JAKARTA – Pasar smartphone flagship di Indonesia kembali diguncang dengan kehadiran jawara terbaru dari Vivo, yakni Vivo X300 Pro. Perangkat ini tidak hanya membawa spesifikasi hardware "monster" yang sudah menjadi ciri khas seri X, tetapi juga memberikan kejutan besar pada sektor perangkat lunak. Untuk pertama kalinya, Vivo Indonesia resmi menyematkan Origin OS, antarmuka (UI) yang sebelumnya eksklusif untuk pasar China, menggantikan Fun Touch OS yang selama ini dianggap terlalu sederhana oleh para loyalisnya.
Langkah ini menjadi sangat penting bagi Vivo untuk menutup celah kelemahan mereka selama ini. Dengan Origin OS, pengguna kini dapat menikmati visual yang lebih estetis, animasi yang jauh lebih halus, serta kustomisasi lock screen yang sangat fleksibel ala iPhone. Kehadiran OS baru ini menjadi tandem sempurna bagi performa gahar yang ditawarkan oleh chipset terbaru MediaTek, Dimensity 9500, yang tertanam di balik dapur pacunya.
Vivo X300 Pro hadir sebagai paket lengkap bagi mereka yang mendambakan kemewahan desain, kecanggihan software, dan kekuatan kamera tingkat profesional dalam satu genggaman. Mesin ini siap bertarung di liga premium Indonesia, bersaing ketat dengan brand besar lainnya namun tetap menawarkan keunggulan hardware yang sulit untuk "dimendingin" oleh kompetitor di kelasnya.
Baca Juga: Pengelolaan Sampah Hadapi Tantangan Berat Minim Tenaga dan Anggaran
Performa Gila Dimensity 9500 dan Skor Antutu Tembus 3 Juta
Dapur pacu Vivo X300 Pro ditenagai oleh chipset Dimensity 9500 yang sangat powerful. Dalam pengujian sintetis, skor Antutu 11 perangkat ini diklaim mampu menembus angka lebih dari 3 juta poin. Untuk mendukung performa tersebut, Vivo Indonesia hanya merilis satu varian memori super lega, yakni RAM 16 GB LPDDR5X dengan penyimpanan internal 512 GB UFS 4.1.
Saat digunakan untuk melibas gim berat seperti Genshin Impact dengan pengaturan grafik "rata kanan", HP ini tetap stabil di angka 59 FPS. Meski performanya sangat tinggi, manajemen suhunya tergolong baik, bertahan di angka maksimal 45 derajat Celsius untuk tugas berat dan tetap adem di angka 40 derajat saat memainkan Mobile Legends pada 120 FPS. Daya tahan ini juga didukung oleh baterai "badak" berkapasitas 6.510 mAh yang sanggup menemani aktivitas seharian penuh.
Kamera Periskop 200 MP: Raja Fotografi Panggung
Sektor fotografi tetap menjadi nilai jual utama dari seri X. Vivo X300 Pro kini menggunakan sensor utama generasi terbaru, Sony LYTIA 828, dan sensor telefoto periskop Samsung ISOCELL HPB berukuran besar 1/1,4 inci dengan resolusi 200 MP. Hasilnya, tangkapan gambar dari jarak jauh tetap memiliki detail yang luar biasa tajam, bahkan dalam situasi minim cahaya seperti saat menonton konser musik.
Baca Juga: Mini PC Murah ECS Liva One A300 Bisa Upgrade Ryzen 5000, Main GTA 5 Tembus 40 FPS!
Bagi para penggemar fotografi serius, Vivo juga menyediakan aksesori tambahan berupa Photography Kit. Kit ini mencakup lensa telefoto tambahan dan grip khusus yang dilengkapi tombol shutter serta slider zoom fisik layaknya kamera profesional. Kemampuan rekam videonya pun tidak main-main; kamera depan kini mendukung resolusi 4K 60 FPS dengan stabilisasi yang sangat mumpuni, membuat aktivitas vlogging menjadi lebih profesional.
Layar LTPO Efisien dan Fitur Shortcut Baru
Beralih ke sektor tampilan, Vivo X300 Pro menggunakan panel AMOLED LTPO berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K. Teknologi LTPO memungkinkan layar menurunkan refresh rate hingga 1 Hz saat statis untuk menghemat baterai, dan melesat hingga 120 Hz saat scrolling. Tingkat kecerahannya pun sangat tinggi, menjamin keterbacaan layar yang sempurna meski di bawah sinar matahari langsung.
Secara desain, Vivo memberikan sentuhan minimalis pada ring kamera dan bingkai yang kini dibuat lebih flat. Ada tambahan fitur fisik menarik berupa tombol shortcut di sisi kiri yang fungsinya dapat disesuaikan, mulai dari mengaktifkan mode getar, senter, hingga membuka aplikasi tertentu. Meskipun kualitas speakernya masih cenderung dominan di nada tinggi (treble), pengalaman multimedia secara keseluruhan tetap terasa sangat premium.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Dengan segala peningkatan masif dari segi hardware dan software, harga Vivo X300 Pro mengalami kenaikan sebesar Rp1 juta dibandingkan generasi sebelumnya. Perangkat ini dibanderol dengan harga Rp18.999.000. Meski naik, harga ini dinilai masih cukup kompetitif mengingat kompetitor terdekatnya dari brand lain rata-rata sudah menyentuh angka di atas Rp19 juta hingga Rp20 jutaan. Vivo X300 Pro menjadi pilihan yang sangat kuat bagi pengguna yang menginginkan smartphone flagship dengan hardware monster dan software yang kini jauh lebih "fun" dan modern.
Editor : Natasha Eka Safrina