TRENGGALEK NJENGGELEK – Sejarah Honda Jazz di Indonesia menjadi salah satu cerita menarik dalam perkembangan mobil hatchback di pasar otomotif Tanah Air. Mobil ini dikenal sebagai kendaraan yang fun to drive, sporty, dan memiliki performa yang cukup baik di kelasnya.
Meski saat ini sudah tidak lagi diproduksi di Indonesia, Honda Jazz masih menjadi salah satu hatchback yang banyak diburu oleh pecinta otomotif. Bahkan di pasar mobil bekas, popularitasnya masih cukup tinggi karena desain yang stylish dan karakter berkendara yang menyenangkan.
Dalam perjalanan sejarah Honda Jazz di Indonesia, mobil ini hadir dalam beberapa generasi dan mengalami berbagai perubahan desain maupun fitur. Namun pada akhirnya, produksi Honda Jazz dihentikan dan digantikan oleh Honda City Hatchback yang kini menjadi model hatchback andalan Honda di Indonesia.
Awal Mula Honda Jazz dan Honda Fit
Sejarah Honda Jazz sebenarnya berawal dari model yang dikenal dengan nama Honda Fit. Mobil ini pertama kali diperkenalkan oleh Honda di Jepang pada tahun 2001.
Sebelum munculnya Honda Fit, nama “Jazz” sebenarnya pernah digunakan Honda pada tahun 1981 untuk model kecil yang dipasarkan di beberapa negara. Namun produksi model tersebut berhenti pada tahun 1986 dan kemudian digantikan oleh Honda City.
Barulah pada tahun 2001 Honda meluncurkan mobil hatchback baru bernama Honda Fit di Jepang. Model ini mendapat sambutan positif dari pasar global.
Tidak lama kemudian, mobil tersebut masuk ke berbagai negara dengan nama Honda Jazz, termasuk Indonesia. Di pasar global, generasi pertama Honda Jazz bahkan mampu terjual hingga lebih dari dua juta unit.
Honda Jazz Generasi Pertama di Indonesia
Honda Jazz pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 2004 melalui agen pemegang merek Honda. Saat itu mobil ini langsung menarik perhatian pasar otomotif nasional.
Generasi pertama Honda Jazz hadir dengan dua pilihan mesin, yaitu mesin i-DSI dan VTEC dengan kapasitas 1.500 cc.
Mesin i-DSI mampu menghasilkan tenaga sekitar 87 horsepower dengan torsi 128 Nm. Sementara varian VTEC menghasilkan tenaga hingga 109 horsepower dengan torsi 143 Nm.
Dimensi mobil ini tergolong kompak dengan panjang sekitar 3.830 mm, lebar 1.663 mm, dan tinggi 1.485 mm. Desainnya yang kecil namun sporty membuat mobil ini cocok digunakan di perkotaan.
Pada generasi ini, Honda Jazz menggunakan velg ring 14 untuk varian i-DSI dan velg ring 15 untuk varian VTEC.
Generasi Kedua Hadir dengan Dimensi Lebih Besar
Honda kemudian memperkenalkan Honda Jazz generasi kedua pada ajang Tokyo Motor Show 2007. Mobil ini memiliki dimensi yang lebih besar dibanding generasi sebelumnya.
Generasi kedua Honda Jazz menggunakan platform yang sama dengan beberapa model Honda lainnya seperti Honda Freed, Honda City, dan Honda Insight.
Di Indonesia, Honda Jazz generasi kedua mulai dijual pada tahun 2008. Model ini hanya menggunakan satu jenis mesin, yaitu mesin 1.500 cc i-VTEC.
Mobil tersebut hadir dalam dua varian, yaitu tipe S dan tipe RS. Perbedaan keduanya terlihat dari desain bumper serta ukuran velg.
Varian S menggunakan velg berukuran ring 15, sementara varian RS menggunakan velg ring 16 yang memberikan tampilan lebih sporty.
Pada tahun 2011, Honda Jazz generasi kedua mengalami facelift dengan perubahan pada bagian bumper dan lampu belakang.
Baca Juga: Rekomendasi Mobil Bekas Rp50–60 Juta yang Masih Layak Dipakai 2026, Dari Starlet Kapsul hingga Aveo
Generasi Ketiga dengan Desain Lebih Sporty
Generasi ketiga Honda Jazz diperkenalkan di Jepang pada tahun 2013. Desainnya mengalami perubahan cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Tampilan mobil ini menjadi lebih modern dan sporty dengan garis bodi yang lebih tegas.
Indonesia sendiri baru mendapatkan Honda Jazz generasi ketiga pada tahun 2014. Mobil ini hadir dengan tiga varian, yaitu tipe A, tipe S, dan tipe RS.
Meski desainnya berubah cukup drastis, mesin yang digunakan masih sama seperti generasi sebelumnya, yaitu mesin 1.500 cc yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 120 PS dengan torsi 145 Nm.
Pada tahun 2016 dan 2017, Honda Jazz generasi ini kembali mendapatkan penyegaran melalui facelift.
Beberapa perubahan terlihat pada bagian bumper, desain lampu, hingga sistem pendingin udara digital pada varian RS.
Digantikan Honda City Hatchback
Setelah lebih dari satu dekade meramaikan pasar otomotif nasional, Honda akhirnya menghentikan produksi Honda Jazz di Indonesia.
Model hatchback tersebut kemudian digantikan oleh Honda City Hatchback yang hadir dengan desain lebih modern dan mesin terbaru.
Honda City Hatchback menggunakan mesin 1.500 cc DOHC yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 121 PS dengan torsi 145 Nm. Mobil ini tersedia dengan pilihan transmisi manual enam percepatan dan CVT.
Meski sudah tidak diproduksi lagi, Honda Jazz tetap menjadi salah satu hatchback legendaris di Indonesia. Desain yang sporty, performa yang cukup baik, serta kenyamanan berkendara membuat mobil ini masih memiliki tempat tersendiri di hati para penggemarnya.
Editor : Axsha Zazhika