Trenggalek - Uji coba jarak tempuh motor listrik Adora akhirnya dilakukan untuk membuktikan klaim pabrikan yang menyebutkan mampu menempuh hingga 110 kilometer. Pengujian ini dilakukan dalam kondisi penggunaan harian di jalan perkotaan dengan berbagai skenario lalu lintas.
Sejak awal, motor listrik Adora memang digadang-gadang sebagai kendaraan ideal untuk mobilitas dalam kota. Dengan spesifikasi motor 3 kW dan baterai 76 volt 32 Ah, klaim jarak tempuh motor listrik Adora menjadi salah satu daya tarik utama yang ingin dibuktikan secara langsung.
Pengujian dimulai dari kawasan BSD menuju Danau Citra 8 di Tangerang, dengan total jarak pulang-pergi sekitar 68 kilometer. Selama perjalanan, pengendara menggunakan kecepatan rata-rata 40 km/jam dengan kombinasi mode berkendara yang disesuaikan kondisi jalan.
Performa Awal dan Konsumsi Baterai
Pada 10 kilometer pertama, baterai berkurang sekitar 8 persen. Artinya, konsumsi energi masih tergolong efisien. Bahkan dalam 20 kilometer perjalanan, baterai tersisa 80 persen, menunjukkan rasio sekitar 1 persen baterai untuk 1 kilometer.
Saat mencapai 30 kilometer, sisa baterai berada di angka 70 persen. Pola ini memperkuat indikasi bahwa motor listrik Adora cukup konsisten dalam efisiensi energi, terutama saat digunakan pada kecepatan stabil dan lalu lintas tidak terlalu padat.
Namun kondisi berubah saat perjalanan pulang. Lalu lintas yang lebih padat membuat pengendara lebih sering melakukan akselerasi dan deselerasi, sehingga konsumsi baterai menjadi lebih boros.
Hasil Akhir Tes Jarak Tempuh
Setelah menyelesaikan perjalanan pulang-pergi sejauh 68 kilometer, sisa baterai berada di angka 28 persen. Untuk memastikan hasil lebih akurat, pengujian dilanjutkan hingga mencapai total 80 kilometer.
Hasilnya, baterai tersisa 12 persen setelah menempuh 80 kilometer. Artinya, total penggunaan baterai mencapai sekitar 88 persen untuk jarak tersebut.
Jika dihitung, efisiensi motor ini berada di angka sekitar 1,1 persen baterai per kilometer. Dengan perhitungan tersebut, maka estimasi jarak tempuh maksimal berada di kisaran 90–91 kilometer dalam kondisi penggunaan nyata.
Klaim 110 Km, Realistis atau Tidak?
Dari hasil pengujian, klaim 110 kilometer memang belum sepenuhnya tercapai. Namun, hasil 90 kilometer tergolong realistis untuk penggunaan harian di dalam kota dengan kondisi lalu lintas yang bervariasi.
Perbedaan ini bisa dipengaruhi banyak faktor, seperti gaya berkendara, kondisi jalan, beban kendaraan, hingga kecepatan rata-rata. Dalam kondisi ideal—jalan lurus, kecepatan stabil, dan minim hambatan—bukan tidak mungkin jarak tempuh bisa mendekati klaim pabrikan.
Kenyamanan dan Fitur Pendukung
Selain soal jarak tempuh, motor listrik Adora juga menawarkan kenyamanan berkendara yang cukup baik. Suspensi terasa empuk, sehingga mampu meredam guncangan di jalanan tidak rata.
Fitur tambahan seperti hill assist juga membantu saat berkendara di tanjakan, mencegah motor mundur. Sistem pengereman cakram di depan dan belakang memberikan kontrol yang cukup baik saat deselerasi.
Menariknya, motor ini juga dilengkapi tombol mundur yang memudahkan manuver di area parkir sempit. Akselerasi awal pun terasa halus tanpa hentakan, memberikan pengalaman berkendara yang nyaman.
Catatan Kekurangan
Meski memiliki banyak keunggulan, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah posisi tombol klakson yang dinilai kurang ergonomis dan agak sulit dijangkau.
Selain itu, waktu pengisian daya tergolong lama. Untuk mengisi baterai dari 8 persen hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 7 jam. Hal ini disebabkan charger bawaan yang hanya memiliki output 5 ampere.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, jarak tempuh motor listrik Adora terbukti mampu mencapai sekitar 80–90 kilometer dalam penggunaan nyata. Meski belum menyentuh angka klaim 110 kilometer, performa ini sudah cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan.
Dengan efisiensi yang cukup baik, fitur lengkap, dan kenyamanan berkendara, motor listrik Adora tetap menjadi pilihan menarik di segmen kendaraan listrik untuk penggunaan sehari-hari.
Editor : Auliya Nur'Aini KhafadzohSumber : You Tube, DIOLAH