JAKARTA - Rekomendasi HP 1–3 jutaan terbaik kembali diburu jelang Lebaran 2026. Momen pembagian THR kerap dimanfaatkan banyak orang untuk upgrade smartphone, apalagi brand biasanya berlomba-lomba menghadirkan promo menarik saat Ramadan hingga Idulfitri.
Dalam rekomendasi HP 1–3 jutaan terbaik kali ini, seleksi difokuskan pada perangkat yang rilis setelah Agustus 2025. Artinya, model lama yang sudah terlalu “uzur” tidak masuk daftar. Standar minimalnya pun jelas: untuk harga Rp1 jutaan RAM setidaknya 6 GB dan performa gaming rata-rata di kisaran 50 FPS untuk game populer.
Berikut rangkuman rekomendasi HP 1–3 jutaan terbaik yang layak dibeli pakai THR tahun ini.
Rp1 Jutaan: Baterai Badak dan Fitur Lengkap
Di kelas entry level, ada Poco C85 yang rilis September 2025. Meski harga sempat naik dari Rp1,4 jutaan ke Rp1,6 jutaan, spesifikasinya masih kompetitif. Chipset Helio G81 Ultra dipadukan RAM 6/128 GB atau 8/256 GB.
Layarnya IPS 6,9 inci refresh rate 120 Hz dengan tingkat kecerahan hingga 800 nits (HBM). Baterai 6.000 mAh dan fast charging 33 watt jadi daya tarik utama. Fitur seperti NFC, fingerprint, face unlock, audio jack, hingga microSD masih tersedia. Kekurangannya, resolusi masih HD+ dan belum mendukung 5G.
Alternatifnya ada Redmi 15C yang spesifikasinya nyaris identik. Sama-sama mengandalkan Helio G81 Ultra, layar IPS 120 Hz, serta baterai 6.000 mAh 33 watt. Keduanya cocok untuk pengguna yang butuh HP murah dengan baterai awet dan performa stabil untuk game ringan.
Pilihan lain adalah Nubia V80 Max. Dirilis Januari 2026, HP ini menyasar pengguna ojek online dengan desain minimalis dan klaim tahan jatuh 1,8 meter serta IP64. Layarnya 6,9 inci 120 Hz, baterai 6.000 mAh, meski fast charging hanya 22,5 watt. Performanya setara kompetitor karena masih memakai Helio G81 series.
Bagi pencari baterai paling besar, Motorola G06 Power layak dilirik. Kapasitas 7.000 mAh menjadi yang terbesar di kelasnya. Meski RAM hanya 4 GB dan charging 20 watt, HP ini unggul berkat stok Android yang ringan, dukungan Dolby Atmos, Gorilla Glass 3, serta NFC.
Rp2 Jutaan: Layar Tajam dan Performa Lebih Kencang
Naik ke kelas Rp2 jutaan, ada Itel S26 Ultra. Meski namanya mirip flagship Samsung, ini murni produk Itel. Layarnya AMOLED 1,5K dengan refresh rate 144 Hz dan kecerahan hingga 4.500 nits. Bahkan sudah dilindungi Gorilla Glass 7i.
RAM 8 GB dan storage hingga 256 GB membuatnya nyaman untuk multitasking. Chipset Unisoc T7300 mencatat skor AnTuTu sekitar 485 ribuan. Sayangnya, fast charging hanya 18 watt dan belum 5G.
Pilihan all rounder lainnya adalah Redmi Note 15 4G yang rilis awal 2026. Mengusung layar AMOLED Full HD+ 120 Hz dengan brightness 3.200 nits, kamera utama 108 MP dan selfie 20 MP, HP ini cocok untuk konten media sosial.
Chipset Helio G100 Ultra memberikan performa stabil untuk Mobile Legends di setting tinggi. Baterai 6.000 mAh dengan charging 33 watt mampu terisi penuh sekitar 70 menit. Fitur NFC, IR Blaster, fingerprint, dan IP64 turut melengkapi.
5G Murah dengan Update Panjang
Di rentang hampir Rp3 jutaan, Samsung Galaxy A07 5G menjadi opsi menarik. Mengusung Dimensity 6300 dengan skor AnTuTu mendekati 500 ribu, RAM 6 GB dan storage 128 GB cukup untuk kebutuhan harian hingga gaming ringan.
Meski layarnya masih PLS LCD HD+ dengan desain waterdrop dan belum ada NFC, keunggulan utama ada pada software. Samsung menjanjikan update OS panjang hingga enam tahun. One UI yang bersih dan integrasi fitur AI terbaru menjadi nilai tambah bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan jangka panjang.
Pilih Sesuai Kebutuhan
Dengan banyaknya pilihan rekomendasi HP 1–3 jutaan terbaik, konsumen tinggal menyesuaikan kebutuhan. Jika prioritas pada baterai besar, Motorola G06 Power unggul. Jika ingin layar tajam dan refresh rate tinggi, Itel S26 Ultra patut dipertimbangkan. Sedangkan untuk jaminan software panjang, Samsung Galaxy A07 5G menjadi opsi paling aman.
Menjelang Lebaran, harga bisa berubah cepat dan stok rawan menipis. Karena itu, sebelum membeli, sebaiknya cek kembali harga rilis dan bandingkan dengan harga terkini agar tidak “kegocek” promo semu. Upgrade HP pakai THR boleh saja, asalkan tetap bijak dan sesuai kebutuhan.
Editor : Natasha Eka Safrina