JAKARTA – Polytron Fox 350 kembali menjadi sorotan setelah diuji menaklukkan Tanjakan Cinomati, salah satu jalur ekstrem yang dikenal memiliki kemiringan tajam dan sering digunakan sebagai arena pengujian performa kendaraan. Dalam pengujian tersebut, Polytron Fox 350 diuji dengan dua skenario beban berbeda untuk mengetahui kemampuan motor listrik ini saat menghadapi tanjakan panjang dan curam.
Uji coba dilakukan oleh kreator otomotif Kurniawan Restu menggunakan unit Polytron Fox 350 dalam kondisi standar pabrikan tanpa modifikasi performa. Motor hanya mendapat tambahan spion dan holder ponsel, sementara komponen utama seperti motor penggerak dan baterai tetap dalam kondisi asli.
Saat pengujian berlangsung, odometer menunjukkan motor telah menempuh jarak sekitar 282 kilometer dengan kapasitas baterai tersisa 83 persen. Kondisi tersebut dinilai cukup representatif untuk menguji kemampuan sebenarnya dari Polytron Fox 350 di medan berat.
Pengujian dengan Beban 160 Kilogram
Pengujian pertama dilakukan dengan total beban sekitar 160 kilogram. Beban tersebut berasal dari dua orang pengendara ditambah satu baterai tambahan seberat sekitar 18 kilogram yang dibawa sebagai simulasi muatan ekstra.
Motor kemudian dijalankan menggunakan Mode S atau Sport Mode untuk mendapatkan performa maksimal saat menanjak. Pada awal lintasan, Polytron Fox 350 mampu melibas beberapa tikungan dan tanjakan dengan cukup mudah tanpa perlu membuka gas secara penuh.
Namun, ketika memasuki tanjakan utama yang menjadi titik paling ekstrem di kawasan Cinomati, tenaga motor mulai menurun. Meski sempat mendekati puncak tanjakan, motor akhirnya tidak mampu melanjutkan perjalanan.
Indikator overheat atau "overhead" muncul pada panel instrumen yang menandakan sistem penggerak mengalami peningkatan suhu. Demi menjaga keamanan komponen, pengujian langsung dihentikan dan motor diistirahatkan.
Menurut penguji, kondisi tersebut menunjukkan bahwa beban 160 kilogram menjadi tantangan berat bagi motor listrik ini ketika harus menghadapi tanjakan panjang dengan elevasi tinggi.
Baca Juga: DPRD Trenggalek Setujui Penyertaan Modal BPR Jwalita, Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Fitur Hill Assist Jadi Andalan
Selain menguji tenaga, pengujian juga menyoroti fitur Hill Assist yang dimiliki Polytron Fox 350. Fitur ini berfungsi menahan motor agar tidak mundur saat berhenti di tanjakan.
Cara kerjanya cukup sederhana. Pengendara hanya perlu menekan rem selama beberapa detik hingga sistem aktif. Setelah aktif, motor dapat berhenti di tanjakan tanpa risiko meluncur ke belakang.
Keberadaan fitur ini dinilai sangat membantu, terutama bagi pengguna yang sering melintasi jalan menanjak atau kondisi lalu lintas padat di daerah perbukitan.
Beban Dikurangi Menjadi 140 Kilogram
Setelah motor didinginkan beberapa saat, pengujian kembali dilakukan dengan mengurangi beban sekitar 18 kilogram. Total bobot yang dibawa menjadi sekitar 140 kilogram.
Masih menggunakan Mode S, Polytron Fox 350 kembali memulai perjalanan dari titik awal tanjakan. Hasilnya menunjukkan peningkatan performa yang cukup signifikan dibandingkan percobaan pertama.
Motor mampu melewati tikungan tajam dan tanjakan ekstrem hingga mencapai puncak tanpa berhenti. Meski tenaga mulai terasa berat menjelang akhir lintasan, motor tetap mampu mempertahankan laju dan menyelesaikan tanjakan.
Menariknya, indikator overheat kembali muncul setelah motor berhasil mencapai garis akhir. Namun kondisi tersebut terjadi setelah tanjakan berhasil ditaklukkan sehingga tidak mengganggu proses pengujian secara keseluruhan.
Kesimpulan Performa Polytron Fox 350 di Tanjakan Ekstrem
Berdasarkan hasil pengujian, Polytron Fox 350 terbukti memiliki kemampuan yang cukup baik untuk menghadapi medan menanjak. Motor listrik ini mampu menaklukkan Tanjakan Cinomati dengan total beban sekitar 140 kilogram menggunakan Mode S.
Sebaliknya, ketika membawa beban sekitar 160 kilogram, motor mulai mengalami keterbatasan tenaga dan memunculkan indikator overheat sebelum berhasil mencapai puncak tanjakan.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa kapasitas ideal Polytron Fox 350 untuk menghadapi tanjakan ekstrem berada di kisaran 130 hingga 140 kilogram. Dengan bobot tersebut, motor masih mampu mempertahankan performa tanpa kehilangan tenaga secara signifikan.
Pengujian ini sekaligus memberikan gambaran bagi calon pengguna mengenai kemampuan nyata Polytron Fox 350 dalam menghadapi kondisi jalan berat. Kehadiran fitur Hill Assist serta performa yang masih kompetitif di kelas motor listrik membuat model ini tetap menarik bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan harian sekaligus mampu menghadapi medan menanjak.
Editor : Dyah Wulandari