TABANAN - Sayur Gondo khas Bali kembali mencuri perhatian setelah aktivitas warga berburu dan memperlihatkan hamparan tanaman tersebut di area persawahan Desa Bongan, Kabupaten Tabanan. Tanaman air yang dikenal sebagai sayur tradisional Bali itu disebut menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat setempat.
Dalam video yang beredar, suasana sore di kawasan persawahan Tabanan terlihat asri dengan hamparan sayur Gondo di sepanjang saluran irigasi dan lahan sawah. Tanaman tersebut tumbuh subur di area berair dan menjadi komoditas penting bagi warga desa.
Baca Juga: 15 Tanaman Liar di Sawah yang Bisa Dimakan, Gratis, Bergizi Tinggi dan Banyak Dianggap Gulma
“Ini namanya pohon gondok atau sayur Gondo, khas Bali,” ujar perekam video saat memperlihatkan area perkebunan sayur tersebut.
Sayur Gondo dikenal luas di Bali sebagai bahan makanan pelengkap berbagai kuliner tradisional. Salah satu olahan paling populer adalah plecing Gondo yang biasanya disajikan bersama sambal khas Bali.
Selain itu, sayur ini juga kerap menjadi pendamping menu ayam betutu hingga lauk panggang tradisional.
Sayur Gondo Jadi Mata Pencaharian Warga
Hamparan sayur Gondo tampak memenuhi sejumlah petak sawah di Desa Bongan. Warga setempat disebut banyak yang mengubah lahannya menjadi area budidaya tanaman air tersebut karena permintaan pasar yang cukup tinggi.
Dalam video itu dijelaskan, hampir setiap keluarga memiliki beberapa petak lahan khusus untuk menanam Gondo. Proses panennya dilakukan bertahap agar tanaman tetap tersedia sepanjang waktu.
“Nah itu sudah siap panen,” katanya sambil menunjukkan tanaman Gondo berukuran besar.
Tanaman ini tumbuh di area berlumpur dan selalu membutuhkan pasokan air dari saluran irigasi. Karena itu, keberadaan sistem pengairan sawah sangat penting untuk menjaga kualitas dan pertumbuhan sayur Gondo.
Sebelum pandemi Corona, harga sayur Gondo disebut cukup tinggi dibanding sayuran biasa. Namun setelah sektor pariwisata Bali menurun, harga jualnya ikut mengalami penurunan.
Meski demikian, warga berharap kondisi ekonomi dan pariwisata Bali kembali pulih sehingga permintaan terhadap sayur tradisional khas Bali meningkat lagi.
Baca Juga: iPhone 14 Pro Max Masih Jadi Incaran di 2026, Harga Turun 50 Persen Tapi Performanya Masih Gahar
Plecing Gondo Jadi Kuliner Favorit
Sayur Gondo memiliki tekstur lembut dan cita rasa khas sehingga cocok dijadikan berbagai olahan tradisional. Plecing Gondo menjadi menu yang paling populer karena biasanya dipadukan dengan sambal pedas khas Bali.
Kuliner ini banyak ditemukan di rumah makan tradisional hingga warung makan lokal di Bali. Selain sebagai lauk pendamping, sayur Gondo juga dipercaya memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh.
Hamparan tanaman Gondo di Tabanan juga menjadi pemandangan unik bagi wisatawan maupun masyarakat luar Bali yang belum mengenal tanaman tersebut.
Baca Juga: iPhone 14 Pro Max Masih Jadi Incaran di 2026, Harga Turun 50 Persen Tapi Performanya Masih Gahar
Dalam perjalanan menyusuri area sawah, video itu juga memperlihatkan suasana pedesaan Bali yang masih alami. Saluran irigasi dengan air jernih, hamparan sawah, kebun pisang hingga pura subak menjadi bagian dari panorama khas pedesaan Tabanan.
Salah satu bangunan yang sempat diperlihatkan adalah Pura Bedugul yang dipercaya sebagai tempat pemujaan dewa kemakmuran untuk area persawahan.
Persawahan Mulai Berubah Jadi Perumahan
Di balik keindahan kawasan sawah Tabanan, video tersebut juga memperlihatkan perubahan lahan pertanian yang mulai berubah menjadi area perumahan.
Baca Juga: iPhone 14 Masih Layak Dibeli di 2026? Harga Turun Drastis, Tapi Ada Kekurangan yang Mulai Terasa
Beberapa bagian sawah terlihat sudah dibangun jalan dan rumah warga. Meski demikian, area pertanian dan budidaya sayur Gondo masih cukup luas dan tetap menjadi sumber penghasilan masyarakat desa.
Suasana sore hari di kawasan itu juga terasa sejuk dengan latar perbukitan dan matahari terbenam. Anak-anak terlihat bermain di jalan setapak pinggir sawah sambil menikmati udara segar pedesaan.
Aktivitas sederhana tersebut memperlihatkan kehidupan masyarakat Bali yang masih dekat dengan alam dan pertanian tradisional.
Baca Juga: Analisis Kebijakan Pembebasan Denda Pajak Daerah di Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026
Keberadaan sayur Gondo bukan hanya menjadi bagian dari kuliner khas Bali, tetapi juga simbol kehidupan petani desa yang menggantungkan penghasilan dari hasil sawah dan tanaman air tradisional.
Video jalan-jalan sore di area persawahan Tabanan itu pun mendapat perhatian karena memperlihatkan sisi alami Bali yang jarang terekspos, lengkap dengan hamparan sayur Gondo yang membentang sepanjang mata memandang.
Editor : Novica Satya Nadianti