JAKARTA - Kehadiran Indomobil E-Motor Tirano di sebuah showroom sederhana di Klaten mendadak menjadi sorotan setelah motor listrik ini viral di kalangan pecinta otomotif. Motor yang dipajang berdampingan dengan Sprinto dan Adora itu justru paling banyak menarik perhatian karena desainnya yang berbeda dari motor listrik kebanyakan.
Indomobil E-Motor Tirano awalnya tidak disangka akan menjadi unit paling menarik untuk dicoba. Berawal dari kunjungan iseng ke showroom yang memanfaatkan dua kontainer sebagai ruang display, motor ini justru mencuri perhatian karena konsepnya yang mengarah ke motor dual purpose, mirip gaya adventure ringan namun dalam format lebih kompak.
Menariknya, Indomobil E-Motor Tirano disebut sebagai motor listrik yang tidak hanya mengandalkan desain, tetapi juga fungsi. Banyak bagian motor ini benar-benar bisa digunakan untuk membawa barang, bukan sekadar aksesori tambahan. Hal ini membuatnya berbeda dari skuter listrik pada umumnya yang cenderung fokus pada gaya perkotaan.
Konsep Dual Purpose yang Bikin Penasaran
Tirano hadir dengan konsep yang mengingatkan pada motor seperti Yamaha X-Ride atau Honda ADV, namun dalam versi lebih kecil dan lebih fungsional. Desainnya dibuat agresif dengan tambahan crash guard di hampir seluruh bagian motor. Bahkan, bagian besi pada motor ini diklaim benar-benar kuat dan dapat digunakan untuk membawa beban.
Di bagian atas, terdapat rak yang diklaim mampu menahan beban hingga 50 kilogram. Sementara itu, bagian samping kanan dan kiri masing-masing mampu menahan sekitar 30 kilogram. Kombinasi ini menjadikan Tirano bukan hanya kendaraan, tetapi juga alat angkut ringan yang cocok untuk kebutuhan harian maupun usaha kecil.
Desain Tangguh dengan Banyak Pilihan Warna
Dari sisi tampilan, Indomobil E-Motor Tirano tampil cukup berani dengan desain yang terinspirasi motor adventure. Bagian depan sudah dilengkapi lampu LED ganda dengan DRL berbentuk kotak yang memberikan kesan modern. Tidak hanya itu, motor ini juga memiliki delapan pilihan warna, termasuk varian motif loreng yang menyerupai gaya militer.
Uniknya, varian warna tersebut tidak semuanya memiliki motif kamuflase. Beberapa hanya menggunakan warna polos dengan garis desain sederhana. Namun justru varian loreng menjadi daya tarik utama karena dianggap lebih ikonik dan berbeda dari motor listrik lain di kelasnya.
Fitur Digital dan Konektivitas Modern
Masuk ke bagian teknologi, Tirano sudah dibekali panel instrumen digital yang cukup lengkap. Menariknya, layar ini juga mendukung fungsi touchscreen serta konektivitas smartphone. Pengguna dapat mengakses Android Auto, Apple CarPlay, hingga sistem navigasi langsung dari layar motor.
Selain itu, motor ini juga memiliki fitur hiburan seperti pemutar musik yang dapat dihubungkan ke perangkat ponsel. Meski kualitas suara tidak terlalu dominan saat kecepatan tinggi, fitur ini lebih difokuskan untuk keamanan karena membantu pengguna lain menyadari keberadaan motor listrik yang cenderung senyap.
Performa dan Pengalaman Berkendara
Dari sisi performa, Indomobil E-Motor Tirano menggunakan ban dual purpose yang membuatnya mampu melibas jalan aspal maupun jalan ringan non-aspal. Namun, pada kecepatan rendah sekitar 30–40 km/jam, sedikit getaran masih terasa akibat karakter ban.
Motor ini memiliki beberapa mode berkendara seperti eco, comfort, dan sport. Mode sport memberikan respons paling agresif dengan akselerasi instan khas motor listrik. Sementara mode eco lebih halus dan cocok untuk efisiensi jarak tempuh.
Baterai, Jarak Tempuh, dan Pengisian
Tirano dibekali baterai berkapasitas sekitar 2,4 kWh dengan sistem yang ditanam di bawah dek. Dalam kondisi penggunaan normal, jarak tempuhnya diklaim bisa mencapai 80 hingga 110 kilometer, tergantung gaya berkendara. Pengisian daya membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 4 jam untuk kondisi penuh.
Namun, sistem pengisian masih mengharuskan pengguna membuka bagasi terlebih dahulu karena port charger belum ditempatkan di luar bodi, yang sedikit mengurangi kepraktisan saat pengisian cepat.
Kesimpulan
Kehadiran Indomobil E-Motor Tirano menunjukkan arah baru pengembangan motor listrik di Indonesia, tidak hanya sebagai kendaraan urban, tetapi juga sebagai kendaraan multifungsi. Dengan desain tangguh, fitur lengkap, serta kemampuan membawa beban besar, Tirano berpotensi menjadi alternatif menarik di segmen motor listrik fungsional.
Editor : Dyah Wulandari