JAKARTA – Gebrakan mengejutkan kembali datang dari vendor smartphone Infinix di awal tahun 2026. Dijuluki sebagai "King Phoenix", Infinix resmi meluncurkan lini terbaru mereka, Infinix Hot 60 Pro, yang sukses mencuri perhatian lewat desain radikalnya. Bagaimana tidak, smartphone ini hadir dengan ketebalan hanya 6,6 mm, menjadikannya salah satu ponsel tertipis di dunia untuk kelas menengah, namun tetap mengusung baterai berkapasitas besar.
Kehadiran Infinix Hot 60 Pro seolah menjadi standar baru bagi ponsel kelas entry-level di Indonesia. Dengan harga yang dibanderol mulai dari Rp 2,1 jutaan, pengguna sudah mendapatkan perangkat dengan build quality yang ringan namun terasa premium. Desainnya yang elegan dengan pilihan warna variatif seperti Sapphire Blue hingga Titanium Silver membuat ponsel ini terlihat jauh lebih mahal dari harga aslinya.
Strategi Infinix kali ini memang tergolong berani. Selain mengandalkan estetika desain yang tipis dan enteng (hanya 170 gram), mereka juga menyematkan spesifikasi layar yang biasanya hanya ada di ponsel kelas atas. Di tengah persaingan ketat pasar gadget tanah air, Infinix Hot 60 Pro memposisikan diri sebagai solusi bagi pengguna yang menginginkan smartphone cantik, layar tajam, namun dengan performa yang tetap stabil untuk kebutuhan harian.
Layar AMOLED 1,5K dengan Visual Flagship
Salah satu nilai jual utama dari smartphone ini adalah sektor visualnya yang memukau. Infinix Hot 60 Pro dibekali layar AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K. Tak tanggung-tanggung, layar ini sudah mendukung refresh rate hingga 144Hz, memberikan pengalaman navigasi yang sangat licin. Perlindungan layar pun sudah menggunakan Corning Gorilla Glass 7i, sebuah kemewahan untuk ponsel di rentang harga dua jutaan.
Tingkat kecerahan layarnya pun sangat impresif, memungkinkan konten tetap terlihat jelas meski di bawah terik matahari langsung. Bezel yang tipis di sekeliling layar semakin menambah kesan imersif, baik untuk menonton video maupun bermain game. Infinix juga menyematkan fitur In-display Fingerprint yang responsif, menambah nilai estetika sekaligus keamanan pada sisi depan perangkat.
Chipset Helio G200 dan Inovasi Baterai Silikon Karbon
Dapur pacu Infinix Hot 60 Pro ditenagai oleh chipset terbaru MediaTek, yaitu Helio G200. Meski secara teknis merupakan penyempurnaan dari seri sebelumnya, chipset ini menawarkan stabilitas yang baik untuk menjalankan aplikasi harian hingga game populer seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile. Dukungan RAM 8 GB (dengan opsi virtual RAM hingga 16 GB) serta penyimpanan internal hingga 256 GB berbasis UFS memastikan manajemen aplikasi berjalan lancar.
Yang paling mencengangkan adalah bagaimana Infinix bisa memasukkan baterai sebesar 5.160 mAh ke dalam bodi setipis 6,6 mm. Rahasianya terletak pada penggunaan teknologi baterai silikon karbon yang memiliki densitas energi lebih tinggi. Untuk pengisian daya, Infinix menyertakan kepala charger 45 Watt dalam paket penjualan, lengkap dengan fitur Bypass Charging yang sangat berguna bagi para gamer agar suhu ponsel tetap terjaga saat bermain sambil mengisi daya.
Kamera 50 MP dan Jaminan Update 5 Tahun
Beralih ke sektor fotografi, Infinix Hot 60 Pro mengandalkan kamera utama 50 MP yang mampu menghasilkan foto tajam dengan dynamic range yang baik, terutama pada mode Low Light. Infinix juga memberikan jaminan purna jual yang menarik berupa 5-year fluency, yang mengklaim ponsel akan tetap lancar digunakan hingga 5 tahun ke depan. Jaminan update sistem operasi hingga Android 15 juga menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin memakai ponsel ini dalam jangka panjang.
Fitur pelengkap lainnya pun sangat komplet, mulai dari NFC untuk kebutuhan transaksi digital, dual speaker stereo yang lantang, hingga kehadiran headphone jack 3,5 mm yang tetap dipertahankan meski bodi ponsel sangat tipis. Dengan kombinasi desain menawan, layar jempolan, dan harga yang sangat kompetitif, Infinix Hot 60 Pro jelas merupakan "ulah" Infinix yang paling sukses dalam mengguncang pasar smartphone murah di awal tahun ini.
Editor : Natasha Eka Safrina