TRENGGALEK NJENGGELEK – Suzuki Ertiga Bekas 2026 menjadi salah satu pilihan paling menarik bagi masyarakat yang sedang mencari mobil keluarga tujuh penumpang dengan harga terjangkau, kenyamanan tinggi, serta biaya operasional yang tetap ekonomis. Dibandingkan sejumlah rival di segmen Low MPV, Ertiga generasi kedua dikenal menawarkan karakter berkendara yang nyaman, kabin lega, serta desain elegan yang tidak terlalu mencolok.
Bagi calon pembeli, memilih Suzuki Ertiga Bekas 2026 tidak cukup hanya melihat tahun produksi. Pasalnya, Ertiga generasi kedua mengalami beberapa kali pembaruan fitur sejak pertama kali diluncurkan pada 2018. Perubahan tersebut memang terlihat sederhana, namun cukup berpengaruh terhadap kenyamanan dan kelengkapan fitur dalam penggunaan sehari-hari.
Karena itu, memahami perkembangan Suzuki Ertiga Bekas 2026 dari setiap tahun produksi menjadi hal penting agar tidak salah memilih unit. Dengan selisih harga bekas yang relatif tipis, konsumen justru berpeluang memperoleh fitur yang jauh lebih lengkap apabila memilih tahun produksi yang tepat.
Generasi Kedua Membawa Perubahan Besar
Suzuki Ertiga generasi kedua mulai dipasarkan pada 2018 sebagai penerus model pertama yang telah hadir sejak 2012. Berbeda dengan pendahulunya, generasi terbaru ini hadir dengan platform yang benar-benar baru sehingga dimensinya menjadi lebih besar.
Mobil ini memiliki panjang hampir 4,4 meter dengan lebar sekitar 1,7 meter dan wheelbase sekitar 2,7 meter. Dimensi tersebut membuat ruang kabin terasa lebih lega, terutama pada baris kedua dan ketiga yang menjadi salah satu keunggulan utama Ertiga dibanding beberapa kompetitor di kelas Low MPV.
Selain ukuran yang lebih besar, desain eksterior juga berubah total. Tampilan depan dibuat lebih modern melalui penggunaan grille baru, lampu utama yang lebih ramping, serta lekukan bodi yang memberikan kesan lebih dinamis.
Perbedaan Tipe dan Tahun Produksi
Suzuki menghadirkan cukup banyak varian pada Ertiga generasi kedua. Saat pertama kali diluncurkan tersedia tipe GA, GL, GX, dan GXP sebagai varian tertinggi.
Pada 2019, Suzuki menggantikan GXP dengan varian Sport yang tampil lebih sporty melalui tambahan body kit, LED Daytime Running Light (DRL), serta beberapa aksen eksterior yang lebih agresif.
Selanjutnya pada 2022 hadir teknologi Smart Hybrid untuk tipe GX dan Sport Hybrid. Sistem mild hybrid tersebut memberikan efisiensi bahan bakar lebih baik tanpa mengubah karakter mesin secara signifikan.
Kemudian pada 2024, Suzuki memperkenalkan Ertiga Cruise sebagai penerus Sport Hybrid dengan beberapa penyempurnaan desain dan peningkatan kapasitas baterai hybrid.
Perubahan Fitur Eksterior yang Perlu Diketahui
Meski secara umum tampilannya serupa, terdapat sejumlah pembaruan yang membedakan setiap tahun produksi.
Pada tipe GL produksi mulai 2019 misalnya, Suzuki sudah menambahkan fog lamp sebagai perlengkapan standar. Sementara tipe GX dan varian di atasnya memperoleh pelek dual tone yang membuat tampilannya lebih modern.
Bagian belakang juga mengalami peningkatan. Ertiga produksi 2019 tipe GX ke atas telah dibekali defogger kaca belakang dan wiring untuk kamera parkir, sedangkan mulai 2020 kamera mundur sudah tersedia sebagai fitur bawaan pada beberapa varian.
Khusus Ertiga Sport dan Cruise, tampilannya semakin sporty berkat tambahan body kit, spoiler belakang, serta aksen hitam pada beberapa bagian bodi.
Interior Semakin Modern Setiap Tahunnya
Perubahan cukup terasa juga terjadi di dalam kabin. Ertiga keluaran awal 2018 masih menggunakan interior bernuansa beige dengan aksen panel kayu berwarna cokelat.
Mulai hadirnya Ertiga Sport pada 2019, interior berubah menjadi dominan hitam sehingga tampil lebih modern. Penyegaran tersebut kemudian diterapkan pula pada tipe GX mulai 2020.
Selain perubahan warna, Suzuki juga meningkatkan kenyamanan melalui hadirnya armrest pada jok baris kedua mulai model 2020. Fitur sederhana ini ternyata cukup membantu saat melakukan perjalanan jauh.
Jok Ertiga sendiri dikenal empuk dengan konsep theater seating, sehingga penumpang di baris kedua dan ketiga tetap memperoleh pandangan yang baik ke depan.
Baris ketiga juga menjadi salah satu yang paling nyaman di kelasnya karena masih mampu mengakomodasi penumpang dewasa dengan ruang kaki yang cukup memadai.
Fitur Semakin Lengkap pada Model Terbaru
Perbedaan fitur juga menjadi salah satu alasan mengapa tahun produksi sangat menentukan.
Pada tipe GA, setir masih polos tanpa tombol pengatur audio. Tipe GL memperoleh tombol Bluetooth, sedangkan tipe GX mendapatkan audio steering switch.
Khusus model hybrid, setir sudah dilengkapi cruise control sehingga memberikan kenyamanan lebih saat berkendara jarak jauh.
Sistem pendingin udara juga mengalami peningkatan. Ertiga produksi awal masih menggunakan pengaturan AC model putar, sedangkan tipe GX mulai pembaruan 2019 telah memakai AC digital dengan auto climate control.
Head unit layar sentuh juga memperoleh ukuran yang lebih besar dan desain yang menyatu dengan dashboard sehingga tampil lebih modern.
Mesin Tetap Andal dan Irit BBM
Semua Ertiga generasi kedua menggunakan mesin K15B 1.500 cc empat silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 103 hp dan torsi 138 Nm.
Pilihan transmisinya terdiri dari manual lima percepatan dan otomatis konvensional empat percepatan yang dikenal cukup tangguh untuk penggunaan harian.
Pada varian hybrid, Suzuki menggunakan sistem mild hybrid dengan Integrated Starter Generator (ISG). Teknologi tersebut membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar terutama saat kondisi lalu lintas padat.
Konsumsi BBM versi non-hybrid mampu mencapai sekitar 14 km per liter di dalam kota dan lebih dari 18 km per liter untuk perjalanan luar kota. Sementara varian hybrid menawarkan efisiensi yang sedikit lebih baik terutama saat stop and go.
Rekomendasi Tahun Terbaik Dibeli
Jika mempertimbangkan harga dan fitur, Ertiga GX produksi 2019 ke atas menjadi salah satu pilihan paling ideal.
Model ini sudah memperoleh peningkatan AC digital, desain interior yang lebih modern, serta berbagai penyempurnaan yang membuat pengalaman berkendara semakin nyaman.
Di pasar mobil bekas, Ertiga GL 2018 umumnya berada di kisaran Rp150 jutaan. Sementara Ertiga keluaran 2020 ke atas berada pada rentang sekitar Rp160 juta hingga Rp170 jutaan, sedangkan varian hybrid memiliki harga yang lebih tinggi sesuai kondisi dan tipenya.
Dengan kenyamanan kabin, efisiensi bahan bakar, fitur keselamatan yang lengkap, serta biaya perawatan yang relatif terjangkau, Suzuki Ertiga Bekas 2026 tetap menjadi salah satu rekomendasi terbaik bagi keluarga yang membutuhkan mobil tujuh penumpang dengan kualitas berkendara yang nyaman dan nilai jual kembali yang masih kompetitif.