Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Duel Sengit Mobil Irit Suzuki Espresso vs Karimun Wagon R vs Ignis, Hasil Tes BBM Bikin Kaget!

Edo Trianto • Senin, 2 Maret 2026 | 21:55 WIB

Ringkasan: Lebah madu adalah serangga sosial yang hidup berkoloni terdiri dari ratu, pekerja, dan pejantan. Lebah menghasilkan madu, propolis, dan lilin yang bernilai ekonomi tinggi. Satwa ini dipilih
Ringkasan: Lebah madu adalah serangga sosial yang hidup berkoloni terdiri dari ratu, pekerja, dan pejantan. Lebah menghasilkan madu, propolis, dan lilin yang bernilai ekonomi tinggi. Satwa ini dipilih


TRENGGALEK JENGGELEK - Duel mobil irit Suzuki Espresso, Suzuki Karimun Wagon R, dan Suzuki Ignis akhirnya dibuktikan lewat pengujian konsumsi bahan bakar secara langsung. Tiga mobil mungil ini diuji dalam rute kombinasi perkotaan dan tol sejauh 77 kilometer untuk mencari siapa yang paling hemat BBM.

Komparasi mobil irit Suzuki ini menarik karena ketiganya bermain di segmen harga terjangkau. Bahkan, Suzuki dikenal sebagai merek dengan lini produk paling murah di kelasnya. Dulu, Ignis dibanderol mulai Rp170 jutaan, kini varian terendahnya sudah di angka Rp130 jutaan. Karimun Wagon R sempat jadi primadona di kisaran Rp100 jutaan berkat diskon besar. Sementara Suzuki Espresso hadir sebagai alternatif bergaya SUV dengan harga Rp145–156 jutaan tergantung transmisi.

Dalam pengujian kali ini, ketiganya menggunakan transmisi AGS (Auto Gear Shift) atau Automated Manual Transmission, kecuali satu varian manual yang ikut dicoba di tanjakan. Bobot penumpang juga diseragamkan demi menjaga objektivitas hasil.

Baca Juga: Viral 10 Motor Listrik Terbaik di Indonesia Versi YouTube, Benarkah Layak Dibeli? Ini Daftar dan Spesifikasi Lengkapnya

Uji Tanjakan: Transmisi Jadi Penentu

Pengujian pertama dilakukan di tanjakan untuk melihat performa mesin dan transmisi. Secara spesifikasi, Suzuki Ignis unggul dengan mesin 1.200 cc 4 silinder. Sementara Karimun Wagon R dan Suzuki Espresso sama-sama mengusung mesin 1.000 cc 3 silinder.

Hasilnya? Ignis terasa paling percaya diri saat menanjak. Tenaganya lebih terasa berkat kapasitas mesin lebih besar. Namun, faktor transmisi manual ternyata memberi keuntungan tersendiri karena respons lebih langsung dibanding AGS.

Suzuki Espresso dan Karimun Wagon R tetap mampu menaklukkan tanjakan, meski terasa bekerja lebih keras. Dalam kondisi stop and go, karakter transmisi AGS memang butuh adaptasi karena perpindahan gigi terasa seperti manual yang diotomatisasi.

Baca Juga: Viral Daftar Motor Listrik Premium 2025 di YouTube, Benarkah Layak Dibeli? Ini Spesifikasi dan Kisaran Harganya

Tes Konsumsi BBM: Siapa Paling Irit?

Masuk ke pengujian utama, ketiga mobil diisi BBM RON 92 hingga penuh, lalu menempuh rute Gading Serpong – tol arah bandara – BSD – kembali ke SPBU yang sama.

Gaya mengemudi diseragamkan dengan teknik eco driving. AC dinyalakan, mode transmisi di posisi Drive, dan tidak ada perlakuan khusus.

Hasilnya cukup mengejutkan.

Suzuki Ignis 1.200 cc mencatat konsumsi 19,5 km/liter.

Suzuki Karimun Wagon R 1.000 cc meraih 20,6 km/liter.

Suzuki Espresso 1.000 cc justru keluar sebagai juara dengan 21,1 km/liter.


Selisihnya memang tidak terlalu jauh. Namun, fakta bahwa Suzuki Espresso menjadi mobil irit Suzuki paling hemat dalam pengujian ini cukup menarik. Apalagi Ignis yang mesinnya lebih besar ternyata tidak terpaut terlalu jauh.

Dalam kondisi perkotaan padat, Karimun dan Espresso lebih unggul karena mesin kecilnya efisien. Namun saat masuk tol, Ignis mulai mengejar berkat tenaga lebih panjang.

Baca Juga: Daftar 5 Motor Listrik Terbaik 2025 Versi YouTube, Benarkah Layak Dibeli? Ini Spesifikasi dan Kisaran Harganya

Radius Putar dan Akomodasi

Tak hanya konsumsi BBM, pengujian juga mencakup radius putar. Ketiganya mencatat angka sekitar 4,6 meter. Artinya, manuver di ruang sempit relatif sama-sama lincah.

Dari sisi kabin dan fitur, Ignis jelas berada satu level di atas. Varian GX AGS dibekali AC digital, spion elektrik, serta fitur lebih lengkap. Bagasinya pun paling lapang.

Suzuki Espresso menawarkan posisi duduk tinggi ala SUV mungil. Sementara Karimun Wagon R unggul sebagai mobil praktis untuk penggunaan harian, meski fiturnya paling sederhana.

Harga Jadi Faktor Penentu

Saat ini, Suzuki Ignis varian tertinggi berada di kisaran Rp217 jutaan. Suzuki Espresso AGS di angka Rp154–156 jutaan. Karimun Wagon R sendiri sudah tidak lagi diproduksi baru, namun pasar bekasnya masih diminati karena harga ramah kantong.

Jika berbicara value for money, Espresso menjadi opsi menarik bagi yang mengincar mobil irit Suzuki dengan tampilan SUV dan harga relatif terjangkau.

Kesimpulannya, ketiga mobil ini sama-sama hemat. Namun dalam pengujian nyata, Suzuki Espresso berhasil keluar sebagai yang paling efisien bahan bakar. Pilihan akhirnya kembali ke kebutuhan: ingin fitur lengkap pilih Ignis, mau harga terjangkau ambil Espresso, atau cari praktis dan murah bisa melirik Karimun Wagon R.

Editor : Edo Trianto
#tes konsumsi BBM #mobil irit Suzuki #suzuki ignis #Suzuki Espresso #Suzuki Karimun Wagon R