TRENGGALEK NJENGGELEK - Harga Indomobil Sprinto Indonesia menjadi salah satu topik yang banyak dicari di pasar otomotif 2026.
Motor listrik ini hadir dengan konsep yang cukup unik, yakni menghadirkan sensasi berkendara seperti skutik bensin pada umumnya.
Dengan harga Indomobil Sprinto Indonesia yang berada di kisaran Rp25 jutaan, motor ini mencoba menarik perhatian konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa kehilangan rasa berkendara konvensional.
Desain Ala Skutik Jepang yang Familiar
Indomobil Sprinto mengusung desain yang disebut “main aman” dengan tampilan yang sangat familiar bagi pengguna motor di Asia Tenggara.
Bentuk bodi yang tajam dan garis desain yang agresif membuatnya sekilas mirip dengan motor populer seperti Honda Vario atau Beat.
Lampu depan sudah menggunakan teknologi LED lengkap dengan DRL, sementara desain keseluruhan terlihat modern dan mudah diterima pasar.
Fitur Melimpah di Kelasnya
Salah satu daya tarik utama dari motor ini adalah fitur yang sangat lengkap.
Panel instrumen sudah menggunakan layar sentuh yang bisa melakukan screen mirroring dan terhubung dengan smartphone.
Selain itu, tersedia fitur Bluetooth speaker, indikator G-force, hingga traction control system (TCS) yang jarang ditemukan di motor listrik sekelasnya.
Fitur lain seperti hill start assist, regenerative braking, dan anti-theft alarm semakin menambah nilai jual.
Performa Motor dan Mode Berkendara
Motor ini menggunakan sistem hub drive dengan tenaga sekitar 3,5 kW.
Meski terlihat kecil, torsi yang dihasilkan mencapai 195 Nm, memberikan akselerasi yang cukup responsif.
Tersedia tiga mode berkendara, yaitu comfort, sport, dan boost.
Mode comfort cocok untuk penggunaan santai dengan kecepatan sekitar 40 km/jam.
Mode sport bisa mencapai sekitar 60-67 km/jam, sedangkan mode boost mampu menembus hingga 90 km/jam.
Baterai dan Sistem Pengisian
Indomobil Sprinto menggunakan baterai lithium tipe LFP dengan kapasitas sekitar 2,45 kWh.
Baterai ini sudah mendukung fast charging, meski pengisian cepat harus dilakukan langsung melalui konektor khusus.
Dalam penggunaan harian, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 110 km tergantung mode berkendara.
Kenyamanan dan Ergonomi
Dari sisi ergonomi, motor ini terasa seperti skutik konvensional.
Tinggi jok sekitar 770 mm membuatnya cukup ramah bagi pengendara dengan tinggi rata-rata.
Posisi duduk nyaman dengan setang yang tidak terlalu tinggi, meski terasa sedikit lebar saat digunakan di jalan sempit.
Handling dan Pengalaman Berkendara
Handling motor ini cukup stabil, terutama saat digunakan di kecepatan menengah hingga tinggi.
Suspensi belakang yang bisa diatur memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan pengendara.
Namun, saat disetel terlalu keras, kenyamanan bisa sedikit berkurang.
Harga dan Posisi di Pasar
Harga Indomobil Sprinto Indonesia berada di kisaran Rp25 jutaan, menempatkannya di segmen menengah.
Posisi ini membuatnya berada di antara model entry-level dan premium dari Indomobil eMotor.
Dengan fitur lengkap dan performa yang cukup baik, motor ini menjadi opsi menarik bagi pengguna yang ingin naik kelas dari motor listrik biasa.
Secara keseluruhan, motor ini cocok untuk pengguna yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa kehilangan rasa berkendara skutik konvensional.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula