TRENGGALEK NJENGGELEK - Daedong Mobility GS100 Lite motor listrik Korea resmi diperkenalkan di Indonesia melalui PT DAT Mobility System. Kehadiran Daedong Mobility GS100 Lite motor listrik Korea ini langsung mencuri perhatian karena membawa konsep baterai swap dan menyasar segmen operasional hingga ojek online (ojol).
Motor listrik Daedong Mobility GS100 Lite motor listrik Korea ini menjadi salah satu dari tiga model yang dibawa PT DAT Mobility System, bersama E3 Mobility D7 dan Gesit GK5. Ketiganya hadir dengan konsep “One Solution for Every Segment”, menawarkan solusi kendaraan listrik untuk berbagai kebutuhan.
Secara tampilan, Daedong Mobility GS100 Lite mengusung desain skutik maxi dengan bodi bongsor yang memberikan kesan kokoh. Bagian depan dilengkapi lampu LED berukuran besar yang memanjang dari atas hingga bawah, memberikan tampilan modern sekaligus meningkatkan visibilitas saat berkendara.
Performa 6 kW dan Jarak Tempuh 100 KM
Dari sisi performa, motor listrik ini dibekali motor penggerak mid drive bertenaga 6 kW. Sistem ini dikombinasikan dengan rantai, berbeda dengan kebanyakan motor listrik yang menggunakan hub motor.
Untuk sumber daya, Daedong Mobility GS100 Lite menggunakan dua baterai lithium yang dipasang secara seri. Total kapasitasnya mencapai sekitar 96 volt dengan 30 Ah, yang mampu memberikan jarak tempuh hingga 100 kilometer dalam sekali pengisian.
Keunggulan lainnya adalah sistem baterai swap, yang memungkinkan pengguna mengganti baterai dengan cepat tanpa harus menunggu pengisian daya. Skema ini dinilai sangat cocok untuk kebutuhan operasional seperti ojol atau kurir.
Tiga Mode Berkendara dan Regenerative Braking
Motor listrik ini juga dilengkapi tiga mode berkendara, yakni Eco, Normal, dan Sport. Perbedaan utama dari masing-masing mode terletak pada respons tenaga, bukan kecepatan maksimum.
Mode Eco memberikan efisiensi tinggi dengan tarikan yang lebih halus, sementara mode Sport menawarkan respons lebih agresif, meski tenaga atas dinilai masih terbatas.
Selain itu, tersedia fitur regenerative braking yang dapat diaktifkan atau dinonaktifkan. Fitur ini membantu mengisi ulang daya baterai saat deselerasi, sekaligus memberikan sensasi berkendara yang lebih natural.
Baca Juga: Redmi A7 Pro Harga Sejutaan Bikin Kaget! Layar 120Hz dan Baterai 6000 mAh, Benarkah Layak Dibeli?
Fitur Lengkap untuk Kebutuhan Harian
Dari sisi fitur, Daedong Mobility GS100 Lite cukup lengkap. Panel instrumen digital menampilkan berbagai informasi seperti kecepatan, indikator baterai, hingga trip meter.
Motor ini juga memiliki dua kompartemen penyimpanan di bagian depan yang cukup luas untuk menampung botol minuman dan smartphone. Tersedia pula port USB untuk pengisian daya perangkat selama perjalanan.
Menariknya, terdapat dudukan khusus di tengah stang yang dapat digunakan sebagai holder ponsel, sangat membantu bagi pengemudi ojol untuk navigasi.
Kenyamanan dan Ergonomi
Dengan tinggi jok sekitar 770 mm dan posisi duduk yang rileks, motor ini cukup nyaman untuk berbagai postur tubuh, termasuk pengendara dengan tinggi 179 cm.
Bagian dek dirancang agar kaki tidak terlalu menekuk, sehingga memberikan kenyamanan saat perjalanan jauh. Suspensi depan teleskopik dan belakang dual shock adjustable juga memberikan bantingan yang cukup empuk, terutama di bagian depan.
Namun, terdapat beberapa catatan seperti ukuran pijakan kaki penumpang yang dirasa kurang lebar, serta suara dari sistem rantai yang masih terdengar saat digunakan.
Siap Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik
PT DAT Mobility System juga tengah menyiapkan ekosistem baterai swap di Indonesia, khususnya di wilayah Jabodetabek. Saat ini, sistem tersebut sudah lebih dulu berjalan di Bali.
Dengan konsep sewa atau sewa milik, motor listrik ini diharapkan bisa menjadi solusi ekonomis bagi pelaku usaha transportasi online.
Kesimpulan
Daedong Mobility GS100 Lite menawarkan kombinasi desain maxi, sistem baterai swap, serta performa yang cukup untuk kebutuhan harian dan operasional. Dengan jarak tempuh hingga 100 km dan fitur lengkap, motor listrik asal Korea ini berpotensi menjadi pemain baru yang diperhitungkan di pasar Indonesia.
Baca Juga: 7 Tanaman Liar Superfood Gratis, Kaya Protein dan Mineral, Bisa Gantikan Sayuran Mahal!
Editor : Fadhilah Salsa Bella