JAKARTA - Masalah Polytron Fox 350 overheat kembali menjadi sorotan setelah seorang pengguna membagikan pengalaman touring dari Cipondoh menuju kawasan Puncak, Bogor. Dalam perjalanan bersama istri dan anaknya, motor listrik tersebut beberapa kali mengalami overheat saat melintasi tanmu jakan menuju Cisarua hingga kawasan Taman Safari.
Perjalanan ini sekaligus menjadi ajang pengujian kemampuan Polytron Fox 350 overheat di jalur pegunungan yang terkenal memiliki tanjakan panjang dan curam. Selain itu, pengendara juga mencoba fasilitas fast charging yang tersedia di Polytron Service Center Bogor untuk mengetahui efektivitas pengisian daya cepat pada motor listrik tersebut.
Sebelum berangkat, kondisi baterai Polytron Fox 350 berada di angka 100 persen dengan estimasi jarak tempuh sekitar 130 kilometer. Trip meter kemudian direset untuk memantau konsumsi energi selama perjalanan menuju Bogor.
Baterai Tersisa 33 Persen Setelah Menempuh 58 Kilometer
Perjalanan dari Cipondoh menuju Kota Bogor berlangsung relatif lancar. Setelah menempuh sekitar 58 kilometer, pengendara tiba di kawasan Surya Kencana dengan sisa baterai 33 persen.
Angka tersebut sesuai dengan perhitungan awal yang telah direncanakan sebelumnya. Setelah beristirahat dan menikmati kuliner khas Bogor berupa cungkring, perjalanan dilanjutkan menuju Polytron Service Center Bogor untuk melakukan pengisian daya cepat.
Saat tiba di lokasi, baterai berada di kisaran 31 persen dengan total jarak tempuh sekitar 60 kilometer. Pengendara harus mengantre karena fasilitas fast charging yang tersedia hanya satu unit dan cukup banyak digunakan oleh pemilik motor listrik Polytron lainnya.
Fast Charging Isi Baterai dari 31 Persen ke 96 Persen dalam 52 Menit
Salah satu hal yang mendapat apresiasi dalam perjalanan ini adalah kemampuan fast charging yang dinilai sangat membantu pengguna motor listrik.
Dari kondisi baterai 31 persen, kapasitas meningkat menjadi 96 persen hanya dalam waktu sekitar 52 menit. Pengendara bahkan dapat memantau proses pengisian melalui aplikasi sambil beristirahat di rumah makan yang berada tidak jauh dari lokasi service center.
Menariknya, proses pengisian daya tersebut tidak dikenakan biaya alias gratis. Pengguna menilai fasilitas fast charging menjadi salah satu keunggulan yang cukup membantu ketika melakukan perjalanan jarak jauh menggunakan motor listrik.
Meski demikian, ia berharap Polytron menambah jumlah charging station di setiap service center karena permintaan pengguna semakin meningkat.
Baca Juga: DPRD Trenggalek Setujui Penyertaan Modal BPR Jwalita, Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Overheat Muncul Saat Melibas Tanjakan Puncak
Masalah mulai muncul ketika perjalanan dilanjutkan menuju kawasan Puncak.
Saat menghadapi tanjakan panjang dan mode Sport digunakan untuk membantu akselerasi, indikator overheat tiba-tiba menyala. Dari aplikasi terlihat suhu BLDC atau dinamo mencapai 146 derajat Celsius.
Sementara itu, temperatur inverter berada di angka 64 derajat Celsius dan suhu baterai sekitar 43 derajat Celsius.
Awalnya motor masih dapat digunakan. Namun setelah indikator overheat terus berkedip, performa kendaraan mulai menurun drastis.
Tenaga Berkurang dan Hill Start Assist Tidak Berfungsi
Pengendara mengaku baru mengetahui bahwa saat kondisi overheat terjadi, fitur Hill Start Assist (HSA) tidak dapat digunakan.
Padahal fitur tersebut sangat penting ketika berhenti di tanjakan karena membantu motor tetap diam sebelum kembali berakselerasi.
Ketika indikator overheat aktif, motor mulai kehilangan tenaga dan terasa tersendat saat dipaksa menanjak. Bahkan pada beberapa titik kendaraan hampir tidak mampu melanjutkan perjalanan sehingga pengendara memutuskan berhenti untuk mendinginkan sistem penggerak.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup mengganggu karena overheat kembali muncul meskipun sebelumnya sudah beristirahat sekitar 30 menit.
Fast Charging Jadi Kelebihan, Overheat Jadi Catatan Besar
Meski akhirnya berhasil mencapai tujuan di kawasan Puncak, pengalaman touring tersebut meninggalkan dua kesimpulan utama.
Pertama, fasilitas fast charging Polytron dinilai sangat membantu karena mampu mengisi baterai dengan cepat tanpa biaya tambahan.
Kedua, masalah overheat pada dinamo menjadi catatan serius yang dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut. Pengendara bahkan mempertanyakan apakah kondisi tersebut umum terjadi pada seluruh unit Polytron Fox 350 atau hanya dialami motornya saja.
Perjalanan pulang berlangsung setelah baterai kembali diisi penuh. Namun pengalaman menghadapi overheat saat menaklukkan tanjakan Puncak menjadi pelajaran penting bagi pengguna motor listrik yang sering berkendara di jalur pegunungan dengan beban dan medan berat.
Editor : Dyah Wulandari