JAKARTA – Pasar smartphone kelas menengah tanah air kembali diguncang oleh kehadiran Infinix Hot 60 Pro. Smartphone yang dijuluki sebagai "King Phoenix" ini sukses mencuri perhatian para gadget enthusiast bukan hanya karena harganya yang terjangkau di angka Rp 2 jutaan, tetapi karena desainnya yang sangat elegan dan sekilas menyerupai produk flagship besutan Apple, iPhone.
Setelah melalui pengujian intensif selama beberapa minggu, Infinix Hot 60 Pro membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar menang di tampang. Pengalaman penggunaan harian menunjukkan bahwa ponsel ini menawarkan kenyamanan genggam yang luar biasa berkat bodi yang ramping (slim) dan frame pipih yang menjadi ciri khas ponsel modern masa kini. Varian warna Titanium Silver bahkan menjadi primadona karena memberikan kesan mewah yang jarang ditemukan pada ponsel di kelas harganya.
Keunggulan utama Infinix Hot 60 Pro tidak berhenti pada estetika semata. Sektor layar menjadi kejutan terbesar bagi siapa saja yang mencobanya. Dengan teknologi layar AMOLED yang memiliki refresh rate mencapai 144Hz, ponsel ini siap memberikan pengalaman scrolling dan visual yang jauh lebih mulus dibandingkan kompetitornya, bahkan berani diadu dengan seri flagship yang harganya berkali-kali lipat lebih mahal.
Desain Elegan ala Flagship: "iPhone Versi Budget"
Banyak pengguna yang salah kaprah saat melihat Infinix Hot 60 Pro untuk pertama kalinya. Bentuk bodi yang tipis dan pilihan warna Titanium Silver memang sangat identik dengan bahasa desain iPhone seri terbaru. "Orang-orang di tongkrongan sering tanya, 'Lu pakai iPhone berapa tuh? Kok tipis banget?'. Padahal ini Infinix," ujar seorang pengulas gadget saat menceritakan pengalamannya.
Meski menggunakan material plastik pada bagian frame, Infinix berhasil memberikan finishing yang solid dan tidak terkesan murahan. Tombol-tombolnya terasa empuk saat ditekan, dan aksen warna oranye pada modul kamera memberikan identitas unik bagi seri Hot ini. Kelebihan material ini justru membuatnya terasa lebih "ngalah" dan nyaman di tangan saat digenggam erat, berbeda dengan bahan logam yang seringkali terasa kaku dan keras.
Layar AMOLED 144Hz: Kualitas Visual yang Tak Masuk Akal
Berbicara soal display, Infinix Hot 60 Pro menghadirkan kualitas yang "sadis". Panel AMOLED yang diusungnya mampu menghasilkan warna yang sangat pekat dan tingkat kecerahan (brightness) yang tinggi. Bahkan saat digunakan di bawah terik matahari langsung, layar tetap terlihat jelas tanpa distorsi. Kehadiran refresh rate 144Hz membuat setiap gerakan di layar terasa instan dan sangat halus.
Menariknya, Infinix menyediakan pengaturan gaya warna yang bisa disesuaikan. Bagi pengguna yang menyukai warna natural, tersedia mode warna asli. Namun, bagi pencinta visual yang "pop-up" ala HDR, mode warna terang akan mengubah pengalaman menonton video menjadi sangat jernih layaknya monitor gaming kelas atas. Dengan harga Rp 2 jutaan, kualitas layar seperti ini tentu menjadi standar baru yang sulit ditandingi oleh merk lain.
Daya Tahan Baterai 5.160 mAh dan Pengisian Cepat 45 Watt
Dapur pacu dan manajemen daya juga menjadi poin plus. Infinix Hot 60 Pro dibekali baterai berkapasitas 5.160 mAh, sedikit lebih besar dari standar pasar 5.000 mAh. Kapasitas ekstra ini memberikan tambahan waktu penggunaan yang cukup signifikan untuk aktivitas harian. Dalam penggunaan normal, ponsel ini diklaim mampu bertahan hingga dua hari dalam sekali pengisian daya.
Untuk urusan pengisian daya, teknologi fast charging 45 Watt yang disertakan terbukti sangat efisien. Meski sedikit turun dari seri Note, kecepatan pengisiannya tetap mengungguli banyak ponsel mahal lainnya. Pengguna hanya perlu meninggalkan ponsel sebentar untuk mandi atau minum kopi, dan baterai sudah terisi hampir penuh. Performa stabil, baterai awet, dan layar gacor membuat Infinix Hot 60 Pro menjadi paket lengkap bagi konsumen yang mencari "Rasa Flagship Harga Rakyat".
Editor : Natasha Eka Safrina