JAKARTA – Polytron Fox R kembali menunjukkan kemampuan impresifnya setelah berhasil menaklukkan Tanjakan Cinomati, salah satu jalur paling ekstrem di Daerah Istimewa Yogyakarta yang kerap dijadikan arena pengujian kendaraan bermotor.
Pengujian dilakukan oleh kreator otomotif Kurniawan Restu yang secara khusus mencoba performa Polytron Fox R di tanjakan legendaris tersebut. Menariknya, motor listrik ini tidak menggunakan Mode S atau mode performa tertinggi, melainkan hanya mengandalkan Mode D sepanjang pengujian.
Uji coba ini dilakukan untuk menjawab rasa penasaran banyak pengguna motor listrik, khususnya pemilik Polytron Fox R, mengenai kemampuan kendaraan saat menghadapi tanjakan curam seperti Cinomati yang terkenal menantang.
Dengan mengusung motor listrik berkekuatan 3.000 watt dan baterai standar berkapasitas 72 volt 52 Ah, Polytron Fox R diuji dalam kondisi standar pabrikan tanpa modifikasi apa pun.
Tanjakan Cinomati, Jalur Ekstrem yang Ditakuti Pengendara
Tanjakan Cinomati merupakan jalur penghubung kawasan Imogiri dan Dlingo yang dikenal memiliki kemiringan curam, tikungan tajam, serta kondisi jalan yang sempit. Bahkan, di beberapa titik terdapat papan peringatan agar pengendara menggunakan gigi rendah ketika melintas.
Selain kontur jalan yang ekstrem, kondisi aspal yang tidak merata juga menjadi tantangan tersendiri. Banyak bagian jalan yang sudah mengalami tambal sulam sehingga permukaannya bergelombang dan mengurangi momentum kendaraan saat menanjak.
Menurut Kurniawan, faktor jalan yang rusak justru lebih menyulitkan dibandingkan kemiringan tanjakan itu sendiri. Pengendara harus mengatur kecepatan dan menjaga keseimbangan saat melintasi sejumlah lubang dan permukaan jalan yang tidak rata.
Polytron Fox R Hanya Pakai Mode D
Salah satu hal yang membuat pengujian ini menarik adalah keputusan untuk menggunakan Mode D secara penuh sejak awal perjalanan.
Dalam beberapa tanjakan sebelum mencapai Cinomati, kecepatan motor sempat turun hingga kisaran 23-25 km/jam ketika gas dibuka penuh. Namun, motor tetap mampu mempertahankan tenaga dan terus melaju tanpa hambatan berarti.
Saat memasuki tanjakan utama Cinomati, Polytron Fox R kembali diuji pada kondisi paling menantang. Kecepatan motor memang turun menjadi sekitar 15 km/jam, tetapi kendaraan tetap mampu bergerak stabil hingga mencapai puncak tanjakan.
Hasil ini menunjukkan bahwa tenaga motor listrik 3.000 watt yang dimiliki Polytron Fox R masih cukup untuk menghadapi tanjakan ekstrem meski tidak menggunakan mode berkendara paling agresif.
Banyak Kendaraan Kesulitan di Lokasi yang Sama
Selama proses pengujian, Kurniawan juga mengamati sejumlah kendaraan lain yang mengalami kesulitan saat melintasi jalur tersebut.
Beberapa mobil terlihat kehilangan traksi hingga bannya berputar di tempat. Bahkan ada pengendara sepeda motor yang tidak sanggup melanjutkan perjalanan dan harus mendapat bantuan.
Baca Juga: DPRD Trenggalek Setujui Penyertaan Modal BPR Jwalita, Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Menurutnya, kondisi jalan yang sempit dan curam memang membuat Cinomati menjadi salah satu tanjakan yang paling ditakuti pengendara, terutama bagi mereka yang belum mengenal karakter medan tersebut.
Tak hanya itu, kawasan ini juga pernah menjadi lokasi sejumlah kecelakaan serius akibat rem blong saat kendaraan melaju dari arah atas menuju bawah.
Cocok untuk Daerah Perbukitan
Keberhasilan Polytron Fox R menaklukkan Tanjakan Cinomati menjadi kabar baik bagi pengguna motor listrik yang tinggal di wilayah berbukit atau pegunungan.
Dengan spesifikasi standar pabrikan, motor ini terbukti mampu menghadapi tanjakan panjang dan curam tanpa mengalami kendala berarti. Namun, pengujian kali ini dilakukan dengan pengendara tunggal tanpa pembonceng.
Kurniawan menyebut pengujian berikutnya kemungkinan akan dilakukan dengan membawa penumpang untuk mengetahui sejauh mana kemampuan motor ketika membawa beban lebih berat.
Kesimpulan
Dari hasil pengujian tersebut, Polytron Fox R berhasil membuktikan bahwa motor listrik tidak selalu kesulitan menghadapi medan ekstrem. Bermodalkan dinamo 3.000 watt dan baterai standar, motor ini mampu menaklukkan Tanjakan Cinomati menggunakan Mode D tanpa perlu bantuan Mode S.
Performa tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Polytron Fox R layak dipertimbangkan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan listrik untuk aktivitas harian di wilayah dengan kontur jalan menanjak.
Dengan catatan pengendara memahami karakter medan dan kondisi kendaraan tetap prima, tanjakan ekstrem seperti Cinomati bukan lagi hal yang perlu ditakuti oleh pengguna motor listrik modern.
Editor : Dyah Wulandari