JAKARTA - Penjualan mobil listrik terlaris 2025 mencetak rekor baru di Indonesia. Berdasarkan data resmi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total wholesales mobil baru sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 803.667 unit. Angka itu melampaui target 800 ribu unit yang sebelumnya dipatok industri.
Dari total tersebut, mobil listrik terlaris 2025 menyumbang 103.907 unit atau sekitar 12,9 persen dari keseluruhan distribusi mobil baru. Lonjakan ini meningkat lebih dari 141 persen dibanding 2024, bahkan disebut-sebut sebagai pertumbuhan tertinggi sepanjang sejarah pasar kendaraan listrik nasional.
Desember 2025 menjadi puncak penjualan dengan distribusi 94.100 unit mobil baru. Kenaikan signifikan di akhir tahun memunculkan spekulasi bahwa konsumen mempercepat pembelian karena isu pencabutan subsidi mobil listrik pada 2026.
Baca Juga: 6 Mobil Listrik Termurah di Indonesia 2026, Mulai Rp184 Juta Bisa Tempuh 400 Km!
BYD Jadi Raja Pasar EV Indonesia
Dalam daftar mobil listrik terlaris 2025, dominasi BYD semakin tak terbendung. Pabrikan asal Tiongkok itu membukukan total 46 ribu lebih unit atau sekitar 45 persen pangsa pasar EV nasional.
Model terlaris sekaligus jawara tahun ini adalah BYD Dolphin (disebut juga BYD Atto One/Seagull di pasar global). Hanya dalam tiga bulan sejak peluncuran, mobil listrik mungil ini langsung mencatat 22.582 unit sepanjang 2025. Harga yang dibuka mulai Rp199 juta membuatnya menjadi alternatif setara LCGC namun dengan teknologi listrik murni.
Posisi runner-up ditempati BYD M6 dengan raihan 10.993 unit. MPV listrik keluarga ini sukses mempertahankan momentum sejak 2024 dan menjadi pilihan utama konsumen yang membutuhkan kendaraan tujuh penumpang.
Di posisi ketiga ada BYD Sealion 7 dengan penjualan 8.402 unit. Crossover listrik ini berhasil menggeser model lain di segmen SUV premium.
VinFast dan Wuling Tempel Ketat
Persaingan mobil listrik terlaris 2025 juga diramaikan merek Vietnam, VinFast. Model VinFast VF e34 mencatat 5.974 unit dan banyak digunakan sebagai armada taksi online berkat skema sewa baterai serta garansi seumur hidup.
Baca Juga: Komisi IV DPRD Trenggalek Genjot RSUD dr. Soedomo Buka Layanan Ring Jantung
Sementara itu, Wuling Motors tetap konsisten di papan atas. Wuling BinguoEV terjual 4.213 unit, disusul Wuling Air EV sebanyak 3.894 unit.
MPV listrik terbaru mereka, Wuling Cloud EV, juga mencatat performa impresif dengan 2.232 unit sepanjang 2025. Strategi bermain di segmen keluarga terbukti efektif menggaet pasar Indonesia.
Pabrikan Lain Ikut Meramaikan
Nama-nama lain yang masuk 10 besar mobil listrik terlaris 2025 antara lain GAC Aion melalui model Ion V dan Ion Y, serta Chery lewat Chery Omoda E5 dan Chery J6.
Menariknya, sejumlah merek premium seperti BMW, Mercedes-Benz, Lexus, hingga Volvo juga mencatat penjualan, meski volumenya masih di bawah 200 unit per model. Hal ini menunjukkan pasar EV premium tetap ada, namun kontribusinya belum signifikan terhadap total volume nasional.
Sebaliknya, belum terlihat dominasi dari pabrikan Jepang seperti Toyota dan Honda dalam daftar teratas mobil listrik terlaris 2025. Meski beberapa model hadir, distribusinya masih terbatas dibanding agresivitas merek Tiongkok dan Vietnam.
EV Sumbang 12,9 Persen Pasar Nasional
Dengan total 103.907 unit, kontribusi mobil listrik terhadap pasar otomotif nasional mencapai hampir 13 persen. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa elektrifikasi kendaraan di Indonesia bergerak cepat.
Baca Juga: 7 HP 1 Jutaan dengan NFC dan Speaker Stereo Terbaik 2026, Ada Layar 120 Hz hingga Kamera 108 MP!
Kenaikan lebih dari 240 persen dibanding 2024 memperlihatkan akselerasi luar biasa. Faktor harga yang semakin kompetitif, pilihan model yang beragam, hingga bebas aturan ganjil genap di beberapa kota besar menjadi daya tarik tersendiri.
Pertanyaannya, apakah tren mobil listrik terlaris 2025 ini akan berlanjut pada 2026? Apalagi regulasi dan kepastian insentif pemerintah masih menjadi tanda tanya. Jika subsidi benar-benar dicabut, persaingan harga diprediksi semakin ketat dan hanya merek dengan efisiensi produksi terbaik yang mampu bertahan.
Yang jelas, 2025 telah menjadi tonggak sejarah baru bagi industri kendaraan listrik Tanah Air.
Editor : Dyah Wulandari