Xiaomi meluncurkan empat model sekaligus dalam seri terbaru ini, yaitu Redmi Note 15, Redmi Note 15 5G, Redmi Note 15 Pro 5G, dan Redmi Note 15 Pro Plus 5G. Namun dari seluruh lineup tersebut, Redmi Note 15 Pro 5G disebut-sebut sebagai varian yang paling menarik di kelas harga Rp4 jutaan.
Kehadiran HP ini juga menandai awal persaingan pasar smartphone 2026 yang diprediksi semakin sengit. Meski harga smartphone secara global mengalami tekanan akibat krisis komponen RAM, Xiaomi tetap mencoba menjaga nilai produknya agar tetap kompetitif di kelas midrange.
Harga Redmi Note 15 Pro 5G saat peluncuran memang mengalami kenaikan dibanding generasi sebelumnya. Namun kenaikannya relatif kecil, sekitar Rp300 ribu dari seri sebelumnya.
Kenaikan harga ini disebut masih masuk akal, mengingat adanya peningkatan spesifikasi yang cukup terasa. Secara persentase, harga hanya naik kurang dari 10 persen, sementara beberapa sektor penting justru mengalami peningkatan hingga 10–20 persen.
Menariknya, sejak beberapa generasi terakhir, seri Redmi Note Pro memang konsisten berada di kisaran harga Rp4,4 juta hingga Rp4,6 juta. Dengan posisi harga tersebut, Redmi Note 15 Pro 5G tetap berada dalam karakter khas lini Redmi Note yang dikenal menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga relatif terjangkau.
Salah satu peningkatan terbesar pada Redmi Note 15 Pro 5G terletak pada kapasitas baterainya. Xiaomi menyematkan baterai 6.580 mAh, naik sekitar 30 persen dibanding generasi sebelumnya yang memiliki kapasitas 5.110 mAh.
Baterai ini menggunakan teknologi silicon carbon yang memiliki kepadatan energi lebih tinggi. Kombinasi baterai besar dan bodi perangkat yang sedikit lebih besar membuat daya tahan HP ini meningkat signifikan.
Dalam pengujian penggunaan normal, baterai hanya berkurang sekitar 6–7 persen untuk streaming YouTube selama satu jam menggunakan WiFi. Sementara penggunaan navigasi selama satu jam menggunakan koneksi seluler hanya menghabiskan sekitar 8 persen baterai.
Untuk gaming, bermain Mobile Legends selama 30 menit di pengaturan 90 fps mengonsumsi sekitar 8–9 persen baterai. Sedangkan game berat seperti Genshin Impact selama 30 menit hanya menghabiskan sekitar 9–10 persen daya.
Pengisian daya tetap menggunakan fast charging 45 watt. Meski kapasitas baterai meningkat, waktu pengisian penuh hanya bertambah sekitar 15–20 menit dibanding generasi sebelumnya. Selain itu, smartphone ini juga mendukung reverse charging hingga 22,5 watt untuk mengisi perangkat lain.
Peningkatan lain yang cukup mencolok pada Redmi Note 15 Pro 5G adalah ukuran layarnya. Smartphone ini menggunakan layar AMOLED berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1.5K.
Ukuran tersebut menjadikannya layar terbesar sepanjang sejarah seri Redmi Note. Dengan kerapatan pixel mencapai 447 ppi, tampilan layar tetap tajam meski dimensinya besar.
Layar ini juga mendukung refresh rate 120Hz, Dolby Vision, HDR10+, serta dilindungi kaca Corning Gorilla Glass Victus 2. Tingkat kecerahan yang tinggi membuat layar tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.
Namun ada catatan pada optimalisasi refresh rate, terutama di beberapa aplikasi seperti YouTube yang terkadang terkunci di 60Hz jika menggunakan pengaturan otomatis.
Dari sektor performa, Redmi Note 15 Pro 5G menggunakan chipset Dimensity 7400 Ultra. Chip ini merupakan peningkatan kecil dari Dimensity 7300 Ultra yang digunakan pada generasi sebelumnya.
Perbedaannya tidak terlalu besar, hanya peningkatan clockspeed sekitar 0,1 GHz. Skor benchmark AnTuTu berada di kisaran 800 ribu hingga 900 ribu poin.
Untuk gaming ringan seperti Mobile Legends, smartphone ini mampu menjalankan permainan hingga 90 fps. Namun untuk game berat seperti Genshin Impact, performanya berada di kisaran 35 fps dengan pengaturan grafis rendah.
Dengan karakter tersebut, Redmi Note 15 Pro 5G lebih cocok sebagai HP all-rounder ketimbang perangkat khusus gaming.
Di sektor fotografi, Xiaomi masih mempertahankan kamera utama 200 MP yang sudah dilengkapi OIS. Kamera ini dipadukan dengan kamera ultrawide 8 MP.
Hasil foto dari kamera utama tetap menjadi daya tarik utama. Warna yang dihasilkan cenderung kontras dan tajam, dengan detail yang cukup baik baik di kondisi terang maupun indoor.
Sensor resolusi tinggi juga memungkinkan fitur crop zoom yang menghasilkan gambar lebih tajam dibanding digital zoom biasa.
Meski demikian, kamera ultrawide masih menjadi titik yang paling tertinggal dibanding kamera utama karena perbedaan resolusi yang cukup jauh.
Secara keseluruhan, Redmi Note 15 Pro 5G tetap mempertahankan karakter sebagai smartphone midrange all-rounder. Peningkatan terbesar hadir pada baterai yang jauh lebih besar serta layar yang semakin luas.
Dengan kombinasi harga yang masih kompetitif, spesifikasi seimbang, dan fitur lengkap seperti NFC, stereo speaker, hingga eSIM, perangkat ini diprediksi tetap menjadi salah satu pilihan populer di kelas Rp4–5 juta pada 2026.
Editor : Anggi Septiani