TRENGGALEK NJENGGELEK- Review Polytron Fox 350 kembali mencuri perhatian setelah diuji langsung sebagai motor harian untuk aktivitas kerja. Dalam penggunaan real di jalanan perkotaan, motor listrik ini menunjukkan performa yang cukup impresif, mulai dari efisiensi baterai hingga tenaga yang responsif.
Pengujian dimulai dengan kondisi baterai penuh 100 persen dan trip nol kilometer. Dalam review Polytron Fox 350 kali ini, motor digunakan untuk aktivitas antar anak sekolah hingga perjalanan ke kantor dengan kondisi jalan beragam, mulai dari gang sempit, jalan beton, hingga jalur padat ibu kota.
Sejak awal penggunaan, posisi duduk menjadi salah satu keunggulan utama. Desain dek yang luas memungkinkan pengendara untuk selonjoran, sehingga terasa lebih nyaman dibanding generasi sebelumnya. Hal ini menjadi poin penting dalam review Polytron Fox 350, terutama bagi pengguna yang sering berkendara jarak menengah hingga jauh.
Irit Baterai, Konsumsi Efisien di Dalam Kota
Salah satu hal paling mencolok dari pengujian ini adalah efisiensi baterai. Dalam perjalanan awal sejauh 4,5 kilometer, baterai hanya berkurang 1 persen dari kondisi penuh. Bahkan setelah menempuh jarak lebih dari 30 kilometer, sisa baterai masih berada di kisaran 60 persen.
Total perjalanan menuju kantor mencapai sekitar 37,6 kilometer dengan sisa baterai 59 persen. Angka ini menunjukkan bahwa Polytron Fox 350 cukup irit untuk penggunaan harian, bahkan tanpa perlu melakukan pengisian daya di tengah perjalanan.
Dengan kapasitas baterai 72 volt 52 Ah dan charger 900 watt, waktu pengisian juga tergolong cepat. Dalam pengujian, baterai dapat kembali penuh dalam waktu sekitar tiga jam, sehingga cukup praktis untuk mobilitas sehari-hari.
Performa Kencang, Tembus 95 Km/Jam
Dari sisi performa, review Polytron Fox 350 ini juga menunjukkan hasil positif. Motor listrik ini mampu mencapai kecepatan maksimal hingga 95 km/jam pada mode S, sesuai dengan klaim pabrikan.
Tenaga dari motor 3.000 watt terasa cukup responsif, bahkan saat digunakan untuk akselerasi di jalan datar maupun menyalip kendaraan lain. Sensasi berkendaranya pun disebut mirip motor bensin, terutama dalam hal tarikan dan respons throttle.
Mode berkendara yang tersedia, yakni mode D dan mode S, memberikan fleksibilitas bagi pengguna. Mode D cocok untuk penggunaan santai dan hemat energi, sementara mode S memberikan tenaga maksimal saat dibutuhkan.
Fitur Modern dan Fungsional
Polytron Fox 350 juga dilengkapi berbagai fitur modern seperti hill start assist (HSA) dan cruise control. Fitur HSA membantu motor tetap diam saat berhenti di tanjakan, sementara cruise control memungkinkan pengendara menjaga kecepatan tanpa perlu terus menarik gas.
Selain itu, motor ini juga memiliki fitur regenerative braking yang membantu mengisi ulang baterai saat deselerasi. Meski tidak terlihat secara langsung di panel, fitur ini tetap berkontribusi pada efisiensi energi.
Aplikasi pendukung juga tersedia untuk memantau status motor dan baterai, meski dalam pengujian kali ini belum digunakan karena unit masih berstatus pinjaman.
Catatan di Suspensi dan Getaran
Meski memiliki banyak keunggulan, review Polytron Fox 350 ini juga menemukan beberapa catatan. Salah satunya adalah suspensi belakang yang terasa cukup keras, terutama saat melintasi jalan bergelombang atau tidak rata.
Sementara itu, suspensi depan dinilai cukup baik dan tidak mudah “jeduk” saat melewati polisi tidur. Namun, getaran dari bagian roda atau hub masih terasa pada kecepatan rendah, khususnya di kisaran 7–8 km/jam.
Selain itu, sempat muncul indikator “M” yang berkedip, yang diduga sebagai tanda suhu motor meningkat. Meski demikian, motor tetap bisa digunakan dan indikator tersebut hilang setelah kecepatan diturunkan.
Cocok Jadi Motor Harian
Secara keseluruhan, Polytron Fox 350 dinilai sangat layak digunakan sebagai motor harian. Dengan posisi duduk nyaman, tenaga besar, dan efisiensi baterai yang baik, motor ini mampu memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan.
Harga di kisaran Rp15 jutaan juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama dengan sistem sewa baterai yang ditawarkan. Ditambah lagi, dukungan pabrik dalam negeri dan komunitas pengguna yang besar menjadi nilai tambah bagi motor listrik ini.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Polytron Fox 350 berpotensi melanjutkan kesuksesan pendahulunya sebagai salah satu motor listrik terlaris di Indonesia.
Editor : Fadhilah Salsa Bella