Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Terbongkar! Motor Listrik Polytron Fox Air Diuji Jarak 130 Km Sekali Cas, Hasilnya Bikin Kaget dan Picu Perdebatan

Izahra Nurrafidah • Minggu, 19 April 2026 | 16:20 WIB
Terbongkar! Motor Listrik Polytron Fox Air Diuji Jarak 130 Km Sekali Cas, Hasilnya Bikin Kaget dan Picu Perdebatan
(Kredit Foto:Gemini Ai)
Terbongkar! Motor Listrik Polytron Fox Air Diuji Jarak 130 Km Sekali Cas, Hasilnya Bikin Kaget dan Picu Perdebatan
(Kredit Foto:Gemini Ai)

TRENGGALEK - motor listrik Polytron Fox Air kembali menjadi sorotan setelah sebuah kanal YouTube melakukan pengujian langsung untuk membuktikan klaim pabrikan yang menyebut motor ini mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian daya. Uji coba ini dilakukan secara mandiri oleh kreator konten otomotif dari Royal Channel dengan metode pemakaian harian hingga baterai benar-benar habis.

Sejak awal video, penguji menegaskan bahwa eksperimen ini bertujuan untuk melihat apakah motor listrik Polytron Fox Air benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang dipromosikan. Ia memulai perjalanan di pagi hari setelah salat subuh dengan kondisi baterai penuh, sambil mengandalkan data pada panel motor serta aplikasi resmi yang terhubung dengan kendaraan.

Dalam pengujian tersebut, motor listrik Polytron Fox Air digunakan untuk aktivitas berkendara harian secara bertahap selama beberapa hari. Setiap perjalanan dicatat melalui odometer dan aplikasi, termasuk jarak tempuh harian serta sisa kapasitas baterai. Metode ini dilakukan agar hasil lebih mendekati pemakaian nyata di lapangan, bukan sekadar simulasi singkat.

Baca Juga: 7 HP Samsung RAM 8/256 GB Terbaik 2026, Performa Kencang dan Memori Lega Jadi Incaran!

Metode Pengujian Jarak Tempuh

Penguji menjelaskan bahwa metode yang digunakan adalah mengendarai motor listrik Polytron Fox Air hingga baterai benar-benar mencapai 0 persen. Data perjalanan diakumulasi dari hari ke hari, termasuk perjalanan pendek maupun jauh. Dari catatan awal, motor sudah menempuh lebih dari 40 kilometer hanya dalam beberapa trip pertama.

Namun, proses pengujian tidak berjalan mulus. Pada hari berikutnya, terjadi kendala pada aplikasi yang tidak merekam riwayat perjalanan. Hal ini membuat data sempat tidak sinkron antara motor dan aplikasi, sehingga penguji harus menghubungi pihak Polytron untuk klarifikasi.

Gangguan Aplikasi dan Data Tidak Terdeteksi

Masalah serius muncul ketika sistem aplikasi dari motor listrik Polytron Fox Air tidak mencatat sebagian perjalanan pada hari tertentu. Padahal, pengguna mengaku telah menempuh jarak lebih dari 40 kilometer dalam beberapa rute. Kondisi ini membuat data pengujian sempat dianggap tidak lengkap.

Pihak Polytron kemudian merespons dengan melakukan pengecekan sistem. Sehari setelah laporan, aplikasi kembali normal dan data perjalanan kembali muncul. Namun, masalah belum sepenuhnya selesai karena pada sisa baterai tertentu, fitur odometer digital di aplikasi kembali mengalami gangguan dan hanya menampilkan estimasi jarak.

Meski demikian, penguji tetap melanjutkan eksperimen terhadap motor listrik Polytron Fox Air dengan mengandalkan data yang masih tersedia di panel motor. Dari hasil sementara, tercatat jarak tempuh mencapai sekitar 106 kilometer dengan sisa baterai 23 persen.

Baca Juga: 7 HP Samsung RAM 8/256 GB Terbaik 2026, Ini Daftar Paling Worth It untuk Jangka Panjang!

Hasil Akhir Pengujian

Setelah proses pengamatan dihentikan karena data tidak lagi konsisten, hasil akhir dihitung berdasarkan kombinasi odometer, perjalanan tercatat, dan estimasi sisa daya. Dari perhitungan tersebut, total jarak yang berhasil ditempuh motor listrik Polytron Fox Air diperkirakan mencapai sekitar 139 kilometer.

Angka ini terdiri dari 106 kilometer perjalanan utama, tambahan sekitar 5 kilometer yang masih tercatat, serta estimasi jarak sisa baterai sekitar 28 kilometer sebelum benar-benar habis. Hasil ini justru melampaui klaim awal pabrikan yang menyebut 130 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Meski demikian, penguji menegaskan bahwa hasil tersebut tetap memiliki catatan penting, terutama terkait gangguan aplikasi yang sempat membuat data tidak sepenuhnya akurat. Hal ini membuat sebagian pengamatan tidak bisa diverifikasi secara penuh.

Uji coba ini pun memunculkan diskusi di kalangan pengguna kendaraan listrik, terutama mengenai konsistensi data digital pada kendaraan modern. Terlepas dari itu, motor listrik Polytron Fox Air tetap menunjukkan performa yang kompetitif dalam hal efisiensi jarak tempuh di kelasnya.

Editor : Izahra Nurrafidah
#uji jarak tempuh #motor listrik Polytron Fox Air #Polytron Fox Air 130 km #kendaraan listrik EV #motor listrik indonesia