Trenggalek Njenggelek- Toyota Rush TRD kembali membuktikan diri sebagai SUV keluarga yang tidak hanya tangguh, tetapi juga irit bahan bakar. Dalam sebuah pengujian konsumsi BBM menggunakan metode full to full, Toyota Rush TRD berhasil mencatat konsumsi bahan bakar mencapai 15,5 km/liter meski digunakan di kombinasi jalur tol dan non-tol.
Hasil tersebut cukup mengejutkan mengingat Toyota Rush TRD memiliki bodi besar dengan bobot kendaraan mencapai sekitar 1.500 kilogram. Bahkan konsumsi BBM Toyota Rush TRD disebut mendekati mobil-mobil LCGC yang biasanya memiliki ukuran dan kapasitas mesin lebih kecil.
Pengujian konsumsi BBM ini dilakukan dengan metode pengisian penuh ke penuh atau full to full yang dianggap lebih akurat untuk mengetahui penggunaan bahan bakar sesungguhnya.
Perjalanan dimulai dari rest area tol Bandung setelah pengisian awal bahan bakar jenis Pertamax dilakukan hingga penuh. Mobil kemudian digunakan menempuh perjalanan kombinasi jalur tol dan jalan biasa dengan kondisi medan cukup variatif.
Kecepatan Tol 120 Km/Jam
Selama melaju di jalan tol, Toyota Rush TRD dipacu dengan kecepatan rata-rata antara 100 hingga 120 km/jam.
Pada kondisi tersebut, putaran mesin berada di kisaran 3.000 hingga 4.000 RPM. Meski digunakan dalam kecepatan cruising cukup tinggi, konsumsi bahan bakarnya tetap tergolong efisien.
Pengujian ini menjadi menarik karena dilakukan dalam kondisi penggunaan nyata, bukan sekadar simulasi laboratorium atau pengujian pabrikan.
Selain melintasi jalan tol, kendaraan juga melewati jalur non-tol dengan karakter jalan berkelok serta kondisi naik turun yang cukup menantang.
Di area non-tol, kecepatan rata-rata kendaraan berada di kisaran 40 km/jam. Kondisi tersebut tentu mempengaruhi efisiensi bahan bakar karena mobil harus lebih sering melakukan akselerasi dan pengereman.
Metode Full to Full Dinilai Lebih Akurat
Setelah menempuh perjalanan sekitar 140 kilometer selama kurang lebih empat jam, Toyota Rush TRD kembali melakukan pengisian bahan bakar hingga penuh.
Dari hasil penghitungan, total bahan bakar yang terpakai berada di angka sekitar 9 liter.
Berdasarkan metode full to full tersebut, konsumsi BBM Toyota Rush TRD tercatat mencapai sekitar 15,5 km/liter.
Sementara angka konsumsi bahan bakar yang tampil pada MID atau speedometer digital menunjukkan hasil sedikit lebih tinggi, yakni sekitar 16,2 km/liter.
Metode full to full sendiri sering digunakan oleh penguji otomotif maupun pengguna kendaraan karena dianggap mampu memberikan hasil konsumsi BBM yang lebih realistis dibanding hanya mengandalkan indikator digital kendaraan.
SUV Besar tapi Tetap Irit
Hasil pengujian ini menjadi bukti bahwa Toyota Rush TRD masih tergolong efisien untuk ukuran SUV keluarga.
Meski memiliki dimensi besar dan bobot cukup berat, konsumsi BBM mobil ini masih bisa bersaing dengan beberapa mobil berukuran lebih kecil.
Penggunaan bahan bakar Pertamax selama pengujian juga disebut memberikan performa mesin yang stabil dan konsumsi bahan bakar yang konsisten.
Efisiensi tersebut dinilai cukup menarik bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga dengan kapasitas besar namun tetap hemat biaya operasional.
Selain itu, Toyota Rush TRD juga dikenal memiliki ground clearance tinggi dan kemampuan melibas berbagai kondisi jalan, sehingga cocok digunakan untuk perjalanan luar kota maupun aktivitas harian.
Cocok untuk Perjalanan Jauh
Dengan hasil konsumsi BBM mencapai 15,5 km/liter, Toyota Rush TRD dinilai masih sangat layak digunakan sebagai kendaraan perjalanan jauh.
Kombinasi efisiensi bahan bakar, kapasitas kabin luas, serta karakter SUV yang nyaman membuat mobil ini tetap diminati di pasar Indonesia.
Pengujian ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa SUV berbodi besar selalu boros bahan bakar.
Bagi calon pembeli yang mencari SUV keluarga dengan konsumsi BBM cukup hemat, Toyota Rush TRD bisa menjadi salah satu pilihan menarik di kelasnya.
Editor : Maylanni Diana Fitri