baterai 8.000 mAh disematkan dengan dukungan pengisian cepat 18 watt.
Free Keyboard Bluetooth dan Dukungan X Pencil 20
Salah satu nilai jual utama Infinix XPad Edge adalah keyboard yang sudah termasuk dalam paket penjualan. Keyboard ini terhubung melalui Bluetooth dan memiliki touchpad, sehingga pengalaman mengetik terasa seperti laptop.
Keyboard dilengkapi baterai internal yang diisi melalui port USB-C. Desainnya detachable, sehingga pengguna bisa melepas keyboard dan tetap memakai case sebagai penyangga.
Tablet ini juga mendukung Infinix X Pencil 20 dengan 4.096 level pressure sensitivity serta palm rejection. Stylus ini langsung terdeteksi tanpa perlu pairing rumit, memudahkan aktivitas mencatat atau menggambar.
Kamera dan Audio
Untuk fotografi, kamera depan dan belakang sama-sama beresolusi 8 MP dengan kemampuan perekaman hingga Full HD 30 fps. Meski bukan fitur utama, kualitasnya cukup untuk video call dan dokumentasi ringan.
Di sektor audio, tablet ini dibekali empat speaker (quad speaker) yang menghasilkan suara lantang dan imersif untuk hiburan maupun meeting online.
Siap Rilis 19 Januari 2026
Infinix XPad Edge dijadwalkan resmi tersedia di Indonesia mulai 19 Januari 2026. Harga resmi akan diumumkan melalui kanal media sosial Infinix.
Dengan kombinasi layar 13,2 inci 2.5K, Snapdragon 685, baterai besar, keyboard gratis, dukungan 4G, serta stylus opsional, Infinix XPad Edge berpotensi menjadi salah satu tablet produktivitas paling menarik di kelasnya.
Bagi pengguna yang mencari tablet besar untuk kerja, mengetik, presentasi, atau menggambar tanpa harus membawa laptop, perangkat ini layak dinantikan.
Editor : Natasha Eka Safrina