JAKARTA – Pasar smartphone kelas entri di Indonesia kembali memanas dengan kehadiran Motorola Moto G06 Power. Dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif di angka Rp1 jutaan, perangkat ini mencoba mendobrak dominasi brand Tiongkok dengan menawarkan kapasitas baterai monster dan desain yang ikonik. Banyak calon pembeli bertanya-tanya, apakah Motorola Moto G06 Power benar-benar layak dimiliki atau hanya sekadar menjual kapasitas baterai besar?
Secara teknis, Motorola Moto G06 Power mengandalkan dapur pacu MediaTek Helio G81 Extreme yang dipadukan dengan RAM 4 GB serta penyimpanan internal 128 GB bertipe eMMC. Meski di atas kertas spesifikasi ini terlihat standar, namun pengujian lapangan menunjukkan hasil yang melampaui ekspektasi awal. Alih-alih mengalami lag parah karena tipe memori yang digunakan, perangkat ini justru menunjukkan performa yang cukup smooth untuk navigasi harian.
Kejutan pertama datang dari hasil pengujian performa sintetis. Motorola Moto G06 Power berhasil mencatatkan skor AnTuTu di angka 364.000, sebuah pencapaian yang sangat solid untuk ponsel di kelas harganya. Rasanya saat digunakan sehari-hari bahkan mampu menyaingi kompetitor seperti Redmi atau Poco yang secara teori memiliki konfigurasi RAM lebih besar. Hal ini menandakan optimasi software yang dilakukan Motorola tergolong cukup matang.
Baca Juga: Bapak-Anak Ajukan Banding, Dua Pimpinan Ponpes Ajukan Banding, Tak Terima Vonis 2 Tahun
Uji Nyali Gaming: Dari Mobile Legends Hingga Genshin Impact
Bagi para gamers dengan budget terbatas, kemampuan grafis tentu menjadi pertimbangan utama. Dalam uji coba menggunakan koneksi WiFi, Motorola Moto G06 Power menunjukkan tajinya. Pada game Mobile Legends, ponsel ini mampu menyentuh angka 58,7 FPS pada pengaturan Ultra. Sementara untuk PUBG Mobile, pengguna bisa menikmati permainan di 39,9 FPS dengan setting Smooth-Ultra.
Untuk judul-judul yang lebih berat seperti Genshin Impact, perangkat ini masih sanggup berjalan di angka 25-30 FPS pada pengaturan terendah (lowest). Meskipun belum dilengkapi fitur bypass charging, manajemen panasnya tergolong jempolan. Selama sesi permainan panjang, bodi ponsel tidak terasa panas berlebih, sehingga kenyamanan genggaman tetap terjaga.
Sektor Kamera: Tajam di Kondisi Terang, Mengejutkan di Low Light
Beralih ke sektor fotografi, Motorola Moto G06 Power membawa sensor utama 50 MP dan kamera depan 8 MP. Secara kualitas, reproduksi warnanya terbilang natural dan cukup detail untuk kelas satu jutaan. Hal yang paling mengejutkan justru terjadi saat pengujian kondisi low light. Meski noise masih terlihat, hasil jepretannya tergolong sangat baik dibandingkan rival di kelas harga yang sama.
Baca Juga: Dorong SMK Jatim Cetak Lulusan Siap Industri, Perbanyak Sertifikasi dan Praktik Industri
Namun, ada catatan penting bagi pengguna yang gemar memproduksi konten video. Baik kamera depan maupun belakang belum dilengkapi fitur stabilisasi (EIS), sehingga rekaman video akan terasa guncang jika diambil sambil berjalan. Resolusi maksimal yang didukung adalah 1080p di 30 fps, yang sebenarnya sudah mencukupi untuk kebutuhan media sosial harian.
Layar Lega dan Audio Dolby Atmos yang Memukau
Motorola tidak pelit dalam memberikan pengalaman multimedia. Layar berukuran 6,8 inci IPS dengan resolusi HD+ sudah mendukung refresh rate hingga 120 Hz, memberikan sensasi gulir yang sangat mulus. Keberadaan proteksi Corning Gorilla Glass 3 menjadi nilai tambah yang jarang ditemukan di ponsel murah. Tak hanya visual, audio juga menjadi keunggulan mutlak berkat dual speaker yang didukung teknologi Dolby Atmos, menghasilkan suara yang lantang dan jernih.
Daya Tahan Baterai Badak, Namun Ada 'Deal Breaker'
Magnet utama dari ponsel ini tentu saja baterai berkapasitas 7.000 mAh. Penggunaan harian bisa menembus hingga 2 hari tanpa perlu mencari stop kontak. Sayangnya, kapasitas sebesar ini hanya didukung pengisian daya 20 Watt, yang membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk terisi penuh.
Catatan kritis muncul pada sektor navigasi. Tidak adanya sensor magnet menyebabkan delay pada Google Maps. Hal ini tentu menjadi deal breaker atau kekurangan fatal bagi mereka yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol). Selain itu, jaminan update software hanya mencakup 2 tahun security update, tanpa kepastian pembaruan versi Android ke depannya.
Sebagai kesimpulan, Motorola Moto G06 Power adalah pilihan tepat bagi pengguna yang mencari HP harian dengan baterai super awet, desain unik, dan audio berkualitas. Namun, bagi para pejuang jalanan yang mengandalkan GPS, absennya sensor magnet perlu menjadi bahan pertimbangan serius sebelum meminang ponsel satu jutaan ini.
Editor : Natasha Eka Safrina