TRENGGALEK - Tren motor trail listrik terbaik mulai mencuri perhatian pecinta otomotif di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, industri kendaraan listrik memang berkembang pesat, termasuk di segmen roda dua. Namun, untuk kategori trail atau offroad, pilihannya masih tergolong terbatas.
Padahal, kebutuhan kendaraan ramah lingkungan yang tetap tangguh di medan berat semakin meningkat. Sejumlah pabrikan, baik lokal maupun global, mulai menghadirkan motor listrik offroad dengan performa mumpuni serta teknologi baterai yang semakin efisien.
Beberapa di antaranya bahkan sudah memiliki spesifikasi yang mampu menyaingi motor trail bermesin bensin. Berikut daftar motor trail listrik terbaik yang sedang booming dan patut dipertimbangkan oleh para penggemar offroad.
Vircross, Motor Trail Listrik Ringan Buatan Indonesia
Salah satu motor trail listrik yang menarik perhatian datang dari dalam negeri, yakni Vircross. Motor ini diproduksi oleh pabrikan lokal dengan konsep dual purpose yang cocok untuk berbagai medan.
Keunggulan utama Vircross terletak pada bobotnya yang sangat ringan. Seluruh rangkanya menggunakan material aluminium sehingga total bobot motor hanya sekitar 50 kilogram.
Meski ringan, motor ini mampu menahan beban pengendara hingga 150 kilogram. Dari sisi performa, Vircross diklaim memiliki efisiensi energi hingga empat kali lipat dibanding kendaraan konvensional.
Motor ini dibekali baterai berkapasitas 32A yang dapat diisi ulang dalam waktu sekitar 3 hingga 6 jam. Dalam kondisi penuh, motor mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer dengan kecepatan maksimum mencapai 89 km/jam di medan tanah.
Menariknya, torsi yang dihasilkan disebut setara dengan motor bensin berkapasitas 250 cc. Untuk harga, Vircross dipasarkan di kisaran Rp50 jutaan.
Bima Enduro ECR 3000, Trail Listrik dengan Torsi Besar
Motor trail listrik lain yang cukup menarik adalah Bima Enduro ECR 3000 dari Elbike Garage. Motor ini hadir dengan desain khas motor trail konvensional sehingga sekilas terlihat seperti motor berbahan bakar bensin.
Motor ini menggunakan suspensi depan model upside down dan stang lebar yang mendukung stabilitas saat melibas medan offroad. Bagian kaki-kaki menggunakan velg 17 inci dengan ban tapak kasar yang cocok untuk medan berat.
Bima Enduro ECR 3000 dibekali baterai lithium 72 volt 40Ah yang ditempatkan di area tangki. Motor ini mampu mencapai kecepatan maksimum hingga 100 km/jam.
Dalam kondisi baterai penuh, jarak tempuhnya berkisar antara 90 hingga 100 kilometer. Waktu pengisian daya juga cukup singkat, yakni sekitar 3 hingga 5 jam.
Motor ini menghasilkan torsi sekitar 60 Nm yang setara dengan motor bensin berkapasitas 190 hingga 230 cc. Dari sisi harga, Bima Enduro ECR 3000 dijual di kisaran Rp35 juta hingga Rp40 juta.
Volta Godam, Motor Trail Listrik Jarak Tempuh 140 Km
Pabrikan motor listrik lokal juga menghadirkan Volta Godam untuk meramaikan pasar motor trail listrik. Motor ini dirancang khusus untuk penggunaan offroad dengan berbagai fitur modern.
Volta Godam sudah dilengkapi lampu LED dengan desain lampu depan yang cukup besar. Sektor kaki-kaki menggunakan ban depan berukuran 21 inci dan ban belakang 18 inci yang umum dipakai pada motor trail.
Motor ini menggunakan baterai lithium-ion ganda dengan kapasitas total 72 volt 31A. Baterai tersebut dirancang tahan air hingga kedalaman sekitar 60 cm.
Dengan spesifikasi tersebut, Volta Godam diklaim mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Kecepatan maksimalnya mencapai sekitar 96 km/jam.
Motor Trail Listrik dari Pabrikan Global
Selain pabrikan lokal, sejumlah produsen otomotif dunia juga mulai mengembangkan motor trail listrik.
Honda pernah memperkenalkan konsep Honda CR Electric pada 2019. Motor ini memiliki desain yang mirip dengan Honda CRF bermesin konvensional, tetapi menggunakan motor listrik sebagai sumber tenaga. Namun hingga kini Honda belum mengumumkan jadwal penjualan resmi maupun spesifikasi lengkapnya.
Yamaha juga mengembangkan Yamaha TY-E 2.0, motor trail listrik khusus kompetisi yang sudah digunakan dalam ajang Trial World Championship 2022. Motor ini menggunakan rangka monokok ringan yang membuatnya lebih lincah di medan ekstrem.
Sementara itu, KTM menghadirkan SX-E5 yang dirancang sebagai motor latihan offroad untuk anak-anak. Motor ini memiliki bobot sekitar 55 kilogram dengan baterai 21Ah dan waktu pengisian sekitar 70 menit.
Harga motor ini cukup tinggi, yakni sekitar Rp119 juta off the road Jakarta.
Tak kalah menarik, Husqvarna juga memperkenalkan EE5 yang memiliki enam mode berkendara. Motor ini mampu digunakan hingga dua jam untuk berkendara santai, namun hanya sekitar 25 menit saat digunakan balapan.
Harga Husqvarna EE5 mencapai sekitar Rp112 juta.
Dengan semakin banyaknya pilihan motor trail listrik terbaik, pasar kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan terus berkembang. Apalagi, tren kendaraan ramah lingkungan kini semakin diminati oleh masyarakat.
Editor : Izahra Nurrafidah