Motor Listrik Volta Dipakai Ojol 200 KM Sehari, Hemat Tapi Ternyata Ini Kendala Utamanya!

Edo Trianto • Dipublikasikan Minggu, 19 April 2026 | 17:55 WIB
Motor Listrik Volta Dipakai Ojol 200 KM Sehari, Hemat Tapi Ternyata Ini Kendala Utamanya! (pinterest)
Motor Listrik Volta Dipakai Ojol 200 KM Sehari, Hemat Tapi Ternyata Ini Kendala Utamanya! (pinterest)

TRENGGALEK JENGGELEK - Motor listrik Volta semakin banyak digunakan oleh pengemudi ojek online (ojol) untuk aktivitas harian. Bahkan, motor listrik Volta terbukti mampu digunakan hingga jarak 200 kilometer per hari oleh para driver. Namun, di balik efisiensinya, ada sejumlah kendala yang masih dirasakan di lapangan.

Penggunaan motor listrik Volta oleh ojol menjadi jawaban atas keraguan masyarakat terkait daya tahan kendaraan listrik untuk mobilitas tinggi. Salah satu pengemudi mengungkapkan bahwa dirinya bisa menempuh jarak antara 150 hingga 200 km setiap hari, tergantung jumlah orderan.

“Kurang lebih 150 sampai 200 km per hari, tergantung orderan,” ujarnya.

Baca Juga: HP Samsung 1-3 Jutaan Terbaik Bikin Kaget! 7 Rekomendasi Paling Worth It, Ada 5G, AMOLED, hingga Kamera OIS

Hemat Biaya, Tanpa Bensin

Salah satu keunggulan utama motor listrik Volta adalah efisiensi biaya operasional. Pengemudi tidak perlu lagi membeli bahan bakar seperti pada motor konvensional berbahan bakar minyak (BBM).

Dalam sistem yang digunakan, pengemudi cukup menyewa baterai dengan biaya sekitar Rp55.000 per hari. Biaya tersebut sudah termasuk akses penukaran baterai di Stasiun Ganti Baterai (SGB).

“Kalau pengeluaran lebih ringan, karena nggak beli bensin. Paling buat makan aja,” kata pengemudi tersebut.

Dibandingkan motor BBM, biaya operasional motor listrik dinilai lebih stabil dan cenderung lebih hemat dalam jangka panjang, terutama bagi ojol dengan mobilitas tinggi.

Baca Juga: 7 HP Samsung Harga 2-3 Jutaan Terbaik 2026, Stabil Dipakai Harian dan Layak Dibeli!

Sistem Swap Baterai Jadi Andalan

Motor listrik Volta menggunakan sistem swap battery atau tukar baterai. Dalam sehari, pengemudi bisa melakukan penggantian baterai hingga 4–5 kali untuk menunjang aktivitasnya.

Setiap baterai mampu menempuh jarak sekitar 70–75 km, tergantung kondisi penggunaan. Pengemudi juga mengaku tidak memaksakan kecepatan tinggi saat membawa penumpang demi menjaga efisiensi daya.

“Kalau bawa penumpang nggak pernah kebut. Tapi kalau lagi kosong bisa sampai 80 km/jam,” ungkapnya.

Pengemudi juga mengandalkan strategi manajemen baterai, seperti segera mencari lokasi SGB saat kapasitas baterai tersisa sekitar 20 persen.

Baca Juga: 7 HP Samsung 5G Termurah 2026, Harga Mulai 2 Jutaan tapi Spek Gak Murahan!

Tahan Hujan dan Banjir

Dalam kondisi cuaca ekstrem, motor listrik Volta juga dinilai cukup tangguh. Pengemudi mengaku tetap aman berkendara saat hujan deras bahkan saat melintasi genangan air.

“Kalau hujan aman, nggak masalah. Banjir juga pernah diterjang, masih bisa jalan,” jelasnya.

Meski demikian, batas aman tetap diperhatikan, terutama jika ketinggian air sudah melewati bagian tertentu dari motor.

Baca Juga: 7 HP 2 Jutaan dengan Kamera OIS Terbaik 2026, Hasil Foto Tajam dan Video Stabil Tanpa Blur!

Kendala: Antrean dan Keterbatasan SGB

Di balik keunggulannya, penggunaan motor listrik Volta masih menghadapi kendala utama, yakni keterbatasan jumlah Stasiun Ganti Baterai (SGB). Pada jam-jam sibuk, antrean penukaran baterai bisa cukup panjang.

“Jam rawan itu sekitar jam 4 sampai 7 sore. Antrean bisa sampai 6–7 motor,” ujar pengemudi.

Dengan estimasi waktu penukaran sekitar 30 menit per baterai, antrean panjang tentu menjadi hambatan serius bagi ojol yang mengandalkan kecepatan layanan

Selain itu, belum semua SGB beroperasi 24 jam, sehingga membatasi fleksibilitas pengemudi dalam bekerja, terutama pada malam hari.

Baca Juga: 7 HP Samsung 2 Jutaan Terbaik 2026, Jangan Salah Pilih! Ini Rekomendasi Paling Worth It

Harapan: Infrastruktur Diperbanyak

Para pengemudi berharap ke depan jumlah SGB dapat diperbanyak dan jam operasionalnya diperluas menjadi 24 jam. Hal ini dinilai penting untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik yang lebih optimal.

“Harapannya SGB diperbanyak dan buka 24 jam,” katanya.

Secara keseluruhan, motor listrik Volta dinilai sudah layak untuk penggunaan harian, bahkan untuk ojol dengan mobilitas tinggi. Dengan biaya operasional yang lebih hemat dan performa yang cukup baik, kendaraan ini menjadi alternatif menarik di tengah kenaikan harga bahan bakar.

Namun, pengembangan infrastruktur seperti SGB tetap menjadi kunci utama agar penggunaan motor listrik semakin nyaman dan efisien di masa depan.

Editor : Edo Trianto
Sumber : EVHOLIC, You Tube
ojol motor listrik baterai swap Volta SGB Volta motor listrik Volta biaya motor listrik