TRENGGALEK NJENGGELEK – Sejarah Honda City menjadi bagian penting dalam perkembangan mobil sedan kompak di dunia otomotif, termasuk di Indonesia. Mobil ini dikenal sebagai sedan yang menawarkan perpaduan desain sporty, ukuran kompak, serta performa mesin yang cukup tangguh di kelasnya.
Bagi pecinta otomotif, Honda City sering dianggap sebagai “adik” dari Honda Civic dan juga memiliki hubungan erat dengan Honda Jazz. Ketiga model tersebut memang berada dalam lini kendaraan Honda yang menyasar konsumen berbeda, namun tetap mempertahankan karakter sporty khas pabrikan asal Jepang tersebut.
Dalam perjalanan sejarah Honda City, mobil ini telah mengalami berbagai perubahan mulai dari bentuk hatchback kecil hingga menjadi sedan modern yang semakin besar dimensinya. Bahkan pada generasi terbaru, Honda kembali menghadirkan versi hatchback yang kini dipasarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Awal Kemunculan Honda City
Sejarah Honda City dimulai pada tahun 1981 di Jepang. Pada generasi pertama ini, Honda menghadirkan mobil dengan dimensi kecil yang dirancang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.
Menariknya, pada masa itu Honda City juga sempat menggunakan nama “Honda Jazz” di pasar Eropa. Hal tersebut terjadi karena nama “City” telah digunakan oleh produsen mobil lain di wilayah tersebut.
Honda City generasi pertama hadir dengan beberapa pilihan model, termasuk versi hatchback, turbo, hingga model cabriolet. Versi cabriolet bahkan dirancang oleh perusahaan desain otomotif ternama asal Italia, Pininfarina, yang dikenal sering bekerja sama dengan merek-merek besar seperti Ferrari, Maserati, dan Alfa Romeo.
Mobil ini menggunakan mesin 1.200 cc empat silinder dan diproduksi hingga tahun 1986 sebelum akhirnya generasi pertama dihentikan.
Generasi Kedua dengan Dimensi Lebih Besar
Honda kemudian meluncurkan Honda City generasi kedua pada November 1986. Dibanding generasi sebelumnya, mobil ini memiliki dimensi yang lebih panjang dan lebih lebar.
Pada generasi ini, Honda mulai memperkenalkan teknologi mesin yang lebih beragam, mulai dari mesin 1.200 cc hingga 1.300 cc dengan sistem injeksi PGM-FI.
Namun berbeda dengan generasi sebelumnya, varian turbo dan cabriolet tidak lagi diproduksi. Honda City generasi kedua lebih fokus pada model hatchback tiga pintu.
Mobil ini sempat mengalami penyegaran atau facelift pada tahun 1989 dengan perubahan desain lampu depan yang lebih menyipit. Generasi kedua Honda City diproduksi hingga tahun 1994 sebelum akhirnya dihentikan sementara.
Setelah itu, posisi Honda City sempat digantikan oleh model lain bernama Honda Logo.
Honda City Berubah Menjadi Sedan
Setelah sempat vakum selama beberapa tahun, Honda kembali menghadirkan Honda City generasi ketiga pada tahun 1996.
Pada generasi ini terjadi perubahan besar karena Honda City tidak lagi menggunakan desain hatchback. Mobil ini beralih menjadi sedan empat pintu dengan tampilan yang lebih elegan.
Platform yang digunakan juga masih memiliki hubungan dengan Honda Civic generasi lama. Generasi ketiga ini menjadi model Honda City pertama yang masuk ke pasar Indonesia.
Di Indonesia, mobil ini tersedia dengan dua pilihan mesin yaitu 1.300 cc yang menghasilkan tenaga sekitar 95 PS dan mesin 1.500 cc dengan tenaga sekitar 106 horsepower.
Honda City generasi ini bersaing langsung dengan sejumlah sedan kompak populer pada masanya seperti Toyota Soluna dan Suzuki Baleno.
Era Honda Jazz dan Honda City
Pada awal 2000-an, Honda memperkenalkan mobil hatchback baru bernama Honda Fit di Jepang. Model ini kemudian dikenal dengan nama Honda Jazz di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Honda City dan Honda Jazz pada akhirnya menggunakan platform yang sama. Keduanya juga berbagi pilihan mesin yang serupa, seperti mesin 1.500 cc i-DSI yang menghasilkan tenaga sekitar 87 horsepower.
Pada tahun 2004, Honda City dan Honda Jazz resmi masuk ke Indonesia melalui agen pemegang merek Honda.
Kehadiran kedua mobil ini cukup sukses di pasar otomotif nasional karena menawarkan desain sporty serta efisiensi bahan bakar yang baik.
Baca Juga: Daftar Mobil Bekas Rp50–60 Juta yang Masih Bisa Dibeli 2026, Tapi Siap-Siap Ada PR Perbaikan
Generasi Modern Honda City
Perkembangan Honda City terus berlanjut hingga generasi kelima dan keenam yang hadir dengan desain lebih modern serta dimensi lebih besar.
Pada generasi yang dirilis sekitar tahun 2008, Honda City hadir dengan mesin 1.500 cc i-VTEC yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 118 PS dengan torsi 145 Nm.
Mobil ini juga sempat mengalami penyegaran desain pada tahun 2011 agar tampil lebih sporty dan modern.
Kemudian pada generasi berikutnya yang diperkenalkan sekitar tahun 2013, Honda City memiliki desain yang semakin ramping dan aerodinamis. Mesin yang digunakan juga masih mempertahankan kapasitas 1.500 cc dengan tenaga sekitar 120 PS.
Honda City Hatchback Menggantikan Honda Jazz
Perubahan besar terjadi pada tahun 2019 ketika Honda memperkenalkan Honda City generasi terbaru yang tersedia dalam dua pilihan bodi, yaitu sedan dan hatchback.
Versi hatchback inilah yang kemudian dipasarkan di berbagai negara Asia Tenggara sebagai pengganti Honda Jazz yang produksinya mulai dihentikan.
Di Indonesia, Honda City Hatchback menggunakan mesin 1.500 cc DOHC empat silinder yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 121 PS dengan torsi 145 Nm.
Mobil ini tersedia dengan pilihan transmisi manual enam percepatan dan CVT.
Dengan desain yang lebih sporty serta fitur yang semakin modern, Honda City kini menjadi salah satu model penting dalam lini kendaraan Honda.
Perjalanan panjang sejarah Honda City menunjukkan bagaimana mobil ini terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar, dari mobil kecil perkotaan hingga sedan modern dan hatchback sporty yang digemari banyak pengendara.
Editor : Axsha Zazhika