Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Motor Listrik Universitas Budi Luhur BRCA1 Bikin Heboh! Desain Sport Retro Mirip Moge, Tenaga 16 kW dan Bisa Tempuh 110 Km

Izahra Nurrafidah • Sabtu, 7 Maret 2026 | 14:35 WIB

Motor Listrik Universitas Budi Luhur BRCA1 Bikin Heboh! Desain Sport Retro Mirip Moge, Tenaga 16 kW dan Bisa Tempuh 110 Km
Motor Listrik Universitas Budi Luhur BRCA1 Bikin Heboh! Desain Sport Retro Mirip Moge, Tenaga 16 kW dan Bisa Tempuh 110 Km

TRENGGALEK-  Motor listrik Universitas Budi Luhur kembali mencuri perhatian pecinta otomotif tanah air. Kampus yang dikenal aktif mengembangkan kendaraan listrik ini memperkenalkan konsep motor sport listrik bernama BRCA1. Motor ini hadir dengan desain agresif, teknologi modern, serta performa yang diklaim mampu menyaingi motor berbahan bakar bensin.

Sejak beberapa tahun terakhir, motor listrik Universitas Budi Luhur memang kerap muncul dengan berbagai konsep inovatif. Namun BRCA1 menjadi salah satu proyek yang paling menarik karena mengusung tema high-performance electric motorcycle dengan tampilan ala motor gede (moge).

Pada pengembangannya, tim dari Universitas Budi Luhur ingin membuktikan bahwa motor listrik Universitas Budi Luhur tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu menghadirkan performa tinggi yang setara bahkan lebih baik dari motor konvensional.

Desain Sport Retro yang Unik

Secara tampilan, BRCA1 mengusung desain yang memadukan gaya cafe racer retro dengan sentuhan modern. Motor ini menggunakan fairing yang terlihat klasik namun tetap futuristik.

Bentuk bagian depan cukup unik dengan lampu yang terlihat kecil namun tertanam di dalam fairing besar. Sekilas tampilannya bahkan disebut mirip kepala predator karena bentuknya yang menggembung.

Bagian belakang motor dibuat sangat pendek dan ringkas, menyerupai desain motor MotoGP era pertengahan 2000-an. Karena merupakan motor listrik, bagian buritan terlihat lebih bersih tanpa adanya knalpot.

Tangki motor juga dibuat menyerupai motor sport konvensional, meskipun sebenarnya tidak berfungsi sebagai tangki bensin. Area tersebut justru digunakan untuk menyimpan komponen elektronik seperti modul sistem dan sekring.

Performa Motor Listrik 16 kW

Dari sisi performa, BRCA1 dibekali motor listrik tipe BLDC dengan tenaga 16 kW atau setara sekitar 21,4 horsepower. Tenaga tersebut tergolong cukup besar untuk sebuah motor listrik buatan kampus.

Karakter motor listrik yang memiliki torsi instan membuat akselerasi motor ini terasa responsif. Ketika gas dibuka, tenaga langsung tersalurkan tanpa jeda seperti pada motor bensin.

Motor ini menggunakan sistem penggerak rantai, berbeda dengan beberapa motor listrik lain yang menggunakan hub motor langsung ke roda.

Penggunaan rantai dipilih karena motor listrik berdaya besar biasanya memerlukan sistem transmisi yang lebih kuat. Beberapa motor listrik performa tinggi di dunia juga menggunakan metode serupa.

Kaki-Kaki Ala Motor Gede

Salah satu daya tarik utama dari BRCA1 adalah sektor kaki-kaki yang terlihat sangat besar dan kokoh. Ban belakang menggunakan ukuran 185, ukuran yang biasanya ditemukan pada motor sport kelas moge.

Motor ini juga menggunakan swingarm single sided, desain yang populer pada motor premium seperti Ducati Monster.

Pada bagian depan, sistem pengereman menggunakan double disc brake dengan kaliper racing. Ukuran piringan cakram yang besar membuat sistem pengereman terlihat siap menghadapi kecepatan tinggi.

Velg motor juga tampil unik karena menggunakan model monoblok dengan cover aerodinamis, memberikan kesan modern sekaligus futuristik.

Baterai Tahan Air dan Jarak Tempuh 110 Km

BRCA1 menggunakan baterai berkonfigurasi 18s46p dengan kontroler 200 ampere. Baterai ditempatkan di bagian bawah rangka untuk menjaga distribusi bobot motor.

Menariknya, sistem baterai dilengkapi dengan pelindung khusus yang membuatnya tahan air. Motor ini bahkan diklaim mampu melewati genangan air hingga setengah roda tanpa mengalami masalah.

Untuk sekali pengisian daya, motor listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 110 kilometer. Meski begitu, tim pengembang masih terus melakukan penyempurnaan agar efisiensi baterai dan performa motor semakin optimal.

Masih Dalam Tahap Pengembangan

Walaupun tampil impresif, tim pengembang Universitas Budi Luhur mengakui motor ini masih dalam tahap pengembangan.

Salah satu aspek yang masih disempurnakan adalah sistem rantai yang terkadang menimbulkan bunyi ketika akselerasi awal. Tim masih melakukan penyetelan pada ukuran gir maupun sistem penggerak agar performanya semakin halus.

Meski demikian, proyek BRCA1 menjadi bukti bahwa kampus di Indonesia mampu mengembangkan motor listrik performa tinggi dengan desain yang tidak kalah dari produk luar negeri.

Ke depan, bukan tidak mungkin motor listrik seperti ini akan semakin banyak bermunculan dan menjadi bagian dari masa depan industri otomotif Indonesia.

Editor : Izahra Nurrafidah
#Motor listrik Universitas Budi Luhur #motor sport listrik #BRCA1 electric motorcycle #motor listrik indonesia