TRENGGALEK JENGGELEK - Toyota Corolla Cross GR Hybrid 2024 resmi meluncur dengan tampilan lebih sporty dan banderol Rp 608,4 juta. Namun di balik label GR dan fitur keselamatan canggih Toyota Safety Sense (TSS) 3.0, mobil ini justru menuai perdebatan karena belum dibekali auto hold dan electronic parking brake.
Toyota Corolla Cross GR Hybrid menjadi varian tertinggi dari lini Corolla Cross di Indonesia. Statusnya memang facelift, tetapi ubahannya cukup signifikan di sektor eksterior. Meski begitu, secara fitur kenyamanan masih ada catatan yang membuat calon konsumen berpikir dua kali.
Secara dapur pacu, Toyota Corolla Cross GR Hybrid masih mengandalkan mesin 1.800 cc hybrid parallel yang sama seperti sebelumnya. Mesin bensin menghasilkan 97 hp dan torsi 142 Nm, dipadukan motor listrik bertenaga 71 hp dan torsi 163 Nm. Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi CVT.
Akselerasi 0–100 Km/Jam 12 Detik, Halus Tapi Bukan untuk Ngebut
Dalam pengujian akselerasi, 0–100 km/jam dicapai dalam waktu 12 detik. Angka tersebut tergolong cukup untuk SUV keluarga, namun bukan yang tercepat di kelasnya. Karakter hybrid terasa dominan di putaran bawah, di mana motor listrik memberikan dorongan instan dan halus.
Saat mode berkendara dipindahkan ke Power, respons pedal gas menjadi lebih agresif. Namun tetap saja, mobil ini lebih cocok untuk gaya berkendara santai dan efisien ketimbang agresif.
Menariknya, konsumsi BBM sangat impresif. Dalam rute luar kota, angka 23 km/liter mudah diraih. Bahkan dalam kondisi ideal dari Bogor menuju tol Jagorawi, konsumsi sempat menyentuh 37 km/liter. Sistem regenerative braking dan kapasitas baterai yang relatif kecil membuat pengisian ulang cepat terjadi saat deselerasi.
Handling Stabil, Kabin Kedap
Platform TNGA (Toyota New Global Architecture) kembali menjadi nilai jual utama. Suspensi terasa seimbang, tidak terlalu empuk namun juga tidak keras. Body roll minim saat menikung, memberikan rasa percaya diri saat bermanuver.
Uji kebisingan kabin mencatat angka sekitar 69 desibel pada kecepatan rendah. Peredaman tergolong sangat baik, didukung penggunaan ban Michelin yang terkenal lebih senyap.
Posisi duduk ergonomis dengan setir tilt dan telescopic. Jok pengemudi elektrik dengan pengaturan thigh support menambah kenyamanan. Di baris kedua, ruang kaki masih cukup lega untuk penumpang dengan tinggi 186 cm. Kapasitas bagasi 489 liter juga tergolong luas di kelas SUV kompak.
TSS 3.0 Lengkap, Tapi Tanpa Auto Hold
Salah satu keunggulan Toyota Corolla Cross GR Hybrid adalah paket Toyota Safety Sense (TSS) 3.0. Fitur ini mencakup adaptive cruise control, lane keeping assist, lane tracing assist, blind spot monitor, forward collision warning, hingga autonomous emergency braking.
Namun ada kekurangan yang cukup disayangkan. Di harga Rp 608,4 juta, mobil ini belum dilengkapi auto hold dan electronic parking brake. Rem parkir masih model injak kaki. Fitur adaptive cruise control juga belum memiliki curve speed reduction atau kemampuan memperlambat kendaraan otomatis saat tikungan tajam.
Secara desain, varian GR tampil lebih agresif dengan grill hitam baru, bumper berbeda, velg two tone, serta lampu belakang clear lens. Meski begitu, interiornya relatif sama dengan model sebelumnya. Head unit sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, serta dilengkapi kamera 360 derajat yang jernih.
Material dashboard sebagian soft touch, tetapi belum dilapisi kulit seperti versi Thailand. Sunroof masih model kecil, bukan panoramic glass roof seperti di pasar luar negeri.
Worth It atau Terlalu Mahal?
Dengan harga di atas Rp 600 juta, banyak konsumen membandingkannya dengan SUV ladder frame seperti Toyota Fortuner. Namun pendekatan keduanya berbeda. Corolla Cross GR Hybrid lebih menonjolkan efisiensi, kenyamanan, dan teknologi keselamatan modern.
Secara keseluruhan, Toyota Corolla Cross GR Hybrid 2024 menawarkan pengalaman berkendara yang halus, hemat, dan aman berkat TSS 3.0. Namun absennya auto hold dan electric parking brake di harga tersebut menjadi catatan penting.
Bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi BBM, kenyamanan harian, dan fitur ADAS lengkap, mobil ini tetap menarik. Tetapi bagi yang mengharapkan fitur premium lebih lengkap di harga Rp 600 jutaan, keputusan membeli mungkin perlu dipertimbangkan matang.
Editor : Edo Trianto