Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Fast Charging Tirano Indomobil Pakai Charger 16 Amp, Baterai Naik Hampir 50 Persen dalam 1 Jam, Lebih Cepat dari Charger Bawaan?

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Senin, 13 April 2026 | 11:55 WIB
Fast charging Tirano Indomobil pakai charger 16 amp, baterai naik hampir 50 persen hanya dalam 1 jam, jauh lebih cepat.(Pinterest)
Fast charging Tirano Indomobil pakai charger 16 amp, baterai naik hampir 50 persen hanya dalam 1 jam, jauh lebih cepat.(Pinterest)

Trenggalek - Uji coba fast charging Tirano Indomobil kembali menarik perhatian setelah berhasil meningkatkan kapasitas baterai hampir 50 persen hanya dalam waktu satu jam. Pengujian ini dilakukan menggunakan charger adjustable 16 ampere, jauh lebih besar dibanding charger bawaan yang hanya 5 ampere.

Dalam kondisi awal, baterai motor listrik Tirano berada di angka 28 persen. Setelah dilakukan pengisian selama kurang lebih 59 menit, kapasitas baterai melonjak menjadi 76 persen. Artinya, terjadi peningkatan hampir 50 persen dalam waktu satu jam. Hasil ini menunjukkan bahwa performa fast charging Tirano Indomobil memang bisa ditingkatkan secara signifikan dengan penggunaan charger berdaya lebih besar.

Selama ini, salah satu keluhan pengguna Tirano adalah waktu pengisian baterai yang cukup lama. Dengan charger standar bawaan pabrik berkapasitas 5 ampere, waktu pengisian penuh bisa mencapai lebih dari enam jam. Hal ini tentu menjadi kendala bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Penggunaan Charger Adjustable 16 Amp

Dalam pengujian ini, digunakan charger adjustable dengan kemampuan hingga 45 ampere. Namun, untuk menjaga keamanan, pengisian dilakukan pada level 16 ampere. Sebelum digunakan, voltase charger disesuaikan terlebih dahulu agar sesuai dengan spesifikasi baterai Tirano, yakni sekitar 87,6 volt.

Langkah ini penting untuk menghindari kerusakan pada baterai. Pengaturan voltase dilakukan secara manual menggunakan alat khusus, sehingga membutuhkan ketelitian. Setelah voltase sesuai, charger baru bisa digunakan untuk mengisi daya motor listrik tersebut.

Hasilnya, pengisian berjalan stabil dan signifikan. Dalam satu jam, kapasitas baterai meningkat hampir setengah dari total kapasitas.

Karakteristik Baterai LiFePO4

Salah satu faktor yang mendukung keberhasilan fast charging Tirano Indomobil ini adalah jenis baterai yang digunakan. Tirano diduga menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO4), yang dikenal lebih stabil dan tahan terhadap arus pengisian tinggi.

Baterai jenis ini memiliki keunggulan dalam hal keamanan dan daya tahan. Bahkan saat diuji setelah pengisian 1 jam dengan arus 16 ampere, kondisi baterai tetap dingin atau tidak mengalami peningkatan suhu signifikan.

Dalam dunia baterai, dikenal istilah “C-rate” atau tingkat pengisian. Untuk baterai LiFePO4, pengisian hingga 1C bahkan lebih masih tergolong aman. Dalam kasus ini, pengisian di angka 16 ampere dari kapasitas 32 Ah setara dengan sekitar 0,5C, yang masih sangat aman.

Alternatif Charger untuk Pengguna

Bagi pengguna Tirano atau Adora yang ingin meningkatkan kecepatan pengisian, terdapat beberapa pilihan charger di pasaran. Selain charger adjustable 45 ampere, tersedia juga versi 30 ampere yang lebih terjangkau.

Ada pula alternatif lain seperti charger dengan kapasitas hingga 20 ampere, meskipun pengaturan voltase biasanya sudah ditentukan oleh penjual dan tidak bisa diubah sendiri. Pengguna hanya perlu memastikan voltase sesuai dengan spesifikasi motor, yakni 87,6 volt.

Baca Juga: HP Kamera Sony Murah 2026 Terbaik Diburu Banyak Orang, Xperia 1 Mark 7 Ternyata Unggul di Performa Tapi Kamera Kalah

Namun, penggunaan charger non-standar tetap harus dilakukan dengan hati-hati. Kesalahan pengaturan voltase atau arus dapat berisiko merusak baterai.

Solusi untuk Mobilitas Tinggi

Dengan hasil pengujian ini, fast charging Tirano Indomobil bisa menjadi solusi bagi pengguna yang membutuhkan efisiensi waktu. Jika sebelumnya pengisian penuh memakan waktu hingga enam jam, kini waktu tersebut bisa dipangkas menjadi sekitar dua jam atau bahkan kurang, tergantung arus yang digunakan.

Hal ini tentu sangat membantu, terutama bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan jauh atau touring. Pengisian daya tidak lagi menjadi hambatan utama dalam penggunaan motor listrik.

Meski demikian, pengguna tetap disarankan untuk memahami batas aman baterai dan tidak sembarangan menggunakan arus tinggi tanpa perhitungan. Penggunaan charger dengan spesifikasi tepat menjadi kunci utama dalam menjaga performa dan umur baterai.

 

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#motor indomobil #motor listrik charging #motor listrik fast #rekomendasi motor listrik