(Kredit Foto:Gemini Ai)
TRENGGALEK- uji jarak tempuh Polytron Fox 350 kembali menjadi sorotan setelah sebuah pengujian real-world menunjukkan hasil yang cukup mengejutkan. Dalam kondisi penggunaan sehari-hari, motor listrik ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 100 kilometer hanya dengan satu kali pengisian daya.
Pengujian uji jarak tempuh Polytron Fox 350 dilakukan dengan skenario realistis, yakni pengendara berbobot sekitar 100 kilogram, menggunakan mode D secara penuh tanpa penghematan ekstrem maupun penggunaan mode S. Kecepatan rata-rata juga dibuat stabil di kisaran 40 hingga 60 km/jam untuk menggambarkan pemakaian di jalan perkotaan maupun antar-kota ringan.
Sejak awal pengujian uji jarak tempuh Polytron Fox 350, baterai dalam kondisi 100 persen dan trip meter di-nol-kan. Pengujian dilakukan secara kontinu untuk melihat seberapa jauh daya tahan baterai dalam kondisi konstan, termasuk saat menghadapi variasi lalu lintas seperti menyalip kendaraan lambat hingga kondisi jalan yang naik turun.
Baca Juga: 5 HP RAM 12 GB Murah Awal 2026, Performa Ngebut dengan Fitur Premium Mulai Rp5 Jutaan!
Metode Pengujian Real World
Penguji menggunakan pendekatan penggunaan normal, bukan metode hemat ekstrem. Motor dibiarkan berjalan di mode D secara terus-menerus, dengan kecepatan stabil 50–60 km/jam. Bahkan pada beberapa kondisi, motor tetap dipaksa mempertahankan kecepatan meskipun harus menyalip kendaraan lain.
Dalam perjalanan awal, penurunan baterai terlihat cukup wajar. Pada jarak 10 km, baterai masih berada di 91 persen. Menariknya, penurunan daya tidak terlalu drastis meskipun motor digunakan secara konstan.
Hasil Jarak Tempuh dan Performa Baterai
Memasuki perjalanan lebih jauh, tepatnya di kisaran 40 km, baterai masih berada di angka 63 persen. Hal ini menunjukkan efisiensi yang cukup baik untuk penggunaan dengan beban berat dan kecepatan menengah-tinggi.
Bahkan saat mencapai 70 km, baterai masih tersisa sekitar 37 persen. Penguji menyebut penurunan daya terasa stabil, terutama ketika motor dikendarai pada kecepatan konstan 60 km/jam.
Menariknya, hingga mendekati 100 km, baterai masih menyisakan sekitar 9–10 persen daya. Pada titik ini, estimasi jarak tambahan yang ditampilkan sistem masih berkisar belasan kilometer, menunjukkan potensi total jarak tempuh bisa menembus lebih dari 110 km dalam kondisi tertentu.
Catatan Charging Indicator dan Efisiensi
Salah satu temuan penting dalam uji jarak tempuh Polytron Fox 350 adalah perbedaan hasil pengisian baterai berdasarkan indikator charger. Ketika indikator pengisian belum berubah menjadi hijau, penurunan baterai dari 100 persen cenderung lebih cepat.
Sebaliknya, jika proses pengisian benar-benar sampai indikator hijau, daya baterai disebut lebih stabil dan tidak cepat turun pada kilometer awal. Pada kondisi ini, penurunan dari 100 persen ke 99 persen baru terjadi setelah sekitar 5–6 km perjalanan.
Kenyamanan Berkendara
Selain baterai, aspek kenyamanan juga menjadi sorotan dalam pengujian ini. Posisi berkendara dinilai cukup ergonomis, bahkan pengendara masih bisa selonjoran saat perjalanan jauh.
Namun, satu catatan datang dari bagian jok yang dinilai kurang tebal untuk pengendara dengan bobot di atas rata-rata. Meski begitu, material kulit jok disebut tetap empuk dan nyaman untuk penggunaan normal.
Baca Juga: Harga Turun Gila! 10 HP Spek Dewa 2026 Ini Mendadak Murah, Mulai Rp1 Jutaan
Kesimpulan
Secara keseluruhan, uji jarak tempuh Polytron Fox 350 menunjukkan hasil yang cukup impresif. Dengan gaya berkendara realistis, motor ini mampu menempuh jarak mendekati atau bahkan lebih dari 100 km dalam sekali pengisian daya.
Performa baterai yang stabil di kecepatan 50–60 km/jam menjadi nilai tambah, terutama untuk penggunaan harian di perkotaan. Meski terdapat beberapa catatan kecil pada kenyamanan jok dan perbedaan indikator charging, secara umum motor listrik ini dinilai cukup efisien dan kompetitif di kelasnya.
Editor : Izahra Nurrafidah