TRENGGALEK NJENGGELEK - OPPO kembali meramaikan pasar entry level dengan menghadirkan OPPO A6X.
Dengan harga mulai Rp1,6 jutaan, HP ini langsung menarik perhatian karena membawa sejumlah spesifikasi yang tak biasa di kelasnya.
Review OPPO A6X pun menjadi sorotan, terutama karena ada beberapa fitur yang membuatnya terasa “naik kelas”.
Di segmen HP 1 jutaan, biasanya pengguna hanya mendapatkan spesifikasi standar.
Namun, OPPO A6X mencoba tampil beda. Meski dikenal kuat di kelas flagship, kali ini OPPO tampak serius menggarap lini entry level mereka.
Dalam review OPPO A6X, ada sejumlah poin menarik yang membuat HP ini layak dilirik, meskipun tetap memiliki beberapa catatan penting.
Baca Juga: 7 HP RAM 12 GB Murah Terbaik 2026, Performa Ngebut Tanpa Lemot Mulai Rp3 Jutaan !
Desain Simpel dengan Sentuhan Estetik
Secara tampilan, OPPO A6X hadir dengan desain minimalis. Varian warna seperti Violet Purple memberikan efek visual unik berupa motif menyerupai kelopak bunga saat terkena cahaya.
Material bodi menggunakan polikarbonat, yang umum di kelas ini. Penempatan tombol standar, serta masih adanya headphone jack menjadi nilai tambah.
Namun, fitur seperti NFC dan gyroscope belum tersedia, yang bisa menjadi kekurangan bagi sebagian pengguna.
OPPO A6X juga sudah mengantongi sertifikasi IP64, yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air ringan.
Layar 120Hz Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu keunggulan utama dalam review OPPO A6X adalah sektor layar. HP ini dibekali panel LCD 6,75 inci dengan refresh rate 120Hz.
Fitur ini tergolong langka di kelas harga Rp1 jutaan. Pengalaman scrolling terasa lebih mulus, terutama saat digunakan untuk media sosial seperti Instagram atau YouTube.
Kecerahan layar juga cukup baik, bahkan mampu mencapai 1125 nits dalam kondisi tertentu.
Meski resolusinya masih HD+, kualitas visualnya tetap nyaman untuk penggunaan sehari-hari.
Performa Ngebut Berkat UFS 2.2
Hal yang cukup mengejutkan dari review OPPO A6X adalah penggunaan memori internal UFS 2.2. Teknologi ini biasanya ditemukan di HP kelas lebih tinggi.
Dengan UFS 2.2, kecepatan baca-tulis data meningkat signifikan dibanding eMMC.
Ini berdampak langsung pada performa, seperti membuka aplikasi dan loading game yang lebih cepat.
Ditenagai prosesor Snapdragon 685, performanya cukup untuk kebutuhan harian hingga gaming ringan.
Game seperti Mobile Legends masih bisa berjalan di kisaran 60 fps, meskipun kadang turun saat kondisi ramai.
Namun, untuk pengguna yang mengincar performa gaming kompetitif, HP ini masih kurang optimal.
Baterai Jumbo, Tapi Charging Lambat
OPPO A6X dibekali baterai besar 6500 mAh, yang menjadi salah satu nilai jual utamanya.
Untuk penggunaan normal, daya tahan baterai bisa seharian bahkan lebih.
Menariknya, HP ini juga mendukung reverse charging. Namun, kecepatan pengisian daya justru menjadi kelemahan.
Dengan charger 15W, waktu pengisian penuh bisa mencapai 2 jam 40 menit.
Hal ini membuat pengguna perlu mengatur waktu charging, misalnya saat malam hari.
Kamera Standar, Sesuai Harga
Di sektor kamera, OPPO A6X mengandalkan kamera utama 13 MP dan kamera depan 8 MP.
Hasil foto tergolong standar untuk kelas 1 jutaan. Dalam kondisi cahaya cukup, hasilnya masih bisa diterima, meski warna terlihat kurang tajam dan dynamic range terbatas.
Untuk kondisi minim cahaya, kualitas menurun cukup signifikan. Night mode membantu, tetapi tetap tidak bisa diharapkan untuk hasil foto estetik.
Layak Dibeli, Tapi Ada Syaratnya
Berdasarkan review OPPO A6X, HP ini menawarkan kombinasi menarik di kelas entry level.
Mulai dari layar 120Hz, memori UFS 2.2, hingga baterai besar 6500 mAh.
Namun, ada catatan penting. Varian yang direkomendasikan adalah RAM 4GB dengan harga di bawah Rp2 juta.
Sementara varian RAM 6GB dinilai kurang worth it karena harganya naik signifikan tanpa peningkatan fitur berarti.
Secara keseluruhan, OPPO A6X cocok untuk pengguna yang mencari HP murah dengan performa stabil dan baterai tahan lama.
Namun, bagi yang membutuhkan fitur seperti NFC, kamera bagus, atau gaming serius, sebaiknya mempertimbangkan opsi lain.
Baca Juga: Kenapa HP RAM 12 GB Murah Jadi Buruan ? Ini 7 Pilihan Terbaik 2026 dengan Spek Dewa !
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan