Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Samsung Galaxy A56 Masih Worth It di 2026? Harga Turun, Performa Stabil, Tapi Ada Kekurangan Ini!

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Rabu, 22 April 2026 | 20:03 WIB
Samsung Galaxy A56 masih worth it di 2026? Harga turun, performa stabil, kamera bagus, tapi ada kekurangan penting.(Pinterest)
Samsung Galaxy A56 masih worth it di 2026? Harga turun, performa stabil, kamera bagus, tapi ada kekurangan penting.(Pinterest)
 
Trenggalek - Samsung Galaxy A56 kembali jadi perbincangan setelah genap satu tahun sejak peluncurannya. Di awal rilis, ponsel ini sempat menuai kritik karena dianggap terlalu mahal di kelasnya, dengan harga sekitar Rp6 jutaan untuk varian 8/128 GB. Namun kini, setelah harga pasar mulai turun dan kondisi industri smartphone berubah, Samsung Galaxy A56 justru kembali dilirik dan dianggap semakin worth it.
 
Samsung Galaxy A56 hadir di tengah tren kenaikan harga smartphone yang dipicu oleh mahalnya komponen seperti RAM. Hal ini membuat banyak perangkat baru dibanderol lebih tinggi, termasuk penerusnya. Dalam situasi tersebut, Samsung Galaxy A56 menjadi alternatif menarik karena menawarkan kombinasi harga yang lebih stabil dengan performa yang masih kompetitif.
 
Salah satu keunggulan utama Samsung Galaxy A56 terletak pada dukungan software. Dengan antarmuka One UI, ponsel ini menawarkan pengalaman penggunaan yang stabil, ringan, dan minim gangguan. Bahkan, update sistem operasi dijanjikan panjang dan konsisten, dengan pembaruan bulanan yang rutin diberikan. Saat ini, perangkat tersebut sudah mendapatkan Android 16 dengan One UI 8, dan masih memiliki jaminan update hingga lima tahun ke depan.
 
Performa Stabil Berkat Optimasi Software
 
Dari sisi performa, Samsung Galaxy A56 ditenagai chipset Exynos 1580 yang mungkin tidak tergolong paling kencang di kelasnya. Namun, berkat optimalisasi One UI, performa yang dihasilkan terasa cukup mulus untuk penggunaan sehari-hari.
 
Aktivitas seperti membuka aplikasi, multitasking, hingga penggunaan media sosial dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Bahkan untuk kebutuhan ringan seperti editing video di aplikasi CapCut atau bermain game seperti Mobile Legends, ponsel ini masih mampu memberikan performa yang stabil.
 
Meski demikian, ada catatan pada refresh rate yang belum sepenuhnya optimal di beberapa game, yang membuat pengalaman gaming belum maksimal.
 
Kamera Andal, Tapi Tanpa Telephoto
 
Sektor kamera menjadi salah satu daya tarik utama Samsung Galaxy A56. Kamera utamanya mampu menghasilkan foto dengan detail tajam, warna yang vivid namun tetap natural, serta dynamic range yang baik. Pengguna juga tidak perlu banyak mengatur setting karena hasil foto sudah optimal dalam mode otomatis.
 
Untuk kebutuhan video, Samsung Galaxy A56 mendukung perekaman 4K 30 fps di semua lensa dengan stabilisasi yang baik. Hal ini menjadikannya salah satu pilihan terbaik di kelasnya untuk konten video.
 
Namun, kekurangan yang cukup disayangkan adalah tidak adanya lensa telephoto. Hal ini membuat kemampuan zoom digital terasa kurang maksimal, terutama untuk kebutuhan fotografi jarak jauh seperti konser atau objek detail.
 
Baterai Awet dan Fast Charging 45 Watt
 
Samsung Galaxy A56 dibekali baterai 5.000 mAh yang masih tergolong standar di kelas mid-range saat ini. Meski begitu, daya tahannya tetap solid dengan screen-on-time mencapai 5 hingga 6 jam tergantung penggunaan.
 
Keunggulan lainnya ada pada fitur fast charging 45 watt, yang bahkan lebih cepat dibanding beberapa seri flagship Samsung yang masih menggunakan 25 watt. Ini menjadi nilai tambah signifikan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
 
Fitur Tambahan dan Kualitas Build
 
Samsung Galaxy A56 juga menghadirkan fitur tambahan seperti Samsung DeX, yang memungkinkan perangkat digunakan layaknya komputer dengan koneksi ke layar eksternal. Meski implementasinya tidak semudah seri flagship, fitur ini tetap memberikan nilai lebih di kelas mid-range.
 
Dari segi desain dan build quality, perangkat ini masih terlihat premium dengan material yang solid. Setelah satu tahun penggunaan, bodi dan layar tetap dalam kondisi baik tanpa masalah seperti warna pudar atau gangguan layar.
 
Baca Juga: Bikin Kaget! Rekomendasi HP di Bawah Rp2 Juta Lebaran 2026 Makin Ketat, Ini Daftar Lengkap Smartphone Murah yang Masih Layak Dibeli
 
Kesimpulan: Masih Layak Dibeli
 
Dengan kondisi harga smartphone yang terus meningkat, Samsung Galaxy A56 justru menjadi opsi yang semakin relevan di 2026. Meski memiliki beberapa kekurangan seperti absennya lensa telephoto dan performa yang bukan terbaik di kelasnya, keunggulan di sektor software, kamera, dan daya tahan baterai membuatnya tetap kompetitif.
 
Bagi pengguna yang mencari smartphone mid-range dengan pengalaman stabil, kamera bagus, dan dukungan jangka panjang, Samsung Galaxy A56 masih sangat layak untuk dipertimbangkan.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#HP Samsung worth it #rekomendasi Samsung #harga Samsung turun #samsung galaxy