Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Sejarah Honda Jazz di Indonesia: Dari Generasi GD3 hingga GK5, Mengapa Hatchback Legendaris Ini Akhirnya Disuntik Mati?

Axsha Zazhika • Rabu, 11 Maret 2026 | 17:40 WIB

Sejarah Honda Jazz di Indonesia: Dari Generasi GD3 hingga GK5, Mengapa Hatchback Legendaris Ini Akhirnya Disuntik Mati?
Sejarah Honda Jazz di Indonesia: Dari Generasi GD3 hingga GK5, Mengapa Hatchback Legendaris Ini Akhirnya Disuntik Mati?
 

TRENGGALEK NJENGGELEK – Sejarah Honda Jazz di Indonesia menjadi salah satu kisah menarik dalam perkembangan mobil hatchback di pasar otomotif Tanah Air. Sejak pertama kali diperkenalkan, mobil ini langsung menjadi favorit banyak konsumen, terutama kalangan anak muda yang menginginkan kendaraan kompak dengan desain sporty.

Dalam perjalanan sejarah Honda Jazz di Indonesia, mobil hatchback ini telah melewati beberapa generasi dengan berbagai pembaruan desain dan teknologi. Popularitasnya bahkan membuat Honda Jazz menjadi salah satu mobil hatchback paling sukses yang pernah dipasarkan di Indonesia.

Honda Jazz pertama kali diperkenalkan secara global pada tahun 2001. Di beberapa negara seperti Jepang, Cina, dan Amerika, mobil ini dikenal dengan nama Honda Fit. Sementara di Eropa, Asia, Timur Tengah, hingga Australia, mobil ini dipasarkan dengan nama Honda Jazz.

Baca Juga: Daftar 7 HP Xiaomi Harga Rp1 Jutaan Paling Worth It 2026, Ada Kamera 108 MP dan Baterai 6000 mAh

Honda Jazz Generasi Pertama (GD3)

Honda Jazz generasi pertama mulai dipasarkan di Indonesia pada tahun 2004 dengan kode bodi GD3. Sebelumnya, model ini sudah diperkenalkan di Jepang pada 2001 dengan nama Honda Fit.

Di pasar Indonesia, Honda Jazz GD3 hadir dengan dua pilihan mesin, yaitu mesin 1.500 cc i-DSI dan mesin 1.500 cc VTEC.

Varian VTEC merupakan tipe tertinggi yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 110 daya kuda pada 5.800 rpm dan torsi 143 Nm pada 4.800 rpm. Sementara varian i-DSI menghasilkan tenaga sekitar 87 daya kuda dengan torsi 128 Nm.

Kedua varian tersebut tersedia dengan pilihan transmisi manual lima percepatan serta transmisi otomatis CVT.

Salah satu keunggulan Honda Jazz generasi pertama adalah konsumsi bahan bakar yang cukup efisien. Untuk varian i-DSI, konsumsi bahan bakar dapat mencapai sekitar 11 km per liter di dalam kota dan 13 km per liter untuk penggunaan luar kota.

Kesuksesan generasi pertama ini cukup besar. Secara global, Honda Jazz berhasil terjual hingga sekitar dua juta unit dalam beberapa tahun pertama sejak peluncurannya.

Baca Juga: Daftar HP Xiaomi Harga 1 Jutaan Terbaik 2026, Ada Baterai 6000 mAh, Layar 120 Hz hingga Kamera 108 MP

Honda Jazz Generasi Kedua (GE8)

Kesuksesan generasi pertama membuat Honda meluncurkan Honda Jazz generasi kedua dengan kode bodi GE8 pada tahun 2008.

Pada generasi ini, Honda Jazz hadir dengan dimensi yang lebih besar dan desain yang lebih modern, dinamis, serta sporty dibandingkan model sebelumnya.

Mesin yang digunakan juga lebih bertenaga, yaitu mesin 1.500 cc i-VTEC yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 120 daya kuda dengan torsi 145 Nm.

Di Indonesia, Honda Jazz generasi kedua dipasarkan dalam tiga varian, yaitu tipe A sebagai entry level, tipe S sebagai varian menengah, dan tipe RS sebagai varian tertinggi.

Varian RS menjadi yang paling lengkap dari sisi fitur. Beberapa teknologi yang tersedia antara lain paddle shift, cruise control, head unit layar sentuh 8 inci, serta kontrol audio pada setir.

Pada tahun 2011, Honda memberikan penyegaran atau facelift pada generasi ini dengan perubahan pada desain bumper depan dan belakang, grille yang lebih modern, serta lampu depan bergaya baru.

Selain itu, seluruh varian Honda Jazz juga mulai dilengkapi fitur keselamatan seperti dual SRS airbag serta sistem pengereman ABS dan EBD.

Honda Jazz Generasi Ketiga (GK5)

Honda Jazz generasi ketiga diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2014 dengan kode bodi GK5. Generasi ini membawa perubahan desain yang cukup signifikan dibandingkan model sebelumnya.

Tampilan eksteriornya menjadi lebih agresif dengan garis bodi yang tajam serta desain lampu depan yang lebih futuristik.

Lampu utama juga sudah menggunakan proyektor yang dilengkapi dengan LED Daytime Running Light (DRL) untuk meningkatkan visibilitas saat berkendara.

Pada tahun 2017, Honda kembali menghadirkan versi facelift dari Honda Jazz GK5. Model ini mendapatkan tambahan pilihan warna baru serta beberapa perubahan pada bagian eksterior.

Meski mengalami perubahan desain, sektor mesin masih menggunakan mesin 1.500 cc i-VTEC yang sama seperti generasi sebelumnya.

Untuk konsumsi bahan bakar, Honda Jazz GK5 mampu mencapai sekitar 12,5 km per liter untuk penggunaan dalam kota dan sekitar 15 km per liter untuk perjalanan luar kota.

Baca Juga: Daftar Harga Xiaomi Terbaru Februari 2026, Redmi A5 Mulai Rp1,3 Jutaan hingga Xiaomi 15T Pro Rp10 Jutaan, Ini Rinciannya

Mengapa Honda Jazz Dihentikan di Indonesia

Perjalanan panjang sejarah Honda Jazz di Indonesia akhirnya berakhir pada generasi ketiga. Pada tahun 2021, PT Honda Prospect Motor memutuskan untuk menghentikan penjualan Honda Jazz di Indonesia.

Salah satu alasan utama keputusan tersebut adalah perubahan desain Honda Fit generasi terbaru yang dianggap kurang sesuai dengan selera pasar Indonesia.

Desain Honda Fit generasi terbaru terlihat lebih membulat dan imut, berbeda dengan karakter sporty yang sebelumnya melekat pada Honda Jazz.

Sebagai gantinya, Honda kemudian menghadirkan Honda City Hatchback RS di Indonesia yang memiliki desain lebih sporty dan modern.

Tetap Populer di Pasar Mobil Bekas

Meskipun sudah tidak lagi diproduksi, Honda Jazz tetap menjadi salah satu mobil hatchback yang banyak dicari di pasar mobil bekas.

Harga bekasnya pun masih cukup stabil, bahkan untuk beberapa model tertentu bisa mencapai sekitar Rp195 juta hingga Rp200 juta.

Hal ini menunjukkan bahwa sejarah Honda Jazz di Indonesia telah meninggalkan kesan mendalam bagi para pecinta otomotif.

Mobil ini tidak hanya dikenal sebagai kendaraan praktis, tetapi juga sebagai hatchback legendaris yang pernah mendominasi pasar otomotif Indonesia.

 

Editor : Axsha Zazhika
#Honda Jazz Indonesia #Sejarah Honda Jazz #Honda Jazz GD3 #Honda City Hatchback RS #Honda Jazz GK5