Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Review Polytron Fox 350 di Jalur Puncak: Motor Listrik Ini Ternyata Irit, Kuat Nanjak, dan Nyaman Dipakai Harian!

Fadhilah Salsa Bella • Jumat, 1 Mei 2026 | 17:32 WIB
Review Polytron Fox 350 di jalur Puncak, uji tanjakan, irit baterai, dan nyaman dipakai harian hingga 70 km perjalanan (Pinterest).
Review Polytron Fox 350 di jalur Puncak, uji tanjakan, irit baterai, dan nyaman dipakai harian hingga 70 km perjalanan (Pinterest).

TRENGGALEK NJENGGELEK - Review Polytron Fox 350 kembali menarik perhatian pecinta motor listrik setelah diuji langsung dalam perjalanan menuju kawasan Puncak, Bogor. Dalam pengujian ini, motor listrik terbaru dari Polytron EV tersebut digunakan untuk Sunday Morning Ride (Sunmori) dengan rute menanjak yang cukup menantang.

Perjalanan dimulai dari Kota Bogor menuju Puncak dengan total jarak sekitar 70 kilometer pulang pergi. Dalam review Polytron Fox 350 ini, motor digunakan dalam kondisi standar pabrik tanpa banyak modifikasi, kecuali penambahan box dan penggantian spion. Unit yang digunakan berwarna Green Flux, salah satu varian yang cukup mencuri perhatian.

Sejak awal perjalanan, baterai motor listrik ini berada di kondisi penuh alias 100 persen. Berdasarkan spesifikasi resmi, Polytron Fox 350 mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam kondisi ideal. Namun, pengujian kali ini dilakukan di medan menanjak dengan kecepatan normal, sehingga menjadi uji nyata efisiensi dan performa motor tersebut.

Baca Juga: Uji Tanjakan Ekstrem! Polytron Fox 350 Buktikan Tenaga dan Baterai Tangguh ke Puncak Meski Beban 180 Kg

Uji Tanjakan Puncak, Performa Tetap Stabil

Saat memasuki jalur menanjak di kawasan Gunung Geulis hingga Cibanon, Polytron Fox 350 menunjukkan performa yang cukup meyakinkan. Motor ini digunakan dalam mode S yang memberikan tenaga lebih responsif.

Hasilnya, motor tetap stabil tanpa kendala berarti. Tidak ditemukan indikasi overheat pada komponen penting seperti baterai, controller, maupun dinamo BLDC. Hal ini menjadi poin penting dalam review Polytron Fox 350, mengingat medan tanjakan sering menjadi tantangan utama kendaraan listrik.

Setibanya di rest area Gunung Mas, Puncak, baterai tersisa sekitar 62 persen setelah menempuh jarak 26,2 kilometer. Angka ini menunjukkan konsumsi daya yang cukup efisien, terutama untuk rute menanjak.

Impresi Berkendara: Lebih Nyaman dari Generasi Sebelumnya

Salah satu hal yang paling disorot dalam review Polytron Fox 350 adalah peningkatan kenyamanan dibanding generasi sebelumnya, yakni Fox Air. Secara ergonomis, posisi duduk terasa lebih natural dan fleksibel, baik untuk posisi kaki selonjoran maupun standar.

Suspensi juga terasa lebih empuk, meski masih terdapat sedikit efek mengayun saat kecepatan tinggi. Namun secara keseluruhan, motor ini dinilai sangat nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah.

“Dalam kondisi standar, motor ini sudah terasa nyaman tanpa perlu banyak upgrade seperti generasi sebelumnya,” ungkap pengendara dalam pengujian tersebut.

Baca Juga: Review Harian Polytron Fox 350: Dipakai Ngantor PP, Tembus 95 Km/Jam, Irit dan Nyaman Meski Sempat Overheat

Fitur Regenerative Braking Bantu Efisiensi

Perjalanan dilanjutkan hingga Puncak Pass dengan sisa baterai sekitar 46 persen setelah menempuh lebih dari 32 kilometer. Selanjutnya, pengujian difokuskan pada fitur regenerative braking saat perjalanan turun.

Fitur ini terbukti mampu menjaga efisiensi baterai. Dalam perjalanan dari Puncak ke arah Cisarua sejauh sekitar 14 kilometer, persentase baterai sempat meningkat sebelum akhirnya stabil kembali di angka 41 persen.

Hal ini menunjukkan bahwa fitur regenerative braking pada Polytron Fox 350 cukup efektif dalam mengoptimalkan penggunaan energi, terutama di jalur menurun.

Total Perjalanan 70 Km, Sisa Baterai 29 Persen

Setelah menyelesaikan perjalanan dan kembali ke Kota Bogor, total jarak yang ditempuh mencapai 70 kilometer. Sisa baterai tercatat masih berada di angka 29 persen.

Hasil ini memperkuat kesimpulan dalam review Polytron Fox 350 bahwa motor listrik ini tergolong irit dan efisien, bahkan saat digunakan di medan yang tidak sepenuhnya ideal.

Dengan performa yang stabil di tanjakan, kenyamanan berkendara yang meningkat, serta efisiensi baterai yang baik, Polytron Fox 350 dinilai layak menjadi pilihan motor listrik untuk penggunaan harian maupun touring jarak dekat.

Pengujian ini juga membuka peluang untuk eksplorasi perjalanan lebih jauh, seperti touring ke Bandung, yang direncanakan sebagai uji lanjutan dari motor listrik tersebut.

Baca Juga: Touring 700 Km Naik Polytron Fox 350, Jakarta–Way Kambas Ditempuh 17 Jam, Ini Bukti Motor Listrik Makin Andal!

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#motor listrik irit #Uji jalan Puncak #polytron fox 350 #review Polytron Fox 350 #motor listrik indonesia