Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Polytron Fox 350 Resmi Meluncur, Motor Listrik Bergaya Urban dengan Posisi Duduk Lebih Nyaman dari Fox Air

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:00 WIB
Polytron Fox 350 hadir dengan desain baru, deck lebih luas, dan fitur modern. Simak impresi lengkap motor listrik ini.(Pinterest)
Polytron Fox 350 hadir dengan desain baru, deck lebih luas, dan fitur modern. Simak impresi lengkap motor listrik ini.(Pinterest)

Trenggalek - Kehadiran motor listrik terbaru Polytron kembali mencuri perhatian publik otomotif Tanah Air. Dalam ajang GIIAS, Polytron resmi memperkenalkan Polytron Fox 350 sebagai penerus sekaligus penyempurnaan dari Fox Air yang sebelumnya cukup populer di pasar motor listrik Indonesia.

Motor listrik Polytron Fox 350 langsung menjadi sorotan karena membawa banyak perubahan, terutama dari sisi desain, ergonomi, dan fitur modern. Tak sedikit pengunjung yang penasaran apakah Fox 350 benar-benar lebih nyaman dan lebih layak digunakan harian dibanding pendahulunya.

Secara performa, Polytron Fox 350 masih mengandalkan motor Hub Drive BLDC dengan tenaga 3.000 watt dan torsi maksimum mencapai 187 Nm. Motor listrik ini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 3,75 kWh dengan spesifikasi 72V 52Ah.

Polytron mengklaim Fox 350 mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian daya dengan kecepatan rata-rata 40 km/jam.

Pengisian baterai dari 0 hingga 100 persen juga hanya membutuhkan waktu sekitar lima jam menggunakan charger bawaan 84V 10A.
Desain Lebih Kotak dan Modern

Perubahan paling mencolok dari Polytron Fox 350 terletak pada desain bodi yang kini tampil lebih tegas dan mengotak. Berbeda dengan Fox Air yang cenderung membulat, Fox 350 hadir dengan konsep Urban Shape Design yang memberi kesan modern dan futuristis.

Dimensinya memiliki panjang 1.970 mm, lebar 790 mm, dan tinggi 1.245 mm. Pilihan warnanya juga lebih berani seperti Grey Warrior, Green Flux, White Hassle, hingga Red Rush.
Lampu depan tetap menggunakan LED reflektor, namun kini dipadukan dengan DRL putih yang membuat tampilannya semakin premium. Ada pula aksen hitam membentang dari depan hingga belakang yang mempertegas karakter sporty motor listrik ini.

Deck Lebih Luas Jadi Nilai Utama

Salah satu perubahan terbesar yang paling terasa saat dikendarai adalah area deck tengah yang kini jauh lebih luas dan ergonomis. Pengendara tidak lagi merasa jongkok seperti saat menggunakan Fox Air.

Posisi kaki kini lebih fleksibel untuk berbagai postur tubuh. Pengguna bisa duduk selonjoran ataupun melipat kaki dengan lebih nyaman saat berkendara jarak jauh.

Stang kemudi juga dibuat lebih tinggi dan lebih lebar sehingga handling terasa lebih ringan dan santai. Bahkan saat digunakan pada kecepatan rendah, motor terasa lebih stabil dibanding generasi sebelumnya.

Fitur Modern Semakin Lengkap

Polytron Fox 350 kini sudah dibekali fitur full keyless yang terhubung langsung ke smartphone. Pengguna juga mendapatkan fitur cruise control bawaan pabrik yang sebelumnya tidak tersedia di Fox Air.

Selain itu terdapat fitur hill start assist yang menjaga motor tidak mundur saat berhenti di tanjakan. Ada pula regenerative braking yang membantu mengisi ulang baterai ketika melakukan pengereman.

Baca Juga: Review Smooth Zuzu, Motor Listrik Mirip Vespa Sprint Ini Ternyata Punya Fitur Canggih dan Baterai Swap, Tapi Ada Kekurangannya

Bagasi bawah jok kini lebih besar dan mampu menyimpan satu helm half face. Pada bagian dashboard depan tersedia laci terbuka dan tertutup lengkap dengan port USB Type-C untuk mengisi daya smartphone.

Sensasi Berkendara Lebih Responsif

Dalam sesi test ride singkat, Polytron Fox 350 terasa memiliki respons akselerasi yang lebih spontan dibanding Fox Air, terutama pada mode Sport. Meski secara spesifikasi tenaga masih mirip, perubahan controller baru membuat karakter motor terasa berbeda.

Suspensi belakang memang masih terasa agak keras, namun kestabilan motor meningkat berkat stang yang lebih lebar. Posisi speedometer juga kini lebih ergonomis sehingga pengendara tidak perlu terlalu mendongak.

Sistem pengereman cakram depan belakang dua piston masih belum dilengkapi ABS, namun performanya dinilai cukup untuk penggunaan harian.

Harga dan Skema Baterai

Polytron menawarkan dua skema pembelian untuk Fox 350. Skema baterai sewa dibanderol Rp15,5 juta on the road Jakarta, sementara skema baterai milik dijual Rp27,5 juta.
Untuk skema baterai sewa, pengguna mendapatkan garansi baterai seumur hidup.

Sedangkan skema baterai milik mendapat garansi tiga tahun atau 30.000 kilometer.
Dengan berbagai peningkatan yang dibawa, Polytron Fox 350 diprediksi menjadi salah satu motor listrik yang cukup menarik di pasar Indonesia, terutama bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan berkendara harian.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#polytron fox 350 #motor listrik polytron #rekomendasi motor listrik #Polytron Fox Air