Trenggalek Njenggelek- Daihatsu Grand Max 2016 kembali membuktikan dirinya sebagai kendaraan niaga yang tangguh sekaligus irit bahan bakar. Dalam sebuah pengujian perjalanan luar kota dengan rute Semarang menuju Banjar, mobil ini berhasil mencatat konsumsi BBM sekitar 15 kilometer per liter meski melewati jalur pegunungan dan kondisi hujan.
Pengujian konsumsi bahan bakar Daihatsu Grand Max 2016 tersebut dilakukan dengan metode sederhana menggunakan trip meter dan penghitungan manual berdasarkan jumlah bahan bakar yang diisi sebelum perjalanan dimulai.
Sebelum berangkat, pengemudi mengisi bensin senilai Rp200 ribu hingga indikator bahan bakar naik menjadi enam strip. Setelah itu, trip meter di-reset ke angka nol untuk menghitung total jarak tempuh selama perjalanan.
Perjalanan dimulai dari Semarang sekitar pukul 20.00 WIB dengan kondisi cuaca hujan. Rute yang dilalui juga tidak sepenuhnya datar karena kendaraan harus melewati kawasan pegunungan menuju Wonosobo sebelum melanjutkan perjalanan ke arah Banjar, Jawa Barat.
Melewati Jalur Pegunungan dan Hujan
Dalam perjalanan, Daihatsu Grand Max 2016 melintasi beberapa daerah seperti Ambarawa, Temanggung, hingga Rawalo. Kondisi jalan disebut cukup menantang karena hujan turun sejak awal keberangkatan.
Selain cuaca buruk, pengemudi juga sempat menemui sejumlah titik perbaikan jalan yang membuat perjalanan sedikit terhambat. Salah satunya berada di jalur alun-alun Banyumas menuju Patikraja yang sedang mengalami pengecoran dan peninggian jalan.
Meski demikian, Grand Max tetap mampu menyelesaikan perjalanan dengan baik tanpa kendala berarti. Mobil ini akhirnya tiba di Kota Banjar sekitar pukul 03.15 dini hari setelah menempuh perjalanan kurang lebih tujuh jam.
Total jarak yang berhasil ditempuh mencapai sekitar 301 kilometer.
Konsumsi BBM Daihatsu Grand Max 2016
Setelah perjalanan selesai, penghitungan konsumsi bahan bakar dilakukan dengan membagi total jarak tempuh dengan estimasi jumlah bensin yang digunakan.
Dengan asumsi pengisian Rp200 ribu setara sekitar 20 liter bahan bakar, maka Daihatsu Grand Max 2016 mencatat konsumsi sekitar 15 kilometer per liter untuk perjalanan luar kota.
Hasil tersebut dinilai cukup impresif mengingat kondisi perjalanan tidak sepenuhnya ideal. Faktor hujan, jalur pegunungan, serta kondisi jalan yang mengalami perbaikan biasanya membuat konsumsi bahan bakar kendaraan menjadi lebih boros.
Namun Grand Max masih mampu mempertahankan efisiensi BBM yang tergolong baik untuk kendaraan niaga dan minibus.
Tetap Jadi Andalan untuk Perjalanan Jauh
Daihatsu Grand Max memang dikenal sebagai salah satu kendaraan multifungsi yang banyak digunakan masyarakat Indonesia. Selain dipakai untuk usaha niaga, mobil ini juga kerap dijadikan kendaraan perjalanan luar kota karena terkenal tangguh dan mudah dirawat.
Mesin Grand Max dikenal cukup sederhana namun bandel untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Ditambah lagi, biaya perawatan dan suku cadang yang relatif terjangkau membuat kendaraan ini tetap diminati hingga sekarang.
Efisiensi bahan bakar juga menjadi salah satu nilai jual utama Grand Max. Dengan konsumsi BBM sekitar 15 km/liter untuk rute luar kota, mobil ini dianggap masih sangat ekonomis bagi pengguna yang sering bepergian antarkota.
Terlebih, kapasitas kabin yang luas membuat Grand Max cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga besar maupun operasional usaha travel.
Dinilai Masih Kompetitif
Meski usia kendaraan sudah tidak muda, Daihatsu Grand Max 2016 masih dianggap kompetitif dalam hal efisiensi dan daya tahan. Banyak pengguna menilai kendaraan ini mampu menawarkan biaya operasional yang rendah dibanding beberapa rival di kelas minibus niaga.
Hasil pengujian konsumsi BBM pada perjalanan Semarang-Banjar ini juga menjadi bukti bahwa Grand Max masih layak diandalkan untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Dengan kombinasi mesin yang sederhana, konsumsi BBM irit, dan biaya perawatan terjangkau, Daihatsu Grand Max tetap menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia hingga saat ini.
Editor : Maylanni Diana Fitri