Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Daun Sintrong hingga Jotang Ternyata Bisa Jadi Lalapan, Rumput Liar Ini Disebut Enak Dimakan dengan Sambal dan Ikan Asin

Novica Satya Nadianti • Minggu, 10 Mei 2026 | 12:36 WIB
Daun sintrong, jotang hingga pegagan ternyata bisa jadi lalapan lezat. Rumput liar ini biasa dimakan dengan sambal dan ikan asin.(pinterst.com)
Daun sintrong, jotang hingga pegagan ternyata bisa jadi lalapan lezat. Rumput liar ini biasa dimakan dengan sambal dan ikan asin.(pinterst.com)

 
JAKARTA - Rumput liar yang tumbuh di kebun dan pinggir sawah ternyata tidak hanya menjadi pakan ternak, tetapi juga bisa dijadikan lalapan khas kampung. Beberapa tanaman seperti daun sintrong, pegagan hingga jotang disebut memiliki rasa lezat ketika disantap bersama sambal dan ikan asin.

Hal itu diungkap seorang warga dalam video ulasan berbagai jenis lalapan liar yang tumbuh alami di area kebun. Dalam video tersebut, ia memperlihatkan satu per satu tanaman liar yang biasa dimanfaatkan masyarakat sebagai lalapan tradisional.

Menurutnya, masih banyak orang yang belum mengetahui bahwa sejumlah rumput liar sebenarnya aman dikonsumsi dan memiliki manfaat kesehatan.

Baca Juga: 21 Tanaman Liar yang Bisa Dimakan dan Kaya Nutrisi, dari Genjer hingga Kecombrang Ternyata Tumbuh di Sekitar Rumah

“Rumput-rumput ini ternyata bisa jadi lalapan,” ujarnya.

Aktivitas mengenalkan lalapan liar itu dilakukan sambil berjalan menyusuri area kebun dan sawah. Beberapa tanaman bahkan disebut sering dianggap sebagai rumput biasa atau pakan kambing dan kelinci.

Daun Sintrong Jadi Lalapan Favorit

Tanaman pertama yang diperlihatkan adalah daun sintrong. Daun ini dikenal tumbuh liar di area kebun dan sering dianggap gulma.

Baca Juga: 10 Tanaman Liar Berkhasiat untuk Kesehatan, dari Pegagan hingga Rumput Teki Ternyata Penuh Manfaat

Meski demikian, daun sintrong ternyata cukup populer sebagai lalapan di sejumlah daerah. Daun muda biasanya direbus terlebih dahulu sebelum dimakan agar rasanya lebih nikmat.

“Kalau dimakan dengan sambal dan ikan asin mantap sekali,” katanya.

Selain dijadikan lalapan, daun sintrong juga kerap diolah menjadi sayur bening hingga tumisan kampung.

Tidak jauh dari lokasi tersebut, ia juga menemukan daun antanan atau pegagan. Tanaman herbal ini bisa dimakan mentah dan dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan.

Pegagan dikenal luas sebagai tanaman obat tradisional yang sering digunakan masyarakat untuk menjaga stamina tubuh. Dalam video itu, daun antanan juga disebut bermanfaat bagi ibu setelah melahirkan.

Baca Juga: 15 Tanaman Liar di Sawah yang Bisa Dimakan, Gratis, Bergizi Tinggi dan Banyak Dianggap Gulma

Daun Walang Sangit hingga Tespong Bisa Dimakan

Tanaman liar lain yang diperlihatkan adalah daun walang sangit. Daun ini biasa dikenal pemancing sebagai campuran umpan ikan karena aromanya khas.

Namun ternyata, daun walang sangit juga bisa dijadikan lalapan setelah direbus terlebih dahulu. Proses perebusan diperlukan karena bagian batang dan daunnya mengandung getah.

“Setelah direbus rasanya nikmat,” ujarnya.

Baca Juga: Viral Sayuran Liar di Sawah, Emak-Emak Ini Temukan Krema hingga Semanggen yang Jarang Dijual di Pasar

Selain itu, ada pula tanaman dengan bagian bawah daun berwarna ungu yang disebut cocok disantap bersama nasi panas dan sambal. Meski lupa nama tanaman tersebut, ia mengaku baru mengetahui bahwa rumput liar itu dapat dikonsumsi sebagai lalapan.

Perjalanan kemudian berlanjut menemukan daun tespong yang tumbuh liar di area sawah. Tanaman ini disebut baik untuk penderita tekanan darah tinggi dan biasa dijadikan lalapan tradisional masyarakat kampung.

Daun tespong juga sering dimanfaatkan sebagai pakan ternak karena tumbuh subur di area lembap dan pinggir sawah.

Baca Juga: Unboxing iPhone 14 di 2026, Masih Worth It Dibeli? Harga Rp8,5 Juta Jadi Sorotan

Jotang dan Antanan Tikusan Banyak Manfaat

Salah satu tanaman yang paling menarik perhatian adalah daun jotang. Tanaman liar ini disebut cukup sering disajikan di rumah makan sebagai lalapan.

Jotang tumbuh liar di dekat area persawahan dan dikenal sebagai rumput pakan kambing maupun kelinci. Meski begitu, masyarakat setempat ternyata juga mengonsumsinya sebagai lalapan pendamping sambal.

Selain jotang, terdapat pula antanan tikusan atau antanan tikus yang tumbuh di area berair dan dekat lubang tikus sawah. Tanaman tersebut masih satu jenis dengan pegagan, namun memiliki ukuran daun berbeda.

Baca Juga: iPhone 14 Masih Worth It Dibeli di 2026? Ini Kelebihan dan Kekurangan yang Wajib Dipertimbangkan

Menurut penjelasan dalam video, antanan tikusan dipercaya memiliki manfaat kesehatan terutama bagi ibu yang baru melahirkan karena diyakini membantu menghentikan pendarahan setelah nifas.

Fenomena mengenalkan tanaman liar edible kini mulai banyak diminati masyarakat karena dianggap sebagai bagian dari pengetahuan tradisional yang mulai terlupakan.

Selain mudah ditemukan di alam, berbagai rumput liar tersebut juga memiliki nilai konsumsi dan manfaat kesehatan yang cukup tinggi. Banyak masyarakat kampung sejak dulu memanfaatkan tanaman liar sebagai lalapan alami tanpa perlu membeli sayuran mahal di pasar.

Video ulasan lalapan liar itu pun menarik perhatian karena memperlihatkan bahwa tanaman yang sering dianggap gulma ternyata bisa menjadi makanan tradisional yang lezat dan bernilai gizi.

Editor : Novica Satya Nadianti
#tanaman liar edible #daun sintrong #lalapan liar #daun jotang #pegagan