Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Pengalaman 1 Bulan Pakai Uwinfly M100: Motor Listrik Murah Ini Ternyata Punya Sistem Keamanan Super Ketat, Jadi Kelebihan atau Kekurangan?

Edo Trianto • Rabu, 11 Maret 2026 | 21:40 WIB

 

Pengalaman 1 Bulan Pakai Uwinfly M100: Motor Listrik Murah Ini Ternyata Punya Sistem Keamanan Super Ketat, Jadi Kelebihan atau Kekurangan?
Pengalaman 1 Bulan Pakai Uwinfly M100: Motor Listrik Murah Ini Ternyata Punya Sistem Keamanan Super Ketat, Jadi Kelebihan atau Kekurangan?

TRENGGALEK JENGGELEK - Penggunaan Uwinfly M100 dalam jangka waktu tertentu mulai mengungkap berbagai kelebihan dan kekurangan motor listrik yang saat ini cukup populer di Indonesia. Setelah digunakan lebih dari satu bulan, sejumlah pengalaman menarik muncul, terutama terkait sistem keamanan yang dimiliki motor listrik ini.

Motor listrik Uwinfly M100 dikenal sebagai salah satu kendaraan listrik dengan harga terjangkau namun menawarkan fitur cukup lengkap. Namun setelah pemakaian sekitar satu bulan, pengguna mulai menemukan beberapa hal yang tidak disadari saat pertama kali membeli motor ini.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah sistem keamanan Uwinfly M100 yang ternyata sangat ketat. Bahkan, fitur keamanan tersebut bisa menjadi kelebihan sekaligus kekurangan tergantung pada situasi penggunaan di lapangan.

Sistem Keamanan Uwinfly M100 Terlalu Ketat?

Salah satu fitur utama pada Uwinfly M100 adalah sistem alarm serta kunci otomatis yang langsung aktif ketika motor diparkir. Sistem ini bekerja dengan cara mengunci roda serta stang secara otomatis sehingga motor tidak dapat didorong maju maupun mundur tanpa menggunakan kartu kunci khusus.

Fitur ini tentu sangat membantu untuk mencegah pencurian kendaraan. Ketika motor digeser atau rodanya diputar, alarm akan langsung berbunyi sehingga menarik perhatian sekitar.

Selain itu, ketika stang diputar ke arah tertentu, sistem akan otomatis mengunci posisi stang. Hal ini membuat motor semakin sulit dipindahkan tanpa izin pemilik.

Namun di sisi lain, sistem keamanan yang terlalu ketat ini justru dapat menjadi masalah dalam kondisi tertentu, terutama di Indonesia yang masih banyak menggunakan jasa juru parkir.

Potensi Masalah dengan Juru Parkir

Situasi yang sering terjadi adalah ketika pengendara memarkir Uwinfly M100 di area pertokoan atau tempat umum. Jika posisi parkir dianggap kurang rapi, biasanya juru parkir akan mencoba memindahkan motor agar lebih tertata.

Masalahnya, ketika sistem keamanan sudah aktif, motor tidak dapat digeser sama sekali. Hal ini bisa membuat juru parkir kebingungan karena motor tampak seperti terkunci penuh.

Jika juru parkir tidak mengetahui sistem keamanan motor listrik ini, situasi tersebut bisa memicu kesalahpahaman.

Karena itu, pemilik disarankan untuk memberi tahu juru parkir bahwa motor tersebut tidak dapat dipindahkan tanpa kartu kunci khusus.

Cara lain yang lebih aman adalah memastikan posisi parkir sudah benar sejak awal sehingga tidak perlu dipindahkan oleh orang lain.

Kendala Praktis Saat Digunakan Sehari-hari

Selain saat parkir di tempat umum, sistem keamanan ini juga bisa terasa merepotkan dalam situasi lain.

Misalnya ketika pemilik ingin memindahkan motor dari teras rumah ke dalam rumah saat hujan. Motor tidak dapat didorong sebelum kartu kunci digunakan untuk menonaktifkan sistem penguncian.

Jika pemilik lupa meletakkan kartu kunci di mana, motor tidak dapat dipindahkan dengan cepat. Situasi ini tentu cukup merepotkan, terutama ketika cuaca sedang buruk.

Sayangnya, hingga saat ini belum ditemukan pengaturan khusus untuk menonaktifkan fitur keamanan tersebut secara manual.

Buku Manual Kurang Lengkap

Kekurangan lain yang disoroti adalah buku manual yang dinilai kurang lengkap.

Sebagian besar motor listrik yang beredar di Indonesia hanya dibekali buku panduan universal yang berisi informasi umum seperti cara pengisian daya dan perawatan dasar.

Padahal, setiap model motor listrik memiliki fitur dan pengaturan berbeda yang seharusnya dijelaskan secara lebih detail dalam buku panduan khusus.

Jika buku manual lebih lengkap, pengguna tentu bisa lebih mudah memahami berbagai fitur tersembunyi maupun pengaturan pada motor listrik tersebut.

Penggunaan Selama Satu Bulan

Selama lebih dari satu bulan penggunaan, Uwinfly M100 yang diuji telah menempuh jarak sekitar 156 kilometer.

Motor ini sebenarnya jarang digunakan untuk aktivitas harian jarak jauh karena pemilik masih menggunakan kendaraan lain untuk perjalanan utama.

Namun untuk aktivitas ringan di sekitar lingkungan rumah atau kampung, motor listrik ini cukup nyaman digunakan.

Dari sisi performa, motor ini masih terasa responsif dan tidak menimbulkan suara berisik pada bodi.

Kapasitas Bagasi dan Modifikasi Spion

Selain sistem keamanan, salah satu hal yang sering ditanyakan pengguna adalah kapasitas bagasi Uwinfly M100.

Bagasi motor ini sebenarnya cukup dalam, namun untuk beberapa jenis helm posisi penyimpanannya harus diatur dengan benar agar tutup bagasi dapat ditutup sempurna.

Dalam pengujian menggunakan helm tipe NJS Kyros, helm tidak muat jika diletakkan dalam posisi normal. Namun jika diputar atau dibalik, helm masih bisa masuk ke dalam bagasi.

Sementara itu untuk spion, pengguna juga dapat mengganti dengan model lain selama menggunakan ukuran baut standar 8 mm. Banyak pilihan spion aftermarket yang tersedia di marketplace untuk motor listrik.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Uwinfly M100 tetap menjadi pilihan menarik di segmen motor listrik murah dengan fitur cukup lengkap.

Namun pengalaman penggunaan selama satu bulan menunjukkan bahwa sistem keamanan yang sangat ketat bisa menjadi pedang bermata dua.

Di satu sisi memberikan perlindungan maksimal dari pencurian, namun di sisi lain bisa menimbulkan sedikit kerepotan dalam penggunaan sehari-hari.

Editor : Edo Trianto
#Uwinfly M100 #review Uwinfly M100 #motor listrik Uwinfly M100 #fitur keamanan motor listrik #kekurangan Uwinfly M100