TRENGGALEK NJENGGELEK - Persaingan menuju motor listrik jarak 300 km terbaik 2026 semakin ketat. Berbagai produsen menghadirkan inovasi untuk meningkatkan jarak tempuh, performa, dan kenyamanan. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Maka Cavalry.
Motor listrik ini hadir dengan baterai 4 kWh dan motor listrik berkekuatan maksimal 9 kW atau setara 12 HP. Torsi yang dihasilkan mencapai 251 Nm, angka yang cukup besar untuk motor listrik di kelasnya.
Dalam konteks pencarian motor listrik jarak 300 km terbaik 2026, Maka Cavalry memang belum sampai pada angka tersebut. Namun, performa yang ditawarkan cukup menarik untuk penggunaan harian.
Dua Mode Berkendara, Dua Karakter Berbeda
Maka Cavalry dilengkapi dua mode berkendara: High Torque (HT) dan High Regen (HR).
Mode HT memberikan pengalaman berkendara yang agresif. Respons gas sangat cepat setelah motor berjalan, membuat akselerasi terasa ringan dan menyenangkan.
Sebaliknya, mode HR lebih fokus pada efisiensi energi. Namun, karakter berkendara menjadi kurang nyaman karena efek pengereman regeneratif yang terlalu kuat.
Akselerasi dan Top Speed
Dalam pengujian, motor ini mampu mencapai kecepatan hingga 108 km/jam. Akselerasinya juga cukup impresif, bahkan mendekati performa skutik mesin bensin 160 cc.
Namun, pada awal tarikan dari posisi diam, respons terasa sedikit lambat. Hal ini kemungkinan sengaja diatur untuk menjaga efisiensi energi.
Jarak Tempuh Jadi Kunci
Untuk mode HT, jarak tempuh mencapai sekitar 90 km dalam penggunaan agresif. Sementara mode HR mampu menembus 120 km.
Pabrikan mengklaim jarak maksimal hingga 160 km, tetapi dengan kecepatan rendah sekitar 25 km/jam. Ini membuatnya belum masuk kategori motor listrik jarak 300 km terbaik 2026.
Meski begitu, angka tersebut masih cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan.
Pengisian Daya Fleksibel
Motor ini menggunakan charger 500 watt yang bisa digunakan di rumah tanpa khawatir listrik anjlok. Waktu pengisian penuh sekitar 8 jam.
Untuk kebutuhan cepat, tersedia fast charging yang mampu menambah jarak tempuh 20 km hanya dalam 12 menit.
Kenyamanan dan Handling
Posisi duduk menjadi salah satu keunggulan utama. Ergonomi dirancang santai, mirip skutik premium.
Handling juga stabil dan mudah dikendalikan. Suspensi belakang nyaman, sementara bagian depan cenderung terlalu empuk saat menghantam jalan rusak.
Motor ini juga memiliki stabilitas baik saat menikung, meski kurang lincah saat menghadapi kemacetan karena bobotnya.
Fitur Cukup, Tapi Tidak Mewah
Dari sisi fitur, Maka Cavalry masih tergolong standar. Belum tersedia keyless, ABS, maupun konektivitas smartphone.
Namun, fitur dasar seperti lampu LED, speedometer digital, dan port USB sudah tersedia. Bahkan ada dudukan khusus untuk ponsel di bagian stang.
Kualitas dan Desain
Secara desain, motor ini terlihat modern dan sporty. Bagian depan terinspirasi motor sport, memberikan kesan agresif.
Material logam memiliki kualitas baik, tetapi finishing plastik masih perlu perbaikan. Beberapa bagian terlihat kurang presisi.
Layak Dibeli?
Dengan harga sekitar Rp35 jutaan, Maka Cavalry menawarkan value yang cukup menarik. Performa dan kenyamanan menjadi keunggulan utama.
Meski belum memenuhi standar motor listrik jarak 300 km terbaik 2026, motor ini tetap kompetitif di kelasnya.
Bagi pengguna yang mencari motor listrik harian dengan performa responsif dan biaya operasional rendah, Maka Cavalry bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula