TRENGGALEK NJENGGELEK- Pasar otomotif kembali diramaikan dengan kemunculan motor listrik sport Indonesia terbaru yang menawarkan desain agresif dan performa menjanjikan. Motor bernama Neu ini menjadi sorotan berkat tampilannya yang menyerupai motor sport kelas menengah.
Diperkenalkan dalam sebuah pameran otomotif besar, motor ini langsung mencuri perhatian berkat kombinasi harga kompetitif dan desain premium. Varian warna standar dibanderol sekitar Rp60 juta, sementara edisi khusus berwarna biru dijual hingga Rp75 juta karena jumlahnya terbatas.
Dalam perkembangan industri kendaraan listrik, kehadiran motor listrik sport Indonesia terbaru ini menjadi bukti bahwa produsen mulai serius menggarap segmen motor sport berbasis listrik.
Baca Juga: Rekomendasi HP Gaming 2 Jutaan Terbaik 2026, Spek Kencang dan Anti Ngelag untuk Push Rank!
Tampilan Kekar ala Motor 250 cc
Dari sisi desain, motor ini terlihat sangat berisi. Bentuk fairing yang menyatu dari depan hingga belakang memberikan kesan aerodinamis sekaligus modern.
Bagian depan memiliki kemiripan dengan motor sport premium, sedangkan bagian belakang tampil unik dengan garis desain berbeda. Kombinasi ini menciptakan identitas tersendiri.
Ukuran ban juga memperkuat kesan gagah. Ban depan menggunakan ukuran 110 mm, sementara ban belakang lebih lebar yaitu 150/50 ring 17. Hal ini membuat motor tampak stabil dan sporty.
Teknologi Penggerak Tanpa Rantai
Salah satu keunggulan utama dari motor listrik sport Indonesia terbaru ini adalah penggunaan hub motor di roda belakang. Dengan tenaga 5 kW, motor ini tidak memerlukan rantai atau belt seperti motor konvensional.
Ketiadaan rantai membuat tampilan lebih bersih sekaligus mengurangi perawatan. Selain itu, motor juga tidak memiliki knalpot, ciri khas kendaraan listrik yang ramah lingkungan.
Baterai berkapasitas 72V 100Ah menjadi sumber tenaga utama. Dengan kapasitas tersebut, motor mampu mencapai kecepatan hingga 150 km/jam.
Sistem Berkendara yang Berbeda
Pengalaman berkendara motor ini cukup unik. Meski tampil seperti motor sport, sistem pengoperasiannya lebih menyerupai motor matik.
Tidak ada kopling maupun perpindahan gigi. Tuas kiri berfungsi sebagai rem belakang, sementara tuas kanan untuk rem depan. Pengendara tidak perlu menggunakan kaki untuk mengoperasikan rem atau gigi.
Hal ini tentu memberikan kemudahan, terutama bagi pengguna baru yang ingin merasakan sensasi motor sport tanpa kerumitan.
Fitur Sederhana, Fokus Fungsional
Dari sisi fitur, motor ini tergolong sederhana. Panel instrumen digital hanya menampilkan informasi dasar seperti kecepatan, baterai, dan odometer.
Terdapat juga port USB untuk pengisian daya perangkat serta tombol-tombol standar seperti lampu, klakson, dan hazard. Namun, belum tersedia fitur modern seperti konektivitas smartphone atau sistem ABS.
Meski demikian, fitur yang ada sudah cukup untuk penggunaan harian.
Harga Kompetitif di Kelasnya
Dengan harga mulai Rp60 jutaan, motor ini menjadi salah satu opsi menarik di pasar motor listrik sport Indonesia terbaru. Terlebih dengan desain yang menyerupai motor sport premium, nilai yang ditawarkan terasa cukup sepadan.
Varian warna khusus memang lebih mahal, namun tidak ada perbedaan spesifikasi. Hal ini murni karena faktor eksklusivitas.
Kehadiran motor ini menunjukkan bahwa tren kendaraan listrik di Indonesia semakin berkembang, khususnya di segmen motor sport yang sebelumnya didominasi mesin bensin.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula