RADAR TRENGGALEK - Smartphone Award 2025 versi DKID resmi diumumkan menjelang tutup tahun. Seperti tahun sebelumnya, ajang ini digelar tanpa sponsor brand agar penilaian tetap independen. Di tengah tren “AI” yang jadi jargon semua merek, penghargaan ini justru mencoba menilai smartphone secara lebih objektif, dari entry level hingga flagship.
Baca Juga: 5 HP 1 Jutaan Terbaik Paling Layak Dibeli, Ada Galaxy A07 hingga Moto G45 5G Spek Ngebut!
Smartphone Award 2025 versi DKID menyoroti berbagai kategori penting, mulai dari HP 1 jutaan terbaik, midrange paling allrounder, best AI experience, hingga best smartphone flagship 2025. Persaingan tahun ini dinilai lebih seru karena banyak brand mulai berani berinovasi, bukan sekadar adu performa.
Berikut daftar lengkap pemenangnya.
Best Entry Level 1–2 Jutaan: Advan X1
Di kelas harga Rp1–2 jutaan, pemenangnya cukup mengejutkan. Advan X1 keluar sebagai juara. Alasannya sederhana: spesifikasi yang ditawarkan sangat kompetitif untuk harganya.
Dengan chipset Helio G100, RAM 8 GB dan storage 128 GB, NFC, fingerprint, serta desain layar tanpa waterdrop, Advan X1 dianggap unggul di sektor hardware. Meski fast charging-nya hanya 18 watt, di kelas ini konsumen dinilai lebih fokus pada performa dibanding software.
Zona Aman 2–4 Jutaan: TECNO Camon 40 Pro 5G
Masuk kelas Rp2–4 jutaan, persaingan ketat terjadi antara Infinix, Samsung, hingga iQOO. Namun, TECNO Camon 40 Pro 5G dinobatkan sebagai pemenang.
Keunggulannya ada di kamera yang dianggap “anomali” di kelas harga Rp3 jutaan. Kualitas fotonya disebut mampu mendekati midrange bahkan flagship. Di era digital yang serba konten, kekuatan kamera menjadi faktor penentu kemenangan.
Best Midrange 5–8 Jutaan: Xiaomi 15T
Untuk kategori midrange, Xiaomi 15T (non-Pro) keluar sebagai juara. Smartphone ini dinilai paling allrounder.
Layar 144 Hz, chipset kencang, storage UFS 4.1, serta rating IP68 membuatnya terasa seperti flagship. HyperOS juga dinilai semakin matang dan minim iklan dibanding generasi sebelumnya.
Best AI Experience: Samsung
Di kategori best AI experience, tiga nama besar masuk nominasi: Google Pixel, Apple, dan Samsung. Namun pemenangnya adalah Samsung.
Kunci kemenangan ada pada lokalisasi Galaxy AI untuk pasar Indonesia. Fitur live translate, call translate WhatsApp, hingga dukungan bahasa sehari-hari menjadi nilai tambah. AI bukan hanya pintar, tetapi benar-benar bisa dipakai pengguna Indonesia tanpa region lock.
Best Camera Smartphone: Huawei Pura 80 Ultra
Kategori kamera menjadi yang paling panas. Setelah mempertimbangkan berbagai aspek, Huawei Pura 80 Ultra kembali mempertahankan gelarnya.
Inovasi seperti retraceable lens, sensor besar 1 inci, dan variable aperture fisik menjadi pembeda. Penghargaan ini bukan sekadar karena skor DXOMark, tetapi karena inovasi nyata di sektor fotografi mobile.
Best Security: Samsung
Keamanan jadi kategori yang sering diremehkan, padahal krusial. Samsung kembali unggul berkat Knox dan fitur Auto Blocker yang mampu mencegah instalasi APK berbahaya.
Menariknya, fitur keamanan kelas flagship ini sudah hadir hingga seri entry-level, membuat proteksi lebih merata untuk pengguna Indonesia.
Best Gaming Smartphone: Infinix GT30 Pro
Kejutan terjadi di kategori gaming. Infinix GT30 Pro mengalahkan ROG Phone 9 dan iQOO 15.
Dengan harga Rp3–4 jutaan, GT30 Pro sudah dibekali shoulder trigger L1R1, bypass charging, game mode lengkap, serta dedicated display chip untuk menjaga frame rate stabil 90–120 FPS. Fitur yang biasanya ada di HP gaming mahal kini lebih terjangkau.
Best Ecosystem: Samsung
Untuk ekosistem, Samsung dinilai paling inklusif lewat SmartThings dan Samsung DeX. Integrasinya tidak eksklusif seperti Apple, sehingga lebih fleksibel bagi pengguna Indonesia.
Grand Final: Best Smartphone Flagship 2025
Kategori puncak best smartphone flagship 2025 menghadirkan persaingan antara Samsung S25 Ultra, iPhone 17 Pro Max, Oppo Find X9 Pro, Huawei Pura Ultra, dan Vivo.
Setelah pertimbangan panjang, Vivo X300 Pro dinobatkan sebagai juara. Alasannya karena kombinasi hardware dan software yang seimbang.
Fitur AI visual editing langsung dari kamera, kemampuan erase object instan, video 4K cinematic stabil, serta performa kamera menyeluruh membuatnya unggul tipis dari kompetitor. Jika iPhone unggul di video dan Samsung di zoom, Vivo X300 Pro dinilai kuat di semua aspek.
Smartphone Award 2025 versi DKID pun menegaskan bahwa inovasi dan relevansi untuk pasar Indonesia menjadi kunci kemenangan, bukan sekadar angka spesifikasi.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina