TRENGGALEK NJENGGELEK - Tecno Pova 7 mulai mencuri perhatian di kelas HP Rp2 jutaan setelah dibahas mendalam oleh kreator gadget populer.
Smartphone ini langsung dibandingkan dengan saudara satu mereknya, Tecno Camon 40, yang sebelumnya lebih dulu mendapat pujian sebagai salah satu HP terbaik di kelas menengah murah.
Meski begitu, Tecno Pova 7 ternyata punya senjata berbeda. Fokus utama smartphone ini bukan kamera atau desain tipis, melainkan pengalaman gaming dan daya tahan baterai ekstrem yang sulit ditandingi kompetitor di harga serupa.
Dari tampilan kotaknya saja, Tecno jelas menargetkan gamer. Ada kolaborasi PUBG Mobile, desain agresif, hingga branding khas gaming yang cukup kuat.
Ponsel ini dibekali RAM 8 GB dengan tambahan extended RAM hingga total 16 GB serta storage 128 GB UFS.
Salah satu daya tarik terbesar Tecno Pova 7 adalah baterai jumbo 7000 mAh yang dipadukan fast charging 45 watt.
Kapasitas ini membuat HP tersebut menjadi salah satu smartphone dengan baterai terbesar di kelas Rp2 jutaan.
Desain Futuristik Mirip Nothing Phone
Tecno Pova 7 hadir dengan desain yang cukup mencolok, terutama varian warna putih yang disebut memiliki nuansa mirip Nothing Phone.
Bagian belakangnya dipenuhi garis-garis futuristik, aksen sekrup, serta detail unik yang membuat tampilannya terasa lebih premium dibanding harga jualnya.
Terdapat pula beberapa elemen desain tersembunyi pada tulisan “POVA” yang bisa berubah tampilan tergantung sudut pandang cahaya. Hal ini membuat Tecno Pova 7 terasa lebih playful dan berkarakter.
Selain desain gaming, fitur yang dibawa juga lengkap. Smartphone ini sudah memiliki stereo speaker, NFC, infrared blaster, headphone jack 3,5 mm, serta triple slot yang mendukung dua nano SIM dan microSD hingga 1 TB.
Performa Gaming Jadi Andalan
Tecno Pova 7 menggunakan chipset MediaTek Helio G100 yang memang dikenal stabil untuk gaming di kelas menengah.
Meski bukan chipset terbaru, performanya masih dianggap sangat aman untuk game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, hingga Genshin Impact.
Pada pengujian Mobile Legends, gameplay disebut lancar dengan frame rate stabil di 60 fps. Sementara PUBG Mobile masih mentok di setting Smooth Ultra 40 fps, meski reviewer menilai chipset Helio G100 sebenarnya mampu berjalan lebih tinggi.
Hal ini membuat optimalisasi software menjadi pekerjaan rumah bagi Tecno. Sebab secara hardware, Tecno Pova 7 sudah sangat mendukung kebutuhan gamer.
Untuk Genshin Impact, performanya berada di kisaran 30 fps dan tetap stabil dengan suhu relatif aman di angka 42–43 derajat Celsius. Temperatur yang tidak terlalu panas juga membuat konsumsi daya menjadi lebih hemat.
Baterai Jadi Nilai Jual Utama
Bagian paling mengesankan dari Tecno Pova 7 justru ada di sektor baterai.
Dalam pengujian gaming, bermain Genshin Impact selama 30 menit hanya menghabiskan sekitar 6–7 persen baterai.
Sementara Mobile Legends selama setengah jam hanya memakan sekitar 5 persen daya. Bahkan streaming YouTube satu jam penuh hanya mengurangi baterai sekitar 5 persen.
Dengan hasil tersebut, Tecno Pova 7 disebut sangat cocok untuk gamer, pengguna aktif media sosial, maupun pengguna yang membutuhkan HP tahan lama seharian tanpa sering mengisi daya.
Kamera dan Layar Masih Ada Catatan
Meski punya kamera utama 108 MP, Tecno Pova 7 tidak dilengkapi kamera ultrawide.
Hasil foto siang hari masih dianggap tajam dan detail, terutama saat menggunakan digital zoom 2x.
Namun untuk foto malam, detail mulai menurun cukup signifikan. Layarnya sendiri memakai panel IPS Full HD Plus 120 Hz berukuran 6,78 inci.
Sayangnya, kualitas warna dan brightness dinilai masih kalah dibanding Tecno Camon 40 yang sudah menggunakan AMOLED.
Di akhir pengujian, reviewer menyebut Tecno Camon 40 tetap lebih unggul secara keseluruhan. Namun Tecno Pova 7 tetap layak dipilih bagi pengguna yang lebih mementingkan gaming dan baterai monster dibanding fitur premium lain.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan