Samsung Galaxy S26 Ultra Diuji 1 Bulan: Layar Privacy Display Canggih, S Pen Hilang Fitur Bluetooth, Tapi Harga Bikin Kaget!
Auliya Nur'Aini Khafadzoh• Rabu, 22 April 2026 | 14:00 WIB
Samsung Galaxy S26 Ultra hadir dengan privacy display, S Pen, dan harga tinggi, tapi ada fitur yang hilang dari generasi sebelumnya.(Pinterest)
Trenggalek - Ulasan panjang Samsung Galaxy S26 Ultra setelah digunakan selama satu bulan mengungkap banyak hal menarik sekaligus kontroversial. Smartphone flagship terbaru Samsung ini disebut membawa inovasi besar di sektor layar, namun juga menyisakan sejumlah kompromi yang cukup mengejutkan bagi pengguna setia.
Dalam pengujian Samsung Galaxy S26 Ultra, perangkat ini digunakan dalam berbagai aktivitas seperti fotografi, gaming, hingga penggunaan harian di berbagai kondisi, termasuk hujan dan mobilitas tinggi. Hasilnya, ponsel ini menunjukkan performa yang kuat, namun tidak lepas dari catatan penting yang perlu diperhatikan calon pembeli.
Fenomena Samsung Galaxy S26 Ultra ini menjadi sorotan karena menghadirkan teknologi baru seperti privacy display, tetapi di sisi lain menghilangkan beberapa fitur favorit pengguna seperti S Pen Bluetooth, serta tetap mempertahankan harga yang tergolong sangat tinggi di pasar flagship.
Layar Privacy Display Jadi Inovasi Paling Unik
Salah satu fitur paling mencolok dari Samsung Galaxy S26 Ultra adalah teknologi privacy display. Fitur ini membuat layar otomatis menggelap jika dilihat dari sudut tertentu, sehingga konten di dalamnya tidak mudah diintip orang lain.
Menariknya, fitur ini bisa diaktifkan secara manual atau otomatis pada aplikasi tertentu seperti banking, chatting, hingga media sosial. Bahkan, pengguna bisa mengatur agar hanya bagian tertentu seperti notifikasi atau layar PIN yang disamarkan.
Namun, inovasi ini juga memiliki konsekuensi. Sudut pandang layar menjadi lebih terbatas dibanding generasi sebelumnya, dan tingkat kecerahan tidak seoptimal model terdahulu.
Desain Baru dan Hilangnya Karakter Khas Ultra
Dari sisi desain, Samsung Galaxy S26 Ultra mengalami perubahan signifikan. Bentuk bodi yang sebelumnya kotak kini dibuat lebih halus dan membulat, membuatnya terlihat lebih seragam dengan seri Galaxy S lainnya.
Material yang digunakan tetap premium, yakni frame aluminium dan kaca Gorilla Glass Victus 2 serta Armor 2 di bagian depan. Meski demikian, perubahan desain ini dinilai mengurangi karakter “ikonik” dari seri Ultra yang sebelumnya dikenal lebih tegas dan gagah.
Dari sektor performa, Samsung Galaxy S26 Ultra ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 4 yang dipadukan dengan RAM hingga 16GB. Hasilnya, ponsel ini mampu menjalankan game berat dan multitasking tanpa hambatan berarti.
Suhu perangkat juga relatif stabil di kisaran 42–44 derajat Celsius saat digunakan intensif. Hal ini menunjukkan optimasi sistem pendinginan yang cukup baik untuk ukuran smartphone flagship.
Kamera Masih Kuat, Tapi Bukan yang Terbaik
Meski masih mengandalkan resolusi kamera yang mirip generasi sebelumnya, Samsung Galaxy S26 Ultra mendapatkan peningkatan pada bukaan aperture yang membuat hasil foto dan video lebih terang di kondisi low light.
Kamera zoom 10x masih mampu menghasilkan detail tinggi, sementara kamera ultrawide dan video tetap stabil. Namun, dalam persaingan dengan brand lain, Samsung dinilai mulai tertinggal dalam inovasi sensor kamera besar dan kemampuan zoom ekstrem.
S Pen dan Fitur yang Mulai Dipangkas
Salah satu perubahan paling disorot adalah hilangnya fitur Bluetooth pada S Pen. Artinya, pengguna tidak lagi bisa menggunakan stylus ini sebagai remote kamera seperti generasi sebelumnya.
Meski S Pen masih menjadi nilai jual utama, banyak pengguna menilai pengurangan fitur ini mengurangi keunikan seri Ultra yang selama ini dikenal sebagai smartphone produktivitas premium.
Harga Tinggi Jadi Sorotan
Selain fitur, harga Samsung Galaxy S26 Ultra juga menjadi perbincangan. Meski Samsung menawarkan promo upgrade memori, harga pasar yang fluktuatif membuat banyak konsumen lebih memilih membeli dari toko dengan diskon.
Selisih harga yang bisa mencapai jutaan rupiah dinilai cukup signifikan, sehingga konsumen perlu lebih cermat sebelum membeli.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy S26 Ultra tetap menjadi salah satu smartphone flagship paling lengkap di pasaran dengan performa tinggi, layar inovatif, dan fitur premium. Namun, beberapa kompromi seperti hilangnya S Pen Bluetooth dan perubahan desain membuatnya tidak lagi sesempurna generasi sebelumnya.