Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Motorola Moto G06 Power Diklaim Worth It di Harga Rp1 Jutaan, Tapi Ada Kekurangan Fatal yang Bikin Driver Ojol Berpikir Dua Kali

Dinar Ananda Putri • Kamis, 21 Mei 2026 | 23:45 WIB
Smartphone Android stock murah
Smartphone Android stock murah

 

TRENGGALEK NJENGGELEK - Motorola Moto G06 Power mulai ramai dibicarakan sebagai salah satu smartphone Rp1 jutaan paling menarik pada 2026. Dibekali baterai jumbo 7.000 mAh, layar 120 Hz, stereo speaker Dolby Atmos, hingga desain premium berbahan kulit sintetis, ponsel ini disebut layak dipertimbangkan. Namun, di balik sederet kelebihannya, ada sejumlah kekurangan yang dinilai cukup mengganggu, terutama bagi pengguna ojek online dan pecinta multitasking.

Motorola Moto G06 Power hadir sebagai alternatif berbeda di tengah dominasi smartphone Tiongkok di kelas entry level. Brand legendaris asal Amerika Serikat itu menawarkan pengalaman Android stock yang ringan tanpa banyak iklan maupun bloatware.

Dalam review setelah tiga minggu pemakaian, smartphone ini dinilai unggul dari sisi baterai, build quality, dan fitur. Namun performa chipset, absennya sensor magnetik, hingga pengisian daya yang lambat menjadi catatan penting sebelum membeli.

Baca Juga: Motorola Moto G06 Power Jadi HP Rp1 Jutaan Paling Diburu, Baterai 7.000 mAh dan Layar 120 Hz Bikin Rival Ketar-Ketir

Baterai 7.000 mAh Motorola Moto G06 Power Jadi Daya Tarik Utama

Kelebihan terbesar Motorola Moto G06 Power terletak pada sektor baterai. Smartphone ini membawa kapasitas 7.000 mAh yang tergolong sangat besar untuk kelas harga Rp1 jutaan.

Dalam pengujian penggunaan harian, screen on time (SOT) perangkat bahkan disebut mampu menembus lebih dari 12 jam. Penggunaan tersebut mencakup gaming, menonton video, kamera, hingga media sosial.

“Kalau screen on time cuma enam jam, ini bisa sampai dua hari,” ujar reviewer dalam videonya.

Kapasitas baterai besar dipadukan dengan layar HD Plus membuat konsumsi daya menjadi lebih hemat. Hal ini membuat Motorola Moto G06 Power cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi seperti pekerja lapangan maupun pengguna aktif di luar ruangan.

Motorola juga membekali perangkat dengan fast charging 18 watt. Namun, karena kapasitas baterainya sangat besar, pengisian daya dari 2 persen hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam.

Meski tergolong lama, daya tahan baterainya dianggap mampu menutupi kekurangan tersebut.

Baca Juga: Motorola G06 Power Rp1,4 Jutaan Jadi Sorotan, Baterai 7.000 mAh dan NFC Jadi Alasan Utama Diburu

Desain Premium dan Layar 120 Hz Jadi Nilai Tambah

Motorola Moto G06 Power tampil cukup berbeda dibanding smartphone murah lain. Bagian belakang menggunakan finishing kulit sintetis yang memberikan kesan premium saat digenggam.

Reviewer menyebut build quality smartphone ini terasa solid dan tidak seperti perangkat Rp1 jutaan pada umumnya.

“Ini enggak kerasa HP Rp1 jutaan, kerasa HP di atasnya,” katanya.

Selain desain, Motorola juga menghadirkan layar 6,8 inci dengan refresh rate 120 Hz. Meski masih menggunakan panel IPS dan resolusi HD Plus, tampilan layar disebut tetap nyaman digunakan untuk menonton maupun bermain game.

Warna layar dinilai cukup natural dan tidak pucat. Tingkat kecerahannya juga masih memadai saat digunakan di bawah sinar matahari.

Perangkat ini turut dilindungi Corning Gorilla Glass untuk menambah ketahanan layar terhadap goresan.

Di sektor audio, Motorola Moto G06 Power sudah menggunakan stereo speaker lengkap dengan Dolby Atmos. Suara yang dihasilkan disebut lebih baik dibanding smartphone lain di kelas harga serupa yang masih menggunakan mono speaker.

Motorola juga menyematkan sejumlah fitur tambahan seperti NFC, jack audio 3,5 mm, slot microSD triple slot, fingerprint samping, dan sertifikasi IP64 tahan debu serta cipratan air.

Performa Pas-pasan dan Sensor Tidak Lengkap Jadi Kekurangan

Meski punya banyak kelebihan, Motorola Moto G06 Power tetap memiliki beberapa kelemahan yang cukup terasa. Smartphone ini menggunakan chipset MediaTek Helio G81 dengan RAM 4 GB dan memori internal 128 GB.

Untuk penggunaan ringan seperti media sosial dan browsing, performanya masih dianggap cukup nyaman. Namun saat membuka banyak aplikasi sekaligus, perangkat mulai menunjukkan penurunan performa.

Aplikasi sering melakukan reload ketika pengguna berpindah antar aplikasi dalam jumlah banyak. Saat bermain game sambil membuka aplikasi lain seperti WhatsApp, game juga disebut kerap restart otomatis.

Pada pengujian AnTuTu, smartphone ini mencatat skor sekitar 369 ribu poin. Untuk gaming, Mobile Legends dan PUBG Mobile masih bisa dimainkan, tetapi harus menggunakan setting grafis rendah agar lebih stabil.

Kekurangan lain yang cukup disorot adalah absennya sensor magnetik atau kompas digital. Hal ini membuat arah pada Google Maps tidak tampil optimal, sehingga kurang ideal untuk driver ojek online.

“Buat ojol ini agak kurang karena enggak bisa lihat arah di maps,” ujar reviewer.

Selain itu, smartphone ini juga tidak memiliki giroskop, sensor tekanan, dan sensor suhu. Resolusi layar yang masih HD Plus juga dianggap kalah dibanding beberapa rival yang sudah memakai panel Full HD AMOLED di harga serupa.

Meski begitu, Motorola Moto G06 Power tetap dinilai worth it bagi pengguna yang mencari smartphone dengan baterai super awet, desain premium, dan pengalaman Android stock yang ringan di harga terjangkau.

Baca Juga: Review Moto G06 Power: HP 1 Jutaan dengan Baterai 7.000 mAh, Tapi Kenapa Kurang Cocok Buat Ojol?

Editor : Dinar Ananda Putri
#Motorola Moto G06 Power #Review Motorola Moto G06 Power #HP Motorola Rp1 Jutaan #Smartphone Android stock murah #HP baterai 7000 mAh