Berita Daerah Cemal Cemil Ekonomi Hukum & Kriminal Jagat Hiburan Jejak Peradaban Kesehatan Lifestyle Mancanegara Nasional Opini Otonomi Ototekno Pemerintah Pendidikan Psikologi Religi Rona Rona Seni Budaya Sportaintment Teknologi Wisata

Polytron Fox R Tembus Tanjakan Cinomati Tanpa Mode S, Motor Listrik 3.000 Watt Ini Buktikan Ketangguhannya di Jalur Ekstrem

Dyah Wulandari • Selasa, 2 Juni 2026 | 21:06 WIB
Polytron Fox R sukses menaklukkan Tanjakan Cinomati hanya dengan Mode D. Simak hasil tes motor listrik 3.000 watt ini
Polytron Fox R sukses menaklukkan Tanjakan Cinomati hanya dengan Mode D. Simak hasil tes motor listrik 3.000 watt ini

JAKARTAPolytron Fox R kembali menunjukkan kemampuan impresifnya setelah berhasil menaklukkan Tanjakan Cinomati, salah satu jalur paling ekstrem di Daerah Istimewa Yogyakarta yang kerap dijadikan arena pengujian kendaraan bermotor.

Pengujian dilakukan oleh kreator otomotif Kurniawan Restu yang secara khusus mencoba performa Polytron Fox R di tanjakan legendaris tersebut. Menariknya, motor listrik ini tidak menggunakan Mode S atau mode performa tertinggi, melainkan hanya mengandalkan Mode D sepanjang pengujian.

Uji coba ini dilakukan untuk menjawab rasa penasaran banyak pengguna motor listrik, khususnya pemilik Polytron Fox R, mengenai kemampuan kendaraan saat menghadapi tanjakan curam seperti Cinomati yang terkenal menantang.

Baca Juga: Kuliner Tradisional Jawa Timur Tak Pernah Sepi Peminat, Resep Warisan Puluhan Tahun Ini Masih Diburu hingga Kini

Dengan mengusung motor listrik berkekuatan 3.000 watt dan baterai standar berkapasitas 72 volt 52 Ah, Polytron Fox R diuji dalam kondisi standar pabrikan tanpa modifikasi apa pun.

Tanjakan Cinomati, Jalur Ekstrem yang Ditakuti Pengendara

Tanjakan Cinomati merupakan jalur penghubung kawasan Imogiri dan Dlingo yang dikenal memiliki kemiringan curam, tikungan tajam, serta kondisi jalan yang sempit. Bahkan, di beberapa titik terdapat papan peringatan agar pengendara menggunakan gigi rendah ketika melintas.

Baca Juga: Kuliner Tradisional Jawa Timur Makin Diminati Generasi Muda, Makanan Khas Daerah Ini Jadi Buruan Saat Liburan

Selain kontur jalan yang ekstrem, kondisi aspal yang tidak merata juga menjadi tantangan tersendiri. Banyak bagian jalan yang sudah mengalami tambal sulam sehingga permukaannya bergelombang dan mengurangi momentum kendaraan saat menanjak.

Menurut Kurniawan, faktor jalan yang rusak justru lebih menyulitkan dibandingkan kemiringan tanjakan itu sendiri. Pengendara harus mengatur kecepatan dan menjaga keseimbangan saat melintasi sejumlah lubang dan permukaan jalan yang tidak rata.

Polytron Fox R Hanya Pakai Mode D

Salah satu hal yang membuat pengujian ini menarik adalah keputusan untuk menggunakan Mode D secara penuh sejak awal perjalanan.

Baca Juga: Kuliner Tradisional Jawa Timur Tetap Eksis di Tengah Tren Modern, Cita Rasanya Disebut Tak Tergantikan oleh Pecinta Kuliner

Dalam beberapa tanjakan sebelum mencapai Cinomati, kecepatan motor sempat turun hingga kisaran 23-25 km/jam ketika gas dibuka penuh. Namun, motor tetap mampu mempertahankan tenaga dan terus melaju tanpa hambatan berarti.

Saat memasuki tanjakan utama Cinomati, Polytron Fox R kembali diuji pada kondisi paling menantang. Kecepatan motor memang turun menjadi sekitar 15 km/jam, tetapi kendaraan tetap mampu bergerak stabil hingga mencapai puncak tanjakan.

Hasil ini menunjukkan bahwa tenaga motor listrik 3.000 watt yang dimiliki Polytron Fox R masih cukup untuk menghadapi tanjakan ekstrem meski tidak menggunakan mode berkendara paling agresif.

Baca Juga: Jajanan Khas Jawa Timur Ini Masih Jadi Buruan hingga Sekarang, Rasanya Legendaris dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

Banyak Kendaraan Kesulitan di Lokasi yang Sama

Selama proses pengujian, Kurniawan juga mengamati sejumlah kendaraan lain yang mengalami kesulitan saat melintasi jalur tersebut.

Beberapa mobil terlihat kehilangan traksi hingga bannya berputar di tempat. Bahkan ada pengendara sepeda motor yang tidak sanggup melanjutkan perjalanan dan harus mendapat bantuan.

Baca Juga: DPRD Trenggalek Setujui Penyertaan Modal BPR Jwalita, Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Menurutnya, kondisi jalan yang sempit dan curam memang membuat Cinomati menjadi salah satu tanjakan yang paling ditakuti pengendara, terutama bagi mereka yang belum mengenal karakter medan tersebut.

Tak hanya itu, kawasan ini juga pernah menjadi lokasi sejumlah kecelakaan serius akibat rem blong saat kendaraan melaju dari arah atas menuju bawah.

Cocok untuk Daerah Perbukitan

Keberhasilan Polytron Fox R menaklukkan Tanjakan Cinomati menjadi kabar baik bagi pengguna motor listrik yang tinggal di wilayah berbukit atau pegunungan.

Baca Juga: Samsung Galaxy A06 5G Resmi Hadir di Indonesia, HP 5G Termurah Samsung 2025 dengan One UI 7 dan Update Android 4 Tahun

Dengan spesifikasi standar pabrikan, motor ini terbukti mampu menghadapi tanjakan panjang dan curam tanpa mengalami kendala berarti. Namun, pengujian kali ini dilakukan dengan pengendara tunggal tanpa pembonceng.

Kurniawan menyebut pengujian berikutnya kemungkinan akan dilakukan dengan membawa penumpang untuk mengetahui sejauh mana kemampuan motor ketika membawa beban lebih berat.

Kesimpulan

Dari hasil pengujian tersebut, Polytron Fox R berhasil membuktikan bahwa motor listrik tidak selalu kesulitan menghadapi medan ekstrem. Bermodalkan dinamo 3.000 watt dan baterai standar, motor ini mampu menaklukkan Tanjakan Cinomati menggunakan Mode D tanpa perlu bantuan Mode S.

Baca Juga: Samsung Galaxy A06 5G Jadi HP Samsung Paling Laris? Harga Rp1 Jutaan, Spek Makin Gahar dan Mirip Flagship

Performa tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Polytron Fox R layak dipertimbangkan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan listrik untuk aktivitas harian di wilayah dengan kontur jalan menanjak.

Dengan catatan pengendara memahami karakter medan dan kondisi kendaraan tetap prima, tanjakan ekstrem seperti Cinomati bukan lagi hal yang perlu ditakuti oleh pengguna motor listrik modern.

Editor : Dyah Wulandari
#Tanjakan Cinomati #Tes Tanjakan #Polytron Fox R 3000 Watt #Polytron Fox R #motor listrik