JAKARTA - Pengalaman penggunaan jangka panjang menjadi salah satu faktor penting sebelum membeli motor listrik. Hal inilah yang dibagikan seorang pengguna Polytron Fox Air setelah memakai motor listrik tersebut selama hampir tiga tahun dengan total jarak tempuh mencapai 26.000 kilometer.
Melalui kanal YouTube Rumah Arbi, pengguna tersebut mengulas secara detail kelebihan dan kekurangan Polytron Fox Air selama dipakai harian untuk perjalanan pulang-pergi sekitar 60 kilometer setiap hari. Hasilnya cukup mengejutkan karena motor listrik Polytron ini disebut masih sangat layak dipakai dan minim masalah besar.
Dalam video tersebut, speedometer Polytron Fox Air terlihat sudah menyentuh angka hampir 27.000 kilometer. Meski dipakai cukup intensif dan disebut dengan gaya berkendara agak “brutal”, motor masih berfungsi normal tanpa kendala berarti pada sistem utama.
“Alhamdulillah sampai sekarang masih lancar tanpa kendala besar dan tetap jadi motor andalan,” ungkap pemilik motor dalam videonya.
Kerusakan yang Pernah Dialami
Selama penggunaan hampir tiga tahun, ada beberapa kerusakan kecil yang sempat dialami. Salah satunya adalah penutup kunci kontak yang sempat macet. Namun masalah itu bisa diatasi hanya dengan menyemprotkan cairan pelumas.
Selain itu, throttle atau grip gas menjadi komponen yang paling sering bermasalah. Pemilik mengaku sudah dua kali mengganti throttle karena bagian sambungannya rawan pecah.
Ia menyarankan pengguna Polytron Fox Air agar tidak menghentakkan gas secara kasar karena dapat mempercepat kerusakan throttle, terutama jika motor sering terpapar panas matahari.
“Kuncinya jangan disentak-sentak saat buka gas. Kalau kasar cepat pecah,” ujarnya.
Masalah lain yang sempat terjadi adalah velg peyang akibat menghantam lubang besar dalam kecepatan tinggi. Meski begitu, motor penggerak BLDC disebut tetap aman dan tidak mengalami kerusakan.
Velg hanya perlu dipres ulang dan motor kembali normal digunakan. Hal ini justru menjadi bukti ketahanan sistem penggerak motor listrik Polytron Fox Air.
Controller Pernah Rusak, Biaya Hampir Rp2 Juta
Kerusakan paling mahal yang pernah dialami terjadi pada bagian controller. Biaya perbaikannya disebut hampir mencapai Rp2 juta termasuk penggantian beberapa komponen terkait.
Namun pemilik menegaskan kerusakan itu murni akibat pemakaian ekstrem dan sering menghajar jalan berlubang dengan kecepatan tinggi.
Di luar masalah tersebut, ia menyebut motor listrik Polytron Fox Air tergolong sangat bandel. Bahkan baterainya masih dianggap awet dan performa motor tetap memuaskan setelah pemakaian panjang.
Motor ini masih mampu melaju hingga 95 km/jam dan fitur-fiturnya juga dinilai lengkap untuk kelas motor listrik harga terjangkau.
Minim Perawatan dan Bebas Ganti Oli
Salah satu alasan utama pemilik masih mempertahankan Polytron Fox Air adalah biaya perawatan yang sangat rendah. Selama hampir tiga tahun penggunaan, motor disebut nyaris tidak pernah masuk bengkel untuk servis rutin.
Tidak ada penggantian oli mesin, rantai, radiator, hingga karburator seperti motor bensin konvensional.
“Blas tidak pernah ngambang bengkel buat ganti oli atau servis rutin,” katanya.
Menurutnya, motor listrik sangat cocok digunakan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi minimal 40 kilometer per hari. Dengan biaya sewa baterai Rp200 ribu per bulan, penggunaan motor listrik dianggap jauh lebih hemat dibanding motor bensin.
Namun untuk pengguna dengan jarak harian pendek sekitar 20 kilometer, ia menilai penggunaan motor listrik sewa baterai kurang terlalu ekonomis.
Sudah Terbukti Tahan Air
Dalam video tersebut, pemilik juga memperlihatkan uji ketahanan air pada Polytron Fox Air. Motor disemprot langsung pada area baterai, BLDC, hingga sistem kelistrikan tanpa dimatikan.
Hasilnya, motor tetap menyala normal tanpa gangguan. Hal itu disebut membuktikan bahwa Polytron Fox Air cukup aman digunakan saat hujan maupun melewati genangan air.
Selain itu, komunitas pengguna Polytron Fox Air juga dinilai semakin besar sehingga memudahkan pengguna mencari solusi jika terjadi masalah teknis.
Dengan pengalaman penggunaan hingga 26.000 kilometer, Polytron Fox Air dinilai masih menjadi salah satu motor listrik paling worth it untuk penggunaan harian jarak jauh di Indonesia.
Editor : Dyah Wulandari