JAKARTA - Poco F8 Ultra resmi meluncur secara global sebagai flagship terbaru Poco. Smartphone ini langsung mencuri perhatian berkat kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai jumbo 6.500 mAh, serta sistem speaker 2.1 Sound by Bose yang diklaim membawa standar audio baru di kelasnya.
Meski unit yang diuji masih versi global dan belum resmi masuk Indonesia, spesifikasi yang dibawa Poco F8 Ultra dipastikan sama. HP ini digadang-gadang menjadi andalan Poco untuk pasar flagship 2026, dengan peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Salah satu daya tarik utama Poco F8 Ultra adalah kolaborasi audio dengan Bose. Tak sekadar tuning software, varian Ultra dibekali tambahan subwoofer khusus, membuatnya memiliki konfigurasi speaker 2.1—dua speaker utama dan satu subwoofer ekstra untuk dentuman bass lebih dalam.
Desain Denim Unik dan Build Premium
Unit yang diuji hadir dalam warna Denim Blue dengan RAM 16 GB dan memori internal 512 GB. Poco juga menyediakan varian 12/256 GB. Bagian belakangnya menggunakan tekstur menyerupai kain jeans, meski berbahan sintetis.
Frame perangkat sudah berbahan metal, sementara modul kamera tampil mencolok dengan tiga kamera 50 MP (utama, telefoto periskop, dan ultrawide). Terdapat juga label IP68 serta rating efisiensi energi untuk pasar Eropa.
Sayangnya, seperti tren flagship global terbaru, Poco F8 Ultra tidak menyertakan charger dalam paket penjualan. Padahal perangkat ini mendukung fast charging hingga 100 watt.
Layar AMOLED 6,9 Inci dan HyperOS 3
Poco F8 Ultra mengusung layar AMOLED 6,9 inci resolusi 2.608 x 1.200 piksel dengan refresh rate 120 Hz. Tingkat kecerahan high brightness mode mencapai 2.000 nits.
Perangkat ini langsung menjalankan Xiaomi HyperOS 3 dengan tampilan antarmuka khas ikon bulat. Secara visual, pengalaman pengguna terasa modern dan responsif.
Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 Tembus 3,7 Juta AnTuTu
Di sektor performa, Poco F8 Ultra ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Skor AnTuTu versi 11 menembus 3,78 juta poin, sementara versi 10 menyentuh 2,9 juta poin—menegaskan statusnya sebagai flagship kelas atas.
Pengujian gaming selama 30 menit di setting tinggi menunjukkan performa stabil di 60 fps. Suhu perangkat terjaga di kisaran 43–44 derajat Celsius, tergolong aman untuk chipset kelas atas.
Adu Speaker Lawan iPhone 17 Pro
Keunggulan paling mencolok terasa saat pengujian audio. Sistem speaker 2.1 Sound by Bose dibandingkan langsung dengan iPhone 17 Pro.
Hasilnya, Poco F8 Ultra dinilai memiliki dentuman bass lebih bulat dan kuat. Detail suara terdengar lebih kaya, bahkan saat volume maksimal. Tambahan subwoofer memberikan efek signifikan, terutama untuk musik dan gaming.
Konfigurasi ini membuat Poco F8 Ultra dianggap menetapkan standar baru untuk kualitas speaker smartphone.
Kamera 50 MP Serba Bisa, Tapi Masih Ada Catatan
Di sektor fotografi, Poco F8 Ultra membawa tiga kamera 50 MP termasuk telefoto periskop. Hasil foto kamera utama dinilai tajam dan konsisten, baik siang maupun malam.
Namun, kamera ultrawide menunjukkan perbedaan warna saat kondisi terang, terlihat lebih pucat dibanding kamera utama. Di malam hari, warna lebih konsisten meski detail sedikit menurun.
Untuk perekaman video, kamera depan masih terbatas di 4K 30 fps. Absennya 4K 60 fps menjadi catatan untuk perangkat sekelas flagship.
Kapan Masuk Indonesia?
Selain Ultra, Poco juga memperkenalkan varian Pro dengan spesifikasi di bawahnya, termasuk baterai 6.000 mAh dan tanpa subwoofer tambahan.
Melihat pola perilisan sebelumnya, besar kemungkinan Poco akan membawa seri F8 ke Indonesia sebelum Ramadan. Biasanya momentum tersebut dimanfaatkan brand untuk mendongkrak penjualan.
Jika melihat harga generasi sebelumnya di kisaran Rp10–11 jutaan, bukan tak mungkin Poco F8 Ultra akan berada di rentang serupa, meski tren harga flagship cenderung naik.
Dengan kombinasi performa ekstrem, layar besar, baterai jumbo, dan sistem audio 2.1 Sound by Bose, Poco F8 Ultra tampil sebagai penantang serius di kelas flagship global.
Editor : Novica Satya Nadianti